
Hello! Im an artic!
Reyhan memegang dagunya, matanya yang tajam itu melihat ke dalam mata Kenzie, lalu bicara dengan dingin, “Memang tidak ada hubungannya denganku jika kamu memalukan!”
Sambil bicara, dia pun melepaskan Kenzie, lalu dia menginjak rem, “Turun! Sana pergi cari pelangganmu!”
Hello! Im an artic!
Pelanggan? Maksudnya Kenzie itu pelacur? Reyhan bisa-bisanya menghinanya seperti ini! Kenzie marah sampai tubuhnya bergetar, dia pun melepaskan sabuk pengamannya dan turun dari mobil, lalu membanting pintu mobil itu.
Reyhan melihatnya menjauh, ia terlihat sangat kecil, jaketnya kotor, sangat kasihan.
Kemarahan di mata Reyhan pun mulai memudar, hatinya pun sedikit sakit.
Tanpa berpikir ulang, dia langsung mengambil ponselnya, lalu telepon ke sebuah nomor, “bantu aku mencari tahu siapa wanita yang hari ini yang ribut-ribut di HSK itu, semakin cepat semakin baik.”
Hello! Im an artic!
Sesampainya di rumah, Kenzie melihat pintu masuk rumahnya juga ditutupi dengan tinta dan ditulis “perebut suami orang, wanita murahan!” menggunakan tulisan berwarna merah darah.
__ADS_1
Kenzie pun marah, dia sama sekali tidak mengenal wanita gemuk itu! Siapa yang tahu suaminya itu siapa! Kenzie benar-benar sial!
Padahal ia memiliki harapan untuk bekerja di perusahaan HSK ini, tetapi sekarang hasilnya malah berantakan, semuanya sudah usai!
Suasana hati Kenzie menjadi sangat buruk, dia pun juga tidak bersemangat untuk mencari pekerjaan baru, dia pun melewati dua hari dengan tak bersemangat seperti ini.
Siang hari pada hari ketiga, tiba-tiba ada telepon dari nomor tidak dikenal.
“Halo?” Kenzie mengangkat telepon dengan tidak semangat.
Telepon sempat sunyi sesaat sebelum akhirnya terdengar suara seorang wanita dengan susah payah berkata, “Kenzie, ini salahku, kita jangan ribut lagi ya?”
Suaranya terdengar familiar, tapi Kenzie sama sekali tidak mengerti apa yang dia bicarakan, “kamu? siapa kamu?”
Betty? Kenzie pun merasa binggung, dia dan Betty akhir-akhir ini tidak sama sekali tidak memiliki kontak apapun.
“Oh, halo. Apa yang tadi kamu bicarakan? Aku tidak mengerti.” ucap Kenzie, tetapi kepalanya seperti menangkap sesuatu.
Betty sepertinya sedang menangis, “Kenzie, kamu pasti mengira aku telah menyuruh orang menyirammu dengan tinta, merusak kesempatan kerjamu… Tetapi coba kamu berdiri di posisiku, Steven menunda 5 tahun untuk menikah denganku, baru menikah 3 bulan, tersebar berita bahwa Steven dan kamu sedang berduaan di kota C! Aku tahu ia tidak pernah melupakan kamu, tapi anak kami sudah berumur 5 tahun! Untuk apa kamu datang dan merusak keluarga? Seorang wanita untuk apa menyusahkan wanita lain?”
__ADS_1
Ah.. ternyata wanita gemuk itu adalah suruhan Betty! Kenzie benar-benar salut dengan wanita ini. Dia berada di kota A, tapi bisa menginvestigasi Kenzie sampai sedalam itu!
Kenzie menarik nafas, “Kamu salah sangka, aku dan Kak Steven itu tidak sengaja bertemu, lalu kami minum teh bersama, aku juga tidak tahu wartawan dari media mana yang jahat seperti itu, bisa-bisanya membuat rumor dengan judul seperti itu.”
Sebagai korban, Kenzie sudah terhitung sabar karena masih bisa bicara lembut seperti itu, tetapi Betty malah marah, “Kak Steven? Kenzie! Bisa tidak jangan memanggil dia seperti itu?! Kamu wanita umur 27 , tapi masih saja pura-pura tidak bersalah !
Suaranya yang histeris, penuh dengan putus asa dan kepahitan.
Kenzie pun tiba-tiba kasihan padanya. Hanya karena cinta, Betty sampai menurunkan martabatnya seperti ini!
Kenzie pun menahan rasa sedihnya, lalu berusaha berbicara baik-baik, “Aku sudah terbiasa memanggilnya seperti ini, kalau itu membuat kamu merasa tidak nyaman, aku akan memanggilnya Steven.”
Ketidaksenangan Betty masih belum hilang, “Kenzie, aku tahu, kamu menggunakan Reyhan yang kaya itu sebagai pelindungmu, dan hidup dengan bebas di kota C! Hal hina apa yang sebenarnya kamu lakukan sampai bisa membuat banyak pria mati-matian mengejar kamu? Reyhan tadi menyuruh orang untuk menghancurkan gedung kantor keluargaku, dan juga mengancam kalau aku tidak minta maaf padamu, dia akan menyiramku dengan asam sulfat! Sebenarnya sudah berapa lama kamu menjual tubuhmu itu padanya sampai bisa membuat presiden dari Group Realtech itu begitu memperhatikanmu?”
Ia meneruskan pembicarannya, sebentar-sebentar ia menangis, tapi sebentar-sebentar ia tertawa, layaknya seorang wanita yang mengalami gangguan jiwa, “Kenzie, keluarga kami itu semuanya ada di dunia politik, kami tidak bisa bermain dengan kalian-kalian ini! Hari ini aku meminta maaf padamu, tolong bantu aku bicara dengan Reyhan agar dia melepaskanku!”
Tangan Kenzie yang memegang ponsel pun bergetar. Reyhan…Reyhan yang memaksa Betty untuk minta maaf…
Padahal hari itu di mobil, ia menghina Kenzie, setelah itu Reyhan malah membantunya, bagaimana sebenarnya perasaan pria itu padanya? Perasaan mana yang sebenarnya nyata?
__ADS_1
Melihat Kenzie tidak berbicara, Betty ingin buru-buru memutuskan telepon itu, “Kenzie, kalau kamu tidak bicara, ini berarti kamu setuju. Mulai hari ini, kita berdamai. Jangan pernah menemui Steven lagi, aku juga tidak akan mengganggumu lagi!”
Setelah itu dia langsung mematikan teleponnya.