
Bilqis tersenyum menatap Wajah Mel yang terdiam, dia yakin jika Mel percaya dengan semua Ucapnya dan akan meningkatkan Reyhan.
Setidaknya hubungan mereka akan jauh,,
" Sorry bukan maksud Saya mengungkit masa Lalu, namun inilah kenyataan nya jika dulu kami pernah dekat dan memiliki hubungan." Ucap Bilqis.
Mel menghela napasnya dan tersenyum,,
" Bukannya setiap orang memiliki Masa lalu? Dan Saya sangat percaya dengan Suami Saya, Permisi Saya masih ada kelas " Ucap Mel beranjak dan meninggalkan Bilqis yang diam mematung.
" Argh.. Sialan Mel tidak mempercayai ku, tapi Aku tidak akan pernah putus asa untuk merusak hubungan mereka."
Bilqis mengambil tasnya dan berjalan keluar, sementara Abas yang memang sedari tadi menatap mereka tersenyum kecut, Bilqis memang tidak pernah lelah untuk mengejar Bosnya bahkan dengan menggunakan Cara seperti ini.
Dasar Perempuan murahan.. gumam Abas berjalan pergi.
******
Sementara Di Kantor,,
Reyhan hanya menggeleng setelah Abas menceritakan semuanya.
Dia senang karena Mel tidak begitu saja percaya dengan ucapan fiktif Bilqis.
" Kamu terus awasi dan Jaga Istri Saya, Terus laporkan semua Kepada Saya."
" Baik Tuan "
Reyhan menyandarkan kepala,,
Dia tidak habis pikir dengan sikap Bilqis,,
Tok,,
Tok,,
Tok,,
" Permisi Tuan, Apa Anda memanggil Saya " Ucap Andre.
" Apa Agenda Saya setelah Meeting siang Nanti."
Andre melihat Tab di tangannya,,
" Anda masih ada Janji bertemu dengan satu Klien sekitar Jam 2 siang dan setelah itu, sudah tidak ada lagi Tuan."
Reyhan mengangguk,,
" Aturan pertemuan Saya dengan Nona Bilqis Sore ini."
" Nona Bilqis ?" Ulang Andre sedikit tidak percaya.
" Baik Tuan " Lanjutnya keluar.
Reyhan menggeleng dan kembali menatap Laptopnya,,
____
Bilqis sudah berada di Kantornya, dia sangat Emosi dengan Mel yang malah tidak percaya dengan ucapan nya padahal dia sudah membayar mahal orang untuk edit foto dirinya bersama Rey.
Tok,,
Tok,,
" Permisi Bu,, "
" Ada Apa, Tolak semua yang ingin bertemu dengan Saya hari ini."
" Ta- tapi Bu "
" Telinga kamu masih sehat Kan,, ?"
" Tapi ini Dari Perusahaan Permana, Tuan Reyhan ingin bertemu Anda sore ini."
" Reyhan ? Jam berapa dia ingin bertemu."
__ADS_1
" Jam 2 siang Ini."
" Oke,, Bilang saya bisa menemui nya "
" Baik Bu,, Saya Permisi."
Bilqis mengangguk,,
seakan semua rasa geram dan Marahnya hilang begitu saja setelah mendengar nama Reyhan, bahkan Reyhan mengajaknya bertemu.
Ini adalah Hal yang selama ini Bilqis tunggu tunggu.
Reyhan mengajakku bertemu,,
Aku harus ke salon dan merias wajahku ini.
Bilqis kembali keluar dan berencana untuk mempercantik dirinya.
" Bu Bilqis,, "
" Apa lagi ?"
" Maaf Bu, Anda ada janji bertemu dengan PT Perkasa Abadi. "
" Batalkan semua Janji Saya hari ini."
" Tapi Bu,-
" Ada Hal yang lebih penting."
" Baik Bu."
Bilqis terus berjalan keluar, jika sudah menyangkut Rey laki laki yang sudah membuatnya hampir gila dia tidak akan berpikir lain.
******
Hari semakin Siang,,
Mel baru saja keluar kelasnya, hari ini tidak ada Sarah ataupun Yogi di kampus mungkin karena mereka yang akan menikah membuat keduanya sibuk menyiapkan semua Persiapan.
" Terima kasih Bas " Ucap Mel yang tidak pernah lupa
" Sama sama Nyonya "
Mel menatap jalanan,,
Semua perkataan Bilqis masih dia ingat, rasanya Penasaran apa benar semua yang Bilqis katakan namun dia percaya jika Suaminya tidak pernah berbohong atau menyembunyikan sesuatu darinya.
