CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 169 Memberi Waktu Tiga Bulan


__ADS_3

Langit begitu cerah, tapi Kenzie keliatan tidak senang, dan Reyhan dengan kesal berkata, “Kenapa? Bukankah barusan kamu sudah merasa puas ? Kenapa sekarang malah sedih?”


Kenziesudahkehabisan tenaga untuk bertengkar dengannya, langsung bertanya kepadanya, “Reyhan, kamu tidak akan pernah melepaskanku, bukan?”


Reyhan menatapnya, “Iya. Kecuali aku mati.”


Kenzie dengan cepat berkata “Ok. Kalau begitu tinggalkan Tania dan menikahlah denganku.”


Reyhan tercenggang, “Kamu serius?”


Kenzie dengan tenangnya menjawab, “Kamu tampan dan kaya, punya jabatan yang tinggi, terus mengejarku dan sangat menyukaiku. Kalau aku tidak menerimamu, aku yang akan rugi…”


Tampan dan kaya, punya jabatan yang tinggi, terus mengejarnya dan sangat menyukainya…kenapa kedengarannya seperti ejekan?


Reyhan mengerutkan keningnya, dan berkata, “Kenzie, kamu pikir kamu akan mendapatkan laki-laki yang lebih baik dari aku?”


“Asal kamu tidak terus menempel padaku, aku pasti bisa!” perasaan Kenzie sangat kacau. Karna dia telah menyuruh Reyhan meninggalkan Tania dan menikah dengannya. Kalau dia benar-benar setuju, Kenzie akan memberinya kesempatan.


Tapi kenyataan seperti menamparnya.

__ADS_1


Dalam hati Reyhan yang terdalam, Reyhan sama sekali tidak pernah serius dengannya.


Putus dengan Tania? Itu sangat mustahil baginya! Harapannya adalah memiliki seorang istri dari keluarga terpandang, sedangkan Kenzie hanyalah seorang wanita yang belum puas ia mainkan.


Kenzie hanya pantas menjadi wanita simpanannya.


Ini adalah kenyataan yang sesungguhnya!


“Kenzie! Berhentilah bermimpi!” Reyhan menatapnya dengan dingin, dan suaranya begitu keras, “Jika kamu berani berhubungan dengan laki-laki lain, kamu akan mati!”


“Mati? Kenapa, kamu akan membayar orang untuk membunuhku?” Kenzie merasa ini sangat konyo. Kenzie sudah bukan lagi gadis yang lemah seperti lima tahun lalu,dan Reyhan ingin mengancamnya dengan cara yang keji seperti itu?


Kenzie merasa tertekan, “Reyhan, sebenarnya apa yang kamu inginkan? Apa kamu ingin aku memberikan ginjalku untukmu? Atau mata? Semuanya akan aku berikan padamu!”


Reyhan tersenyum, membelai rambutnya, dan medekapnya, “Kenzie, beri aku waktu satu tahun, satu tahun lagi aku akan meninggalkan Tania.”


Kenzie menggeleng, “Tidak.”


“Kalau begitu…setengah tahun! Beri aku waktu setengah tahun!”

__ADS_1


“Tidak.”


Reyhan terdiam, dan akhirnya memutuskan, “Kalau begitu…tiga bulan! Aku berjanji. Dalam waktu tiga bulan, aku akan meninggalkannya dan menikahimu!”


Kenzie terkejut, dia tidakme nyangka kalau Reyhan begitu saja memutuskan untuk menikah dengannya.


Dengan hati yang begitu sedih, dan mata yang memerah ia menatap Reyhan, “Reyhan, aku jujur, aku masih memiliki perasaan padamu,tapi kita benar benar tidak cocok. Seharusnya dari kejadian lima tahu lalu, kamu bisa menyadari, sifat kita berdua sama sekali tidak cocok.”


Reyhan cemas, “Kenzie, cocok tidak cocok bukan kamu sendiri yang memutuskan! Aku ingkatkan sekali lagi, aku tidak akan menyerah! Kecuali jika aku mati!”


Kenzie dibuat kesal olehnya, “Ok. Aku akan memberimu waktu tiga bulan. Dalam tiga bulan ini, kita hanyalah sebatas teman biasa.”


Reyhan menciumnya, “Ok. Aku berjanji! Tiga bulan lagi, kita akan menikah.”


Kenzie tersenyum, “Oke, setuju ya, selama tiga bulan ini, kita hanya teman biasa?”


Reyhan tersenyum bahagia, “Oke, toh hanya tiga bulan, untuk tiga bulan ke depan, aku tidak akan lagi mengganggumu.”


Kenzie sedikit ragu, menutup mata sebentar, dan mengikuti kemauannya…

__ADS_1


__ADS_2