CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 94 Hati Dibohongi Yang Tersakiti


__ADS_3

Betty melirik kearah cincin dengan malas. Dia yakin isi barang dari kotak murah tidak mungkin adalah barang langkah.


Begitu lirikannya jatuh ke cincin itu, matanya terpanah, seperti melihat sesuatu yang tidak nyata. Cahaya permata safir itu memancarkan sinar kebiruan yang begitu berkilauan, permata itu indah sekali, sehingga orang yang memandanginya akan bertanya-tanya apakah itu hanya sebuah batu permata atau bintang di langit.


Rena bertanya dengan sedikit tegang karena melihat pandangan Betty yang aneh, “Nona Betty, bagaimana menurut kamu?”


Betty seperti tidak mendengar pertanyaan Rena karena perhatiannya sudah terfokus di cincin itu, seperti orang yang di hipnotis.


Modelnya, bahannya,pengerjaannya, detailnyua luar biasa! Dan permatanya adalah pertama langkah yang mungkin hanya satu-satunya di alam semesta ini. Cincin ini adalah cincin yang dia idamkan untuk dikenakan pada hari pernikahannya.


Melihat Betty akhirnya bisa tersenyum, Rena juga menjadi tidak setegang tadi, dan dia yakin cincin ini bisa di lepas dengan harga fantastis!


Setelah negosiasi yang cukup lama. Akhirnya, cincin itu di sepakati deal di harga USD 500.000.-. Sesuai permintaan Rena, uangnya di transfer langsung ke rekeningnya di luar negeri, dan cincin bisa langsung di serahkan.


“Steven, cepat lihat cincin ini sungguh indah!” Steven baru saja tiba di rumah, Betty menyerahkan kotak cincin ke tangannya..


Steven melirik sepintas, memang cincin itu sangat indah . Steven menupuk pipi Betty, “Hm, bagus. Yang penting kamu suka.” Dan dia langsung menuju ke ruang baca.


Betty cemberut. Mata besarnya berkaca-kaca melihat Steven tidak menghiraukannya,”Steve, Ini cincin untuk pernikahan kita, mengapa kamu tidak ingin lihat dulu, malah mengabaikannya?”


Ia sedang membelakangi Betty, wajah Steven terlihat sedikit kesal. Tetapi dia tetap berbalik dan berkata dengan lembut,”Aku tadi sudah melihatnya tadi, indah sekali, cocok untuk kamu!”


Betty bukannya merasa senang tetapi malah membalas dengan nada tinggi,”Steven! Apa maksudmu selalu bersikap acuh tak acuh pada aku?! Apakah hati kamu masih memikirkan Kenzie?! Kalau aku tidak hamil, kamu juga tidak sudi nikah dengan aku, iya kan?


Steven melihat Betty emosi, dengan sedikit terpaksa Steven berusaha menenangkan dia,”Betty, jangan emosi. Itu tidak baik bagi bayi di kandunganmu.”


Mendengar kata-kata Steven, Betty malah tambah bersedih dan menangis dengan kerasnya,”Bayi, bayi terus yang kamu pikirkan, apa kamu sungguh-sungguh pernah memperhatikan aku?”


Steven berusaha menahan perasaannya yang sesungguhnya merasa jengkel, mendekati Betty dan menepuk bahunya,”Kita segera akan menikah, buat apa membicarakan ini lagi?”


Suara tangisannya meruncing,”Aku tahu kamu belum melupakan Kenzie. Ketika kamu tahu dia menghilang, kamu terus berusaha mencari dia….”


Kata-katanya ini membuat hati Steven terasa pedih dan sedih.


Steven mendapat berita kalau Kenzie dikurung di kamar gelap oleh Reyhan. Steven sudah berencana mengeluarkan Kenzie dari rumah Reyhan secara paksa. Tetapi akhirnya Kenzie melarikan diri dari sana.


