
Didalam kantor mewah ini, sedang ada acara pertemuan Group Realtech, dan direktur keuangan melaporkan tugas masing masing.
Reyhan dengan arogannya mengigit bibir dan mendengarkan dengan sangat serius.
Ponsel yang dimeja tiba tiba berdering, Reyhan dengan sombongnya mengangkat menelepon dan berkata, “Hallo…”
Reyhan menjawab telpon sambil berdiri dan berjalan kearah pintu keluar. Meninggalkan direktur keuangan diruangan rapat yang sedang kebingungan, harus melanjutkan rapat atau menunggu Reyhan.
Direktur teknis kemudian angkat bicara, “Tuan Reyhan sedang menelpon, sebaiknya kamu istirahat dulu saja. Apa kamu tidak dengar suaranya tadi ? Suara penelepon itu begitu lembut, itu pasti telepon dari wanitanya.”
Direktur eksekutif pun tertawa, “Ya, suara ‘hallo’-nya yang begitu manis dan lembut!”
Tidak lama kemudian, Reyhan masuk kembali, “Aku ada sedikit urusan, rapat dibubarkan.”
Bubar? Semua nya sangat kaget. Ini adalah rapat penting kan? Yang hasilnya nanti akan diserahkan ke dewan direksi, kenapa dibubar?
Reyhan tidak mempedulikan tatapan semua yang ada disana, hanya memikirkan dirinya sendiri dan langsung pergi.
__ADS_1
Duduk diam di tepi starbucks, Kenzie memesan segelas minuman, tapi tidak diminumnya.
Hatinya seperti terbakar, sampai bernapas pun terasa sesak.
Reyhan muncul di depan pintu masuk starbucks itu, dengan jarak yang tidak seberapa jauh itu, matanya langsung tertuju ke arah Kenzie dan langsung berjalan kearahnya.
“Kenapa mencari aku? Rindu padaku?” Reyhan tersenyum dengan bangganya.
Kenzie menatapnya dengan tajam, dengan nada bicara yang tanpa emosi berkata, “Reyhan, bisakah kamu pergi menjauh dari hidupku?”
“Iyaa! Presdir Reyhan, aku tau kamu memiliki jabatan yang kuat, dan memiliki seorang adik perempuan yang sangat seksi dan cantik, bisakah aku memohon padamu untuk tidak mengganggu kehidupanku? Aku hanyalah seorang karyawan biasa, yang berusaha keras bekerja untuk mencari nafkah, bisakah kamu tinggalkan aku ?”
Kenzie dengan suara rendah dan memohon kepadanya.
“Apa yang Nayra lakukan terhadap kamu?” Reyhan langsung menembaknya.
Dengan perkataan yang cuek Kenzie menjawabnya, “Nayra tidak melakukan apapun terhadap aku, hanya memberitahu semua orang kalau aku ini selingkuhanmu dan mengganggu hubungan kamu dan Tania, dengan muka tebal ini aku terus dekat padamu.”
__ADS_1
Reyhan dengan wajah yang sangat marah berkata kepadanya, “Nayra sangat keterlaluan! Kenzie, aku akan memberinya pelajaran, malam ini akan aku paksa dia untuk meminta maaf padamu.”
Kenzie menggelengkan kepalanya dan berkata, “Meminta maaf? Aku tidak butuh maaf nya. Aku hanya ingin kamu pergi, jangan ganggu kehidupanku. Reyhan, aku benar benar tidak ingin ada hubungan lagi denganmu, apa kamu masih tidak mengerti?”
Reyhan memegang pergelangan tangannya dan berkata dengan lembutnyaa, “Kenzie, sudahlah, aku tau kamu sudah merasa di salahkan, aku akan memberi Nayra pelajaran. Sudahlah sayang, jangan marah lagi.”
Selesai bicara, Reyhan mencoba untuk menciumnya.
Kenzie menggelengkan kepalanya dan mendorongnya, “Reyhan, jangan sentuh aku! Jika kamu berani menyentuhku, aku akan menelepon 110.
Pertengkaran keduanya ini membuat pelayan starbucks sangat terkejut, langsung menghampiri Kenzie, “Kak,apa kakak butuh bantuan?”
Bab selanjutnya Bab 168 Tidak Bisa Mengutarakan Dengan Baik
Mendengar perkataan pelayan itu, Kenzie dengan sigap menjawab, “Terimakasih, tolong menelepon ke 110.”
Pelayan starbucks terkejut, dan dengan sedikit tidak enak hati memandang Reyhan, kedua orang ini kelihatan seperti sepasang kekasih, sepasang kekasih bertengkar sampai harus lapor polisi, bukankah ini terlalu berlebihan?
__ADS_1