
🦋LIKE, VOTE, KOMEN, AND JADIKAN FAVORIT 🦋
Riyani bangkit dari jongkoknya dan menengok ke arah dalam rumah. Seketika Riyani tertawa karna melihat Rafa yang menangis di pelukab Reza. Dengan mata tertutup Reza menggendong Rafa menuju Riyani.
" Rafa kamu kenapa bangun sayang" Riyani mengambil alih tubuh Rafa dari Reza.
" Mama gak ada di sebelah Lafa" Keluh Rafa dengan memeluk Riyani sangat erat.
" Sayang emangnya kamu ngapain sih turun ke bawah malem malem gini!" Tanya Reza sambil mengacak rambutnya.
Riyani menunjuk Alexer dengan matanya "Kamu bujuk yah" Pinta Riyani.
Reza mengerutkan alisnya "Anak siapa?"
" Masa sama anak sendiri nggak inget" Ucap Riyani.
" Anak?!!! aku nggak punya anak selain dari kamu sayang!!" Reza menggenggam tangan Riyani.
Ya Allah pengen ketawa. Batin Riyani.
" Sayang aku nggak bohong sama kamu" Wajah Reza berubah menjadi panik.
" Pfft... HAHAHA aku bercanda sayang..." Riyani mengelus tangan Reza.
" Bercanda yah?!!" Reza mengklitik tubuh Riyani.
" Ud... udah jangan nanti Rafa jatuh..." Riyani memukul tangan Reza yang berada di pinggangnya.
" Cepet bujuuuuk" Riyani mendorong tubuh Reza agar berjongkok.
__ADS_1
" Sama papa yah?" Tanya Reza sambil membuka tangan Alexer.
" Pa... pa?" Tanya Alexer menaikan wajahnya menatap Reza.
" Iya... ini papa dan ini mama" Reza menunjuk Riyani.
" Nggak boleh!! ini mama sama papa nya Lafa!!" Rafa merengek turun dari pangkuan Riyani.
Karna tenaga Rafa yang sangat kuat membuat Riyani susah untuk menahannya agar tidak turun. Rafa yang sudah kesal tidak mau mendengarkan apa perkataan mamanya ia tetap turun dengan tenaga besar.
BUUG
Rafa mendorong tubuh Alexer yang sudah mau memeluk Reza, "Nggak boleh pegang papa nya Lafa!!" Teriak Rafa.
" Rafa!! kamu nggak boleh gitu!" Bentak Riyani.
" Mas kamu gendong Rafa ke dalam yah" Titah Riyani yang di balas anggukan oleh Reza.
" Rafa diam!!" Ucap Reza sambil menatap tajam ke arah Rafa.
" Eeemh!!" Rafa menyandarkan kepalanya di bahu Reza dan menggigit bahu Reza.
" Rafa lepas!!" Pinta Reza dengan lembut.
" Em!!" Rafa menggelengkan kepalanya dan tidak melepaskan gigitannya sama sekali.
" Baiklah gigit sesukamu!" Ucap Reza dengan sedikit merintih karna Rafa menggigitnya sedikit kencang.
Di sisi lain Riyani sedang menuntun Alexer berjalan ke dalam sambil membawa satu tas besar yang Reza lupa bawa.
__ADS_1
" Kamu nanti tinggal disini yah? anggap rumah sendiri dan kamu bisa menganggap tante mama kamu dan yang tadi sebut saja dia papa! Oke!" Riyani mengajak ngobrol Alexer.
" Mama aku cuman satu!" Tegas Alexer.
" E... baiklah... bagaimana kalau bunda?" Tanya Riyani sambil menaikkan Alexer ke atas kursi makan. Pertanyaan Riyani dibalas anggukan oleh Alexer.
" Kamu mau makan apa sayang?" Tanya Riyani.
" Aku ingin makan ayam..." Ucap Alexer pelan.
" Ayam? coba kita lihat apa di sini ada ayam?" Riyani membuka kulkas dan nyatanya hanya ada kue kesukaan Rafa.
" Em kayaknya ayam nggak ada... ah tunggu kita bisa delivery KFD (yang bener KFC tapi diganti) coba kita cari yang 24 jam" Riyani mengeluarkan ponselnya dan mencari Ojol.
beberapa menit kemudian Riyani sudah memesankan 3 paket anak yang ada di KFD. 1 untuk Rafa dan 2 untuk Alexer, karna Alexer kelihatan sangat lapar.
" Tunggu yah sayang, ayamnya lagi di pesen dulu mungkin 30 menit lagi sampai... apa Alexer mau es cream?" Tanya Riyani dengan penuh keibuan.
" Mau!" Angguk Alexer.
Riyani memindahkan es cream ke dalam mangkuk khusus untuk es cream, "Nih makan yang banyak yah! untuk menunda lapar" Ucap Riyani sambil mengelus perutnya memperagakan lapar.
Terdengar ke gaduhan dari arah tangga, "MAMA!! ITU PUNYA LAFA!!" Riyani langsung menoleh kearah suara teriakan tersebut.
Ya ampun... Rafa... Batin Riyani geleng geleng.
•••
Maafkan author yang kelamaan update:(
__ADS_1
Fby...