CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 194 Mempertanyakan Kegunaannya


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Kenzie membuka video lainnya, sesuai perkiraannya! Semuanya merupakan video yang diambil secara diam-diam!


Kenzie dengan segera menghapus video tersebut, mengambil ponselnya dan menelepon Reyhan, dia akan memarahi Reyhan, pria ini, benar-benar mesum!


Hello! Im an artic!


“Halo, dengan perusahaan Realtech, ada yang bisa saya bantu?” terdengar suara wanita dari seberang telepon.


Kenzie merasa terkejut. Ini merupakan nomor pribadi Reyhan, bagaimana bisa seorang wanita yang mengangkatnya?


“Halo? Saya adalah sekretaris dari presiden Reyhan, mohon maaf, dengan siapa saya sedang berbicara?”


“….”


Hello! Im an artic!


Kenzie sama sekali tidak berniat untuk berbicara dengan wanita itu, dan ia langsung mematikan teleponnya.


Ia berjalan menuju rak sepatu dan menukar sepatunya, membawa tasnya, Kenzie bersiap keluar dari rumahnya! Jika Tania menyentuhnya, melakukan sesuatu kepadanya, dia sudah tidak peduli lagi!


Jika terus menerus berdiam diri di dalam rumah, dia bisa gila!


Tapi ketika ia membuka pintunya…


Kenapa bisa seperti ini? Mengapa pintunya tidak bisa dibuka?


Kenzie mencoba sekuat tenaga untuk menarik gagang pintunya, tetapi pintunya sama sekali bergerak. Siang hari tadi pembantu rumah tangga datang untuk memasak untuknya, bagaimana bisa pintunya tidak terbuka sekarang?


Saat Kenzie masih bergelut dengan pintu, video LCD yang ada disebelah pintu tiba-tiba menyala,menandakan video-call dari seseorang.


Kenzie memencet tombol disebelahnya, wajah ramah pembantu rumah tangga terlihat, “nona, kamu tidak boleh keluar dari rumah. Di dalam rumah sudah terdapat semuanya, jika kamu masih menginginkan sesuatu, langsung beritahukan saja kepada saya. Tuan sudah memberi tahu bahwa kamu tidak boleh keluar rumah.”


Kenzie dengan sopan mengucapkan terima kasih kepadanya lalu mematikan video tersebut, di dalam hatinya terdapat api amarah yang sangat membara yang seakan bisa membakar habis seisi rumah.


Reyhan sialan!

__ADS_1


Dengan bosan Kenzie menuju ke lemari buku, melihat disana terdapat satu buku “Pangeran Dari Gunung Kristian” Kenzie membolak-balikkan halamannya.


Tidak disangka, buku itu membuatnya merasa tertarik, ia membaca dari sore sampai pada malam hari.


Kenzie membaca hingga tulisan dibuku tersebut sudah tidak jelas, dia baru mennyadari bahwa langit sudah berubah menjadi gelap.


Ia menyalakan lampu, bersiap untuk melanjutkan bacaannya, Reyhan terus menerus berusaha meneleponnya.


Kenzie langsung memencet tombol untuk mematikan panggilan.


Setengah jam kemudian, terdapat sebuah pesan masuk, “Sedang apa? Kenapa tidak mengangkat telepon? Tidak mungkin sedang melihat video panas itu kan, apa kamu sedang menyentuh dirimu sendiri?”


Dasar mesum! Kenzie membalas dengan satu kata, “Menjijikkan!”


Masih dalam keadaan marah, ia mengirim pesan pada Reyhan lagi, “brengsek!


Reyhan membalas pesan lagi, setelah melihat isinya, Kenzie membisu, Reyhan tiba-tiba mengirim foto kelamin laki-laki!


Kenzie tidak bisa menahan diri lagi, dan langsung menelpon Reyhan, “Reyhan! Kamu sangat menjijikkan! Bisakah kamu mengisi otakmu dengan hal-hal lain? Jika kamu masih mengirimkan foto yang tidak jelas kepadaku, aku akan langsung memblokmu!”


Reyhan tertawa terbahak-bahak, “Siapa suruh tidak mengangkat teleponku.” Nada suaranya berubah menjadi lembut, “apakah filmnya bagus?”


“Aku sudah menghapusnya, tetapi kemudian aku mengembalikannya lagi.” Reyhan menjawab dengan penuh rasa tidak bersalah, di dalam nada suaranya terdapat nada lemah seperti seorang pasien yang sedang mengeluh tentang penyakitnya kepada dokter, “setelah kamu pergi, dalam waktu yang lama, aku sama sekali tidak bisa menyentuh wanita lain. Aku tidak punya cara lain, aku mau tak mau harus mengembalikan video itu dan memuaskan diriku dengan tanganku sendiri.”


Reyhan berbicara terlalu terus terang,sangat terus terang hingga Kenzie lupa bahwa dia sedang marah, dan mendengus setelah sadar, “Tidak usah bicara omong-kosong! Kamu menyimpan video ini karena kebutuhan hatimu sendiri!”