Bagaimana caranya ia bisa keluar dan menghilang kemana dia? Dia berusaha mencari Kenzie, tetapi Kenzie seperti ditelan bumi, tidak ada berita sama sekali. Kenzie sekali lagi menghilang dari hidupnya.

__ADS_1


3 tahun yang lalu, Kenzie menghilang juga tanpa berita. Steven mencarinya selama 3 tahun tetapi tidak menemukan jejaknya. Sekarang, dia menghilang lagi, berapa tahun lagi dia harus menunggu dan berharap? Tiba-tiba hati Steven merasa ketakutan.


Apakah Kenzie akan ditemukan? Atau ia akan selamanya menghilang dari pandangan dan ingatannya?


Ternyata yang saat ini memikirkan Kenzie bukan hanya Steven tetapi juga Reyhan yang melamun menyendiri di teras rumahnya sambil merokok, dan sesekali terdengar tarik nafas panjangnya.


Dibawah sinar rembulan yang sunyi, terlihat di wajah Reyhan yang tampan terlukis jelas ada banyak kesedihan. Kepedihan itu di lampiaskannya dengan mengepal tangannya sekuat-kuatnya sehingga terlihat urat-urat yang menonjol. Kepalanya sedikit terangkat melihat ke langit dengan mata tertutup.


Kenzie, kamu dimana?


Seharusnya dia menbenci Kenzie karena dia kabur sebelum kontrak antara mereka berakhir. Tetapi mengapa bukan perasaan benci yang dirasakan, sebaliknyamalah kerinduan yang begitu mendalam sampai menusuk di hati?


Reyhan merindukan rambut panjangnya, merindukan mata indahnya yang selalu memancarkan sifat kerasnya. Merindukan senyumnya yang polos seperti anak kecil dan juga merindukan aroma tubuhnya yang begitu menenagkan…


Reyhan terus memikirkannya dan merindukannya.


Perasaan rindu ini pertama kali ia rasakan dalam hidupnya selama 27 tahun.


Begitu mendalam, begitu menyakitkan.


Bayangan Kenzie sudah menguasai seluruh pikirannya, membuat dia tidak bisa berhenti memikirkanya dan terus memikirkannya.


Para wartawan dari beberapa media sudah berkumpul untuk persiapan merekam jalannya resepsi pernikahan yang begitu meriah dan mewah.


Reyhan menjadi salah satu tamu terhomat yang diundang dalam resepsi ini. Group Realtech termasuk group besar dan kehadirannya selalu menjadi pusat perhatian di kalangan pengusaha.


Reyhan mengenakan jas berwarna hitam dipadu dengan dasi sutra warna biru tua, rambut cepak yang tertata rapi, penampilan yang sempurna. Wanita-wanita yang melihatnya, bisa berteriak histeris.


Seperti biasanya dia memencat bel,”Agus, siapkan mobil.”


Terdengar suara Nano,”Tuan muda, Agus cuti.”


“Oh. Kamu saja, tolong siapkan.” Perintah Reyhan.


Nano masih ragu apakah ia harus memberitahu Reyhan bahwa Agus mengatakan ia akan mengambil cuti tetapi baju dan barang-barang lainnya dibawa semua!


Sudahlah, mungkin ada sesuatu yang terjadi, jadi ia harus cuti.

__ADS_1


Nano menggeleng-gelengkan kepala sambil menuju ke garasi.


Resepsi pernikahan dipersiapkan dengan kesan super mewah, mawar putih menghiasi dua sisi jalan raya. Patung-patung antik buatan Roma yang dikelilingi renda-renda putih melambai-lambai tertiup angin sepoi-sepoi, ini seperti pintu masuk ke kayangan.


Para tamu undangan ada yang merupakan pengusaha-pengusaha kaya, politkus dan selebriti. Semua tamu yang diundang adalah kalangan terpandang dan terhormat.


Alunan musik dimulai, Betty menggandeng lengan ayahnya perlahan-lahan berjalan menuju Steven.


