CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 239 Sungguh Tidak Mengakuinya


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Apa? Baru saja berjumpa, kakak kandungnya ingin Nayra tunduk pada wanita ini?


Hati Nayra tidak mau, tetapi ketika dia melihat wajah Reyhan, dia tidak bisa membantah, “Kenzie, aku minta maaf atas perkataanku tadi.”


Hello! Im an artic!


Mulutnya mengucapkan maaf, tapi matanya tidak menatap Kenzie.


Reyhan pun naik pitam dan maju selangkah, bersiap untuk menegur Nayra, tapi Kenzie buru-buru menarik sudut pakaiannya.


Lupakan saja, untuk apa terus mempemasalahkan hal ini, Nayra memang selalu membencinya. Terlebih lagi, Ken ada di sebelahnya, rasanya tidak pantas jika mereka bertengkar di hadapan Ken.


Masing-masing dari mereka saling menghindari satu sama lain untuk menjaga perdamaian saja sudah cukup.


Hello! Im an artic!

__ADS_1


Dia juga tidak berharap dekat dengan Nayra selayaknya saudara perempuan.


Kenzie berjalan ke meja makan bersama Ken, duduk dengan tenang dan membantu Ken untuk menarik piringnya lebih dekat agar memudahkannya untuk makan.


Nayra menatapnya dingin, Kenzie terlihat seperti nyonya rumah, amarah di hatinya semakin membara.


Kenzie duduk di sisi hadapannya, Nayra berpura-pura menjatuhkan sumpit, ia membungkuk ke bawah meja dan mengambil sumpit untuk melihat posisi kaki Kenzie, dan ketika Bibi Dewi membantunya mengganti sumpit, dia mengulurkan kakinya dan menghentakkan kakinya ke kaki Keznie!


Kenzie yang sedang berbicara dengan Ken, tiba-tiba merasakan sakit di kakinya, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak berteriak.


“Ada apa?” Reyhan sedang membantu Ken untuk menuangkan jus, mendengar seruan Kenzie, ia menoleh dan melihatnya.


“Nanti saja baru dibuka,” Reyhan memalingkan kepalanya dan mengabaikannya, kembali menuangkan jus untuk Ken.


Melihat kesombongan di wajah Nayra, Kenzie menggelengkan kepalanya tanpa daya.


Ia sudah dewasa, tapi mengapa sifatnya masih begitu kekanak-kanakan!

__ADS_1


Nayra yang dapat melancarkan aksinya, hatinya pun terasa senang, dia mengalihkan konsentrasinya pada Ken, “Ken, bagaimana jika hari ini tante mengajakmu keluar jalan-jalan? Tante akan membelikan mainan untukmu.”


Ken sangan akrab dengan tante nya, Nayra sangat menyayangi keponakannya itu.


Dulu, jika mendengar kata ‘membeli mainan’, Ken akan langsung menyetujui dengan girang, tapi kali ini, dia hanya menggelengkan kepala, “Aku tidak ingin pergi, aku ingin bersama dengan ibu.”


‘Ibu’! Kata-kata ini sangat menusuk telinga! Nayra menatap wajah Kenzie dengan tatapan kebencian, tetapi ia harus mengakui bahwa, Kenzie dan Ken benar-benar mirip! Dagu dan mulut mereka sama persis!


Selama sarapan ini, kalau tidak sedang membujuk Ken untuk makan, maka Reyhan dan Kenzie akan mendiskusikan detail pernikahan dan desain gaun pengantin. Nayra duduk diam dengan tatapan dingin di hadapan mereka, tidak dapat ikut dalam diskusi mereka.


Semakin menatap Kenzie, ia semakin tidak suka.


Tania akan berusaha menyenangkannya, membujuknya, tapi wanita di sebelah Reyhan, malah merasa dirinya seperti putri. Kenzie ini benar-benar tidak tau malu!


Dia dengan kasar menancapkan garpunya di atas telur yang ada di piring, jika tidak mengerjai Kenzie, dia tidak akan puas!


Bab selanjutnya Bab 240 Anjing Yang Dipelihara Keluargaku

__ADS_1


Ken harus mengecek matanya ke rumah sakit, setelah selesai sarapan, Reyhan dan Kenzie membawa Ken ke rumah sakit.


Setelah pemeriksaan menyeluruh, dokter memberi tahu Reyhan dan Kenzie bahwa proses pemulihan mata Ken berjalan dengan baik dan ia akan segera sembuh setelah dua kali perawatan.


__ADS_2