“Kalau tidak percaya, ya sudah.” Reyhan memutuskan teleponnya.


Bisa-bisanya Reyhan memutuskan teleponnya! Kenzie merasa sangat marah, dan kembali meneleponnya, “Reyhan! Aku belum menyelesaikan omonganku! Kamu beraninya mematikan teleponku?!”


“Ingin bicara apa?” suara Reyhan berubah menjadi dingin. Ucapan Kenzie barusan benar-benar membuat dia kesal.


Reyhan menginginkan kepercayaan, tetapi Kenzie sama sekali tidak memberikan kepercayaannya kepada Reyhan.


“Aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa video-video itu sudah aku hapus! Selanjutnya, jangan lagi menggunakan apapun untuk mengancam aku!” amarah Kenzie sudah sedikit mereda.


“Aku tahu kamu akan menghapus video-video itu, makanya aku membiarkanmu menontonnya.” Reyhan mengangguk-angguk dan mengatakan, “Karena aku berpikir, kamu sudah kembali, jadi aku tidak lagi membutuhkan video-video itu.” Suara Reyhan terdengar begitu dingin, tanpa ekspresi sama sekali. Kenzie sebenarnya tahu jika Reyhan sedang marah, dibandingkan Reyhan yang marah-marah, Reyhan yang dingin tanpa ekspresi seperti ini lebih menakutinya.

__ADS_1


Setelah mematikan telepon, Kenzie duduk dalam diam di atas sofa, pikirannya dipenuhi kabut.


Reyhan tidak pernah membohonginya, jadi, Kenzie berpikir bahwa Reyhan menyimpan video itu dengan maksud lain, membuat Reyhan kecewa dan marah.


“Apakah ini merupakan kesalahku?” Kenzie terus-terusan bertanya kepada diri sendiri.


Setelah makan malam dan mandi, ia berbaring diatas kasur, Kenzie terus membolak-balikkan tubuhnya, tidak bisa tidur.


Setelah mengumpulkan keberaniannya, Kenzie sekali lagi menelepon Reyhan.


“Halo?”suara Reyhan terdengar sangat lelah dan sangat serak.


Kenzie dengan segera menyelesaikan perkataannya dalam satu tarikan nafas, jika tidak, dia tidak akan memiliki keberanian lagi, “Reyhan, maaf, tadi aku yang salah, tidak seharusnya aku meragukanmu.”


Setelah selesai berkata, Kenzie merasa perasaannya sudah jauh lebih ringan, dan menunggu balasan dari Reyhan.


Reyhan tertawa di seberang sana, “tidak buruk, sudah ada kemajuan. Sekarang sudah bisa mengakui kesalahanmu sendiri.”


“jika aku tidak mengaku salah, apa yang akan kamu lakukan? Apa kamu akan memutuskanku dan menyuruh aku pergi?” Kenzie merasa sangat penasaran. Jika benar dia bisa keluar dari rumah yang seperti penjara itu, ia tidak masalah berpisah dengan Reyhan selama beberapa hari.


“Kamu bermimpi!” Reyhan mengucapkan satu kalimat yang menghancurkan imajinasinya, “Jangan bermimpi bahwa aku akan membiarkanmu keluar rumah! Baik-baik, tunggu aku pulang kerumah!”


“Ei!” Kenzie menghembuskan nafas berat.


“Jika kamu benar-benar merasa bosan, kamu bisa memilih beberapa pakaian dalam menggoda yang ada di dalam lemari, saat aku pulang, godalah aku dengan pakaian itu.”


Mulai lagi… Reyhan benar-benar memiliki kemampuan dalam hal ini, hal apapun bisa ia kaitkan dengan hal mesum seperti ini.


“Tidak tertarik, aku hanya ingin menonton film sekarang. Bye-bye!” Kenzie menutup teleponnya.


Semalam dia tidak bisa tidur dengan tenang, Kenzie sudah terbangun pagi-pagi sekali. Meskipun ini adalah apartemen elit tingkat atas, ada pembantu yang memang sudah disiapkan untuk membereskan rumah, tetapi Kenzie masih saja membereskan rumah dengan sangat bersih dan rapi, juga menyusun rapi baju Reyhan yang ada didalam lemari, setelah Kenzie selesai mandi, ponselnya berbunyi.


Setelah melihatnya, ternyata itu adalah telepon dari Reyhan.


“Halo? Ada apa?”


“Di lantai bawah, ada hadiah untukmu.” Reyhan masih terdengar sombong seperti biasanya.

__ADS_1


“Aku tidak bisa keluar! Bukankah kamu sudah menyuruh orang untuk mengunci pintunya, membuat aku tidak bisa pergi sembarangan? Tidak bisakah kamu menyuruh pegawaimu mengantarnya langsung kedalam rumah?” Kenzie berkata dengan menggebu-gebu.


“Sudah dibuka. Cepat turun kebawah.” Setelah selesai berbicara Reyhan pun mematikan teleponnya, tidak memberikan Kenzie kesempatan untuk mengucapkan satu katapun.


__ADS_2