Gaun putihnyaanggun dan indah, perhiasan yang ia kenakan bersinar gemerlapm Betty tampil cantik seperti putri raja yang anggun.


Steven berdiri di tengah para undangan. Memandang pengantinnya maju selangkah demi selangkah ke arah nya. Wajahnya tersenyum, tetapi di hatinya yang paling dalam, hanya ada kekosongan dan kesunyian yang dia rasakan.


Dalam hatinya yang di dambakan menjadi pengantin pendampingnya seharusnya Kenzie, wanita yang paling ingin dia nikahi, bukan Betty. Tetapi Kenzie dimana sekarang… Dia mengepalkan tangannya. Hari ini Steven tidak bahagia.


Chicago,Amerika


Kenzie telah membereskan laci yang terakhir. Dia memijat-mijat pinggangnya yang seperti mau putus itu sambil duduk di sofa. Perutnya sekarang sudah sangat besar, minggu depan adalah jadwal persalinan, maka itu tubuhnya sekarang cepat merasa lelah.


“Kenzie, apakah kamu baik-baik saja? Mengapa kamu membereskan ini sendiri?Kenapa tidak menunggu kami pulang?”Agus dan Rena pulang dari supermarket dengan kantong penuh belanjaan. Melihat rumah sudah tertata bersih dan rapi, mereka berdua merasa sungkan, karena malah ibu hamil yang mengerjakan semuanya.


“Hm. Tidak apa-apa, hanya merapikan rumah. Aku masih sanggup.” Kenzie menjawab dengan senyuman. Sesungguhnya, pada awal Rena dan Agus muncul sambil bergandengan tangan di depannya, dia sedikit terkejut juga.


Tadinya, dia mengira hubungan mereka hanya sebatas teman sekolah, ternyata mereka ada hubungan asmara. Tetapi kelihatan jelas bahwa Agus sangat mencintai Rena, lama kelamaan Kenzie juga memiliki pernilaian positif terhadap nya.


“Kak, aku minta nomor telepon rumah sakit ayah, aku ingin mananyakan kabarnya.” Kenzie menatap Rena sambil menunggu jawabanya.


“Kamu ingin cari masalah? Reyhan sekarang justru ingin mencarimu lewat ayahmu, dipasang cctc di setiap sudut rumah sakit, kamu mau dia tahu kamu sekarang dimana?”Rena menjawab dengan perasaan bersalah.


“Oh…” Kenzie berdiam dan kecewa. Sejak ayah operasi, dia tidak pernah lagi mendengar suara ayah. Dia terus memikirkan keadaan ayah, apakah ayah sudah jauh lebih sehat …


Tetapi… mengingat wajah sinis dan kegilaan Reyhan saat marah, membuat Kenzie menarik lagi keinginannya untuk menelpon.


Agus menoleh ke Kenzie dengan perasaan binggung. Anak bodoh ini masih berharap ingin menelpon ayahnya yang sudah meninggal beberapa waktu yang lalu di rumah sakit. Di lubuk hatinya, Agus merasa kasihan pada Kenzie.


Pandangan kasian Agus pada Kenzie, membuat Rena melotot. Pria ini suatu saat bisa membongkar rahasianya. Kalau bukan karena mengingat cinta Agus yang besar pada dirinya, pasti Agus sudah ditendang jauh olehnya.


Resepsi segera dimulai., para undangan juga sudah memulai bersulang satu sama lain, berbasa basi dengan kenalan mereka.

__ADS_1


Reyhan tidak menghiraukan sekelilingnya, ia menyendiri di sudut ruangan agar tidak diganggu, dia ingin bebas memikirkan Kenzie yang selama ini berdiam dihatinya. Dimana dia sekarang? Apakah sudah waktu persalinan ? Apakah dia sanggup melakukan ini sendiri? Siapa yang akan menjaganya sehabis persalinan? dan…


__ADS_2