CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 177 Telepon Rusak?


__ADS_3

Didalam ruangan, suasana sangat tenang. Perawat tersebut dengan senang hati membantu dan menunjukkan bagaimana cara menggunakan remote tv di meja, “Nona Kenzie, remote tv ada disini, jika anda bosan, anda bisa menonton tv, atau menekan bel untuk memanggil perawat.”


Kenzie masih khawatir dengan situasi di rumah. Dia cepat bertanya, “Nona Perawat, aku merasa baik-baik saja. Bisakah aku keluar dari rumah sakit sekarang?”


Hello! Im an artic!


Perawat itu menggelengkan kepalanya dan berkata, “Anda baru saja diracuni dengan obat-obatan. Anda harus diobservasi selama 24 jam terlebih dahulu, sebelum meninggalkan rumah sakit.”


Perawat itu mungkin berpikir bahwa Kenzie khawatir dengan biaya rawat rumah sakit yang tinggi, oleh karena itu dia menambahkan, “Jangan khawatir, Nona Kenzie, semua biaya rumah sakit sudah dibayar dimuka.”


Kenzie menggigit bibirnya, dia berhutang kepada Reyhan.


Setelah perawat tersebut pergi, Kenzie berbaring sebentar dan merasa benar-benar bosan. Dia menyalakan Tv dan menontonnya dengan santai.


Hello! Im an artic!


Ketika muncul berita local, beberapa patah kata menarik perhatiannya.

__ADS_1


Di layar tv, Nona cantik pembawa berita itu menyiarkan, “Tadi malam, seorang warga Winterberry Estate terpapar racun, racun itu dimasukkan melalui celah dibawah pintu, dan tersangka menggunakan jarum suntik yang telah di modifikasi untuk menyebarkan racun yang telah diubah menjadi uap. Bersamaan dengan tersangka, alat seperti pisau dan pistol dengan peredam juga telah ditemukan. Kasus ini bisa terbilang aneh. Polisi menduga percobaan pembunuhan ini, bermotif balas dendam. Kasus ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. Korban telah diselamatkan oleh temannya dan dilarikan kerumah sakit. Dan sekarang dalam keadaan selamat.”


Selanjutnya, itu adalah acara wawancara publik, Kenzie sedang menonton dengan serius, tiba-tiba seorang perawat datang dengan membawa makanan hangat, “Kamar 202, waktunya makan siang.”


Bibi datang menjenguk Kenzie, yang sedang menonton berita, dan kemudian tersenyum, “Lagi-lagi seperti ini, jika ada seorang pria kaya yang menolong korban, polisi pasti akan segera menangkap pelaku kasus ini…Banyak sekali kasus di luar sana yang tidak pernah terungkap kebenarannya, tapi kasus kali ini akan segera terungkap dikarenakan seorang pria kaya yang datang terus ke kepolisian untuk meminta penyelidikan yang ketat, begitu bukan?!”


Saat bibi itu selesai berbicara, dan melihat kearah tempat tidur Kenzie, tiba-tiba tersenyum dan berkata, “Aku sedang membicarakan pelaku itu, Jangan dimasukkan ke hati. Pelaku kriminal seperti itu sudah seharusnya dihukum keras!”


Kenzie tersenyum tipis, dan akhirnya bibi perawat itu mengenali, bhawa wanita dalam berita itu adalah Kenzie.


Apakah Reyhan peduli padanya? Tapi kalau ia memang peduli pada Kenzie, kenapa ia menolak untuk tinggal sebentar di rumah sakit?


Tapi kalau Reyhan tidak peduli padanya, kenapa Reyhan meminta polisi untuk menyelidiki kasus semalam?


Kenzie terus memikirkannya, tapi ia tetap tidak mengerti isi kepala Reyhan.


Setelah meninggalkan rumah sakit, Kenzie menghabiskan waktu 2 hari di rumah, hanya untuk mengumpulkan keberanian untuk menelepon Reyhan.

__ADS_1


Bagaimanapun, orang itu telah menyelamatkan hidupnya, rasanya tidak cukup hanya dengan berterima kasih.


“Ayolah telepon Reyhan, ini bukan masalah perasaan, tapi ini adalah untuk mengucapkan terima kasih.”


Kenzie terus mencari alasan untuk menelepon, tapi jari-jarinya bergetar.


Telepon terhubung, tapi tidak ada suara sama sekali.


“Halo?” Setelah menunggu sebentar, dan akhirnya Kenzie membuka suara karena tidak sabar.


Tapi masih tidak ada jawaban, apa teleponnya terputus?


“Halo? Apakah kamu bisa mendengar suaraku? ” Kenzie mulai ragu, apakah Reyhan sedang mempermainkannya? Atau ponselnya rusak?


“Sial, apa ponselku rusak lagi? Aku baru saja mengeluarkan uang sebanyak 5000 untuk membeli ponsel ini! Dan sekarang aku harus mengeluarkan uang lagi untuk membeli ponsel yang baru! Kalau tahu begini, harusnya waktu itu aku menerima ponsel Ninin itu!” Kenzie mengomel, mengambil jam weker di sampingnya dan mengetuk mikrofon ponsennya dengan jam itu berkali-kali.


Ini adalah kasus yang sering terjadi pada ponselnya, dia harus mengetuk mikrofonnya agar suaranya bisa tedengar.

__ADS_1


__ADS_2