
Reza membasuh mukanya, agar tidak kelihatan habis menangis. Lalu ia turun kebawah menemui Riyani yang sedang mengsiapkan makanan.
" Mas, sini sini" Riyani menunjukan kursi disebelahnya. Reza membalasnya dengan senyuman.
Reza duduk disebelah Riyani, Reza masih diam seribu kata. Ia memikirkan gimana kalau nanti Riyani mengetahuinya. Apa Riyani akan meninggalkannya?
" Mas" Riyani menegur Reza.
" Eh iya sayang"
" Kok ngelamun terus, Jangan terlalu memikirkan pekerjaan. Nanti kalau kamu gila gimana..." Riyani tertawa. Reza menjitak dahi Riyani.
" Aww!! Sakit tau!!" Ucap Riyani kesal.
" Udah udah jangan berantem mulu, ayo makan" Mama Citra menenangkan Riyani.
Riyani mengambil piring Reza dan mengisinya dengan lauk pauk yang sudah disediakan.
" Sayang" Ucap Reza.
" Hmm?" Riyani menjawab sambil memberikan makanan pada Alethea.
" Akukan alergi udang" Ucap Reza mentap mata Riyani.
" Hah? Oh iya aku lupa mas, maaf. Sini buat aku aja" Riyani memindahkan udang dipiring Reza ke piringnya.
" Dek, jangan mentang mentang kamu lagi hamil. Makanan suami kamu, kamu embat juga. Itukan masih ada kenapa ngambil yang Reza?" Goda Mba desti.
" Mas Rezanya alergi udang mbaaa" Riyani memanyunkan bibirnya.
" Oh kirain" Semua yang ada di ruang makan tertawa melihat Riyani.
" Sayang kamu udah minum susu?" Tanya Reza.
" Belum, tapi tadi pagi udah kok" Riyani melanjutkan makannya.
__ADS_1
" Eh minum susu dulu, nanti kalau abis makan kamu jadi kekenyangan. Tunggu mas buatin yah" Reza bangkit dari duduknya.
" Mas gak usah, biar aku aja" Riyani menahan lengan Reza.
" Udah biar mas aja, kamu urusin tuh Alethea yang minta disuapin" Reza tersenyum dan berjalan kedapur. Riyani melepaskan genggamannya dan menyuapi Alethea kembali.
5 Menit Kemudian...
Reza selesai membuatkan susu untuk Riyani, ia langsung membawa ke ruang makan agar segera diminum oleh Riyani karna masih hangat.
" Ini sayang" Riyani menerima susu yang diberikan Reza.
" Makasih sayang" Riyani tersenyum dan menelan susu tersebut.
" Tante... tante kok masih minum susu kaya alethea? Kan tante udah besar" Ucap polos alethea.
" Karna yang minum susu bukan tante, tapi dia yang minum susu" Riyani mengelus perutnya.
" Ooooh jadi bukan tante" Alethea mengaggukan kepala.
" Oh, sini sayang ikut mama yah" Desti mengantarkan anaknya untuk cuci tangan.
" Iya mama" Alethea mengikuti Desti.
" Sayang apa kita boleh menginap disini?" Tanya mama Citra.
" Boleh kok mah" Jawab Rama.
" Ih kakak apaan sih!! Gak sopan tauuu!!" Riyani selalu kesal dengan sikap Rama.
" Loh emangnya kenapa? kan mewakili. Toh nanti juga jawabnya gitu" Ucap Rama santai.
" Huh! Boleh kok mah, tapi... Kak Rama gak boleh!!!" Riyani cemberut.
" Kamu gak boleh, tapi Kata Reza boleh" Ucap Rama. Riyani langsung melihat kearah Reza, menanyakan apa benar yang dikatakan kakaknya yang gila itu.
__ADS_1
" Iya" Reza tersenyum pada Riyani.
Riyani menghembuskan napas kasar dan pergi ke dapur, membawa gelas susu yang tadi bekas ia minum.
" Hmmm sayang" Panggil Reza dan mengejar Riyani. Semua yang ada di ruang makan tertawa melihat tingkah Reza&Riyani.
" Mereka seperti anak kecil saja" Ucap Kakek Reza.
***
Pukul 10:03 WIB
Semua kumpul diruang keluarga, mereka mengobrol hingga malam.
" Sayang yuk tidur udah malem" Ajak desti kepada Alethea.
" Nggak mau!! Tea mau tidur sama tante!!" Jawab teriak Alethea.
" Gak boleh gitu sayang kasian tantenya, sama mama aja yah" Bujuk Desti.
" Udah mba sama aku aja" Ucap Riyani.
" Tapi apa gak ngerepotin kamu sama Reza?" Tanya Desti.
Riyani menoleh kearah Reza dan menjawab "Boleh kok katanya" Ucap Riyani.
" Oh yaudah"
" Sini sayang ikut tante kekamar yah" Riyani menggenggam jari jemari Alethea.
" Iya tante" Alethea menaiki tangga dengan pelan pelan.
***
Gak Vote gak papa Tapi kalau bisa VOTE yah!! Penting LIKE and KOMEN Sebanyak banyaknya! Jadikan FAVORIT+❤! Ayo ayo! Sekarang jangan nanti nanti! Aku hitung 1,2,3! Makasih♥
__ADS_1