
Hello! Im an artic!
Setelah berpisah dengan Steven, Kenzie berjalan dengan penuh kekosongan.
Kenzie merasa kesepian.
Hello! Im an artic!
Di jalan ada sebuah keluarga yang terdiri dari tiga orang, seorang anak perempuan cantikmenggandeng ayahnya dengan tangan kirinya, dan dengan tangan kanannya, ia menggandeng ibunya, di rambutnya ada pita kupu-kupu berwarna merah muda, senyumannya benar-benar cerah.
Di pinggir jalan banyak yang menjual manisan buah, anak kecil itu membesarkan matanya melihat manisan buah yang merah dan besar itu, lalu dengan manjanya, ia menggoyangkan tangan mamanya, “Ibu, aku ingin makan manisan buah!”
“Tidak boleh! Kalau terlalu sering makan yang manis-manis, gigimu bisa rusak.” Ibunya mempercepat langkahnya dan menarik anaknya berjalan ke depan.
Anak itu dengan wajahnya yang penuh harap menoleh ke ayahnya, “Ayah, buah boleh tidak aku makan manisan buah?”
Hello! Im an artic!
__ADS_1
Suara lembut anak kecil itu, dapat membuah hati orang meleleh.
Ayahnya langsung menggendong anak perempuan lalu mengangkatnya ke atas kepalanya, anaknya pun duduk di bahu ayahnya, “Boleh. Ayah akan mem beli manisan buah untukmu!”
Ibunya menghentikan langkahnya, dan mengomel, “Lihatlah dirimu, kamu selalu saja memanjakan anak kita!”
Walaupun mengomel, tetapi intonasinya, penuh dengan kebahagiaan dan kehangatan.
Kenzie melihat kebahagiaan keluarga itu, matanya pun basah.
Di hatinya seperti ada lubang yang sangat besar, sekali angin berhembus, rasa dingin menusuk tulangnya
Padahal cuaca di bulan ini sangat panas, tapi Kenzie malah merasa kediginan.
Dia berjalan di jalanan yang ramai itu tanpa tujuan dan kesepian, bayangannya pun terlihat sangat kesepian.
Baru berjalan ke persimpangan, matanya pun tiba-tiba melihat satu mobil SUV hitam dengan nomor polisi C 888. Kenzie pun menahan napas, mobil dengan nomor plat cantik di kota ini sangat langka, hanya ada satu orang yang dapat memiliki nomor plat secantik ini.
__ADS_1
Dia pun ingin cepat-cepat pergi, tapi kakinya seperti terpaku di terotoar, ia tidak bisa bergerak. Di sekitar sini ada kantor yang baru dibuka oleh Reyhan. Mobilnya ada di sini, Reyhan pasti ada di dalam.
Sudah beberapa hari ia tidak melihat Reyhan, juga tidak mendengar informasi apapun tentang Ken.
Jika ia secara tak sengaja bertemu dengan Reyhan, apakah ia bisa sekalian menanyakan tentang Ken? Kenzie menggunakan alasan ini untuk menghasut diri sendiri, di dalam hatinya, sebenarnya ia juga sangat ingin bertemu dengan Reyhan.
Dia sangat ingin menanyakan padanya tentang apa yang dikatakan Steven, apaertunangan mereka berdua, hanyalah sebuah strategi bisnis?
Kenzie berjalan bolak-balik di samping mobil, sampai akhirnya ia menarik perhatian petugas keamanan di sekitar sana. Petugas keamanan memperhatikan gerak gerik Kenzie yang seperti hendak mencuri mobil.
Kenzie pun merasa canggung karena diperhatikan oleh petugas keamanan, kebetulan di sampingnya ada toko minuman, dia pun masuk memesan teh buah, ia duduk di samping jendela dan minum dengan perlahan.
Setelah menghabiskan setengah dari tehnya,ada pria yang tinggi berjalan keluar dari kantor di seberangnya. Ia hanya mengenakan kaos warna hitam dan jeans, tetapi ia memancarkan aura yang bersinar seperti artis.
Hanya saja, di sebelahnya ada wanita yang cantik, wanita ini terlihat tidak asing, sepertinya dia pernah muncul di beberapa iklan shampoo.
Wanita itu mengikuti Reyhan ke arah mobil, lekukan pinggangnya pun sangat menggoda.
__ADS_1