Abas sendiri menatap Mel dari spion dalam, dia menautkan alisnya bingung dengan sikap Mel sekarang.
" Bas,, Antar Saya ke Rumah Mamah Mira ya "
" Baik Nyonya ."
Abas semakin heran,,
Tidak biasanya Istri Bosnya ini minta di antar ke rumah Keluarga Permana, dan biasanya Bosnya akan mengajak Istrinya ke sana bersama.
Namun Abas sendiri hanya menurut dan mengantarkan nya hingga mereka sampai di sebuah rumah mewah dan megah.
" Kamu sibuk lah sesuatu, Saya akan mengobrol dengan Mama ."
" Baik Nyonya."
Mel berjalan masuk,,
Sebenarnya ini kali pertama dia datang sendiri tanpa suaminya.
" Assalamualaikum Ma " Ucap Mel masuk.
" Waalaikumsalam "
Terdengar suara dari dalam Dapur dan tidak lama terlihat seorang wanita paruh baya namun tetap terlihat cantik.
" Imelda Sayang " Ucapnya langsung menghampiri Menantu Cantiknya.
__ADS_1
" Mama ,, "
Mel mencium punggung mertuanya, dan di sambut pelukan hangat..
" Mama seneng banget kamu datang kemari, Sama siapa Sayang."
" Sendiri Ma."
" Sini Masuk,, kita bicara di dalam..
Mbak,, tolong buatkan minum buat Menantu Saya."
" Ma,, Gak perlu repot , Mel bisa ambil sendiri."
" Jangan dong,, "
Mel duduk di samping Mama Mertuanya,, .
" Menantu Mama memang cantik, Pantas saja Reyhan betah dan jarang pulang Sekarang."
Mel tersenyum,,
" Oya, gimana kabar Kamu Nak, apa Reyhan galak sama Kamu, bilang Mama jika Rey buat kamu sedih."
" Tidak Ma,, Mas Rey baik dengan Mel."
" Syukurlah ,, Reyhan memang Anak yang baik, dia juga sangat penurut ."
Benar Saja,,
Reyhan memang laki laki yang sangat menjaga perasaan seorang wanita,,
" Oya Ma, sebenarnya ada sesuatu yang ingin Mel tanya ."
" Ya,, Apa itu Nak."
Mel tersenyum,,
Apakah dia benar ingin mencari tau semua dari Mama mertuanya,,
Namun dia pun sangat penasaran dengan ucapan Bilqis.
" Em,, Apa Dulu Mas Rey pernah dekat dengan seseorang."
" Loh Sayang,, Ada apa ?? apa Rey melakukan sesuatu ?"
" Tidak Tidak Ma,, Mel cuma ingin tau aja."
" Reyhan,, Setau Mama dia sangat jarang bisa dekat dengan orang lain terutama seorang wanita, bahkan selama ini dia tidak pernah membawa atau memperkenalkan nya dengan Mama,, Mel, Jawab jujur sebenarnya Apa kalian ada masalah ?"
" Jadi sebenarnya ada seorang wanita menemui Mel dan dia mengaku jika dia adalah Mantan pacar Mas Rey dulu, mereka berpisah karena Mas Rey harus melanjutkan kuliah di Luar negeri. "
" Jadi karena ini ,,
Mel, selama ini Reyhan tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun, dia memang melanjutkan kuliah nya di luar negeri namun Mama sangat tau bagaimana sifatnya, dia tidak akan mau dekat dengan orang yang tidak dia kenal. dan wanita yang kamu maksud memangnya siapa dia ?? "
" Namanya Bilqis Ma, Sebenarnya Mas Rey akan menjalin kerjasama dengannya namun Mas Rey memutuskan kontrak sepihak karena sikap Bilqis yang ,-
" Sebentar Bilqis,, ?"
Mel mengangguk,,
" Dia bukannya teman sekolah Rey Dulu,, Ya Mama ingat, Tapi Rey tidak pernah memiliki hubungan dengannya Sayang."
" Maaf ya Ma,, Bukan Maksud Mel tidak percaya hanya saja Mel,-
" Gapapa Sayang,, Mama tau Sayang dan Mama senang kamu mencari tau kebenaran nya lebih dulu tanpa percaya dengan ucapannya."
Mel tersenyum,,
" Oya,, Mama baru saja selesai Membuat Kue, kamu harus coba Sayang."
Mel mencicipi nya,,
Sangat enak,, dan dia mulai berpikir untuk belajar memasak dan membuat Kue bersama Mama Mertuanya sudah pasti Rey tidak akan mencegahnya.
__ADS_1