CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 226 Orang Bermuka Dua


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah Raphael datang, Tania pun tidak berani memanggil petugas keamanan untuk mengusir Kenzie, ini acara tunangannya, kalau masalah jadi besar, dia juga yang akan terkena imbas buruknya.


Tapi, ia juga tidak bisa melepaskan Kenzie begitu saja, matanya berputar-putar, lalu ia menarik Nindi, “Nindi, kamu temani aku melihat kue ya, kuenya terlalu besar, aku takut petugasnya tidak hati-hati dan ada bagian yang rusak!”


Hello! Im an artic!


Nindi mundur satu langkah, dia menarik lengan Kenzie, “Tidak! Kamu sangat terhormat, aku tidak sebanding denganmu! Aku lebih baik keluar untun mencari udara segar, di sini terlalu pengap!”


Kenzie dan Nindi meninggalkan mereka, Tania sangat marah.


“Nindi, kenapa kamu seperti itu? Kamu nantinya akan sering bertemu dengan Tania, hari ini kamu seperti ini, kedepannya kalau bertemu, pasti akan canggung.” Kenzie khawatir pada Nindi.


Nindi pun tertawa, “Kalaupun canggung, juga Tania yang akan canggung! Kenzie kamu tunggu saja, walaupun ia menikah dengan Reyhan, aku yakin mereka juga akan bercerai! Dulu aku mengira ia adalah orang yang baik, ternyata aku salah! Aku sama sekali tidak menyangka, bahwa ia bermuka dua!”

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Kenzie menggeleng-gelengkan kepalanya, “Manusia memang sudah ditebak. Tania adalah orang yang penuh drama, kalau dia masuk ke dunia hiburan, pasti ia bisa menjadi ratu drama.”


Nindi tiba-tiba teringat akan satu hal, “Kenzie, sejak kapan kamu bermasalah dengannya?”


Kenzie tertawa, “Sejak pesta pernikahanmu, aku sudah mulai menjadi musuhnya.”


“Seawak itu? Tidak mungkin…” Nindi merasa aneh, “Kamu masih ingat ulang tahun Ken tidak? Hari itu kamu menitipkan hadiah Ken padaku dan pergi duluan, bukan? Saat Tania tiba, ia mengatakan bahwa bungkus hadiahmu itu sudah sobek, jadi dia pergi ke toko itu untuk meminta karyawan toko tersebut membungkus ulang kadomu! Ia memilih-milih kertas kado itu sendiri, setelah melihat bahwa tidak ada yang cocok, ia masuk ke gudang untuk memilih kertas yang lainnya! Saat itu aku berpikir, orang ini ternyata baik juga.”


Nindi menggelengkan kepala, “Tidak, dia mengatakan bahwa gudang itu sangat bau, aku sedang hamil, sebaiknya jangan masuk. Jadi aku tidak masuk.”


Nindi tidak mengikuti Tania, berarti hadiahnya itu sempat hilang dari pandangan Nindi dan pistolnya itu akhirnya menyakiti matanya Ken.


Jika kejadian ini diurutkan…seluruh tubuh Kenzie kedinginan dan gemetaran.

__ADS_1


“Kenzie, kamu kenapa? Kenapa tiba-tiba gemetaran seperti itu?” tanya Nindi dengan khawatir.


“Tidak apa-apa, hanya sedikit kedinginan.” Kenzie menghindar.


Ini adalah masalahnya dengan Tania, dia tidak mau Nindi terjemurus ke dalam masalah ini.


Di dalam lorong pintu darurat, Raphael menyudutkan Lyra di ujung tembok.


“Paman Raphael, apa kamu menyadari dimana tanganmu sekarang? Saat aku pulang nanti, aku akan memberitahu ayahku, agar ayahku memarahimu!” ucap Lyra dengan manja.


Bab selanjutnya Bab 227 Begitu Tidak Bisa Melepaskan


Dua tangan Raphael berkeliaran di tubuh Lyra, nada bicaranya juga halus, “Peri kecil, kamu membohongiku dan membawaku ke sini, untuk apa berpura-pura polos sekarang?”


Lyra tertawa, “Bukankah tadi kamu mengatakan pada putrimu bahwa aku adalah putri partnermu ? Apa salahnya jika sekarang aku memanggilmu ‘paman’?”

__ADS_1


__ADS_2