CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
50.


__ADS_3

Mel masih terdiam hingga mereka sudah perjalanan pulang,,


Rey melirik istrinya yang terus diam dengan mata menatap lurus.


Satu tangan nya dia beralih menyentuh tangan Mel yang berada di pangkuannya.


Mel melirik saat merasakan genggaman tangan hangat suaminya.


" Bee,, "


" Yogi menghampiri aku saat di toilet dan dia,-


" Mas Tau Bee,, " Ucap Rey tersenyum.


Ya sebenarnya Rey tau apa yang telah terjadi karena bukan hanya Sarah yang berada di sana, Rey sendiri melihat saat Mel menampar wajah Yogi.


" Maksud Mas ?" Bingung Mel


" Mas juga berada di sana tadi Bee, dan Mas dengar apa yang Yogi Ucapkan juga apa yang Kamu lakukan "


Mel terus menatap Rey yang masih menggenggam tangannya namun matanya menatap jalanan karena memang mereka masih berada di jalan.


" Apa Mas marah ?"


Rey menoleh dan menggeleng seraya mengusap wajah cantik Mel.


" Apa yang kamu lakukan itu benar, Tidak seharusnya Yogi berucap seperti itu, dia sudah menikah seharusnya bisa menjaga perasaan istrinya."


Mel tersenyum dan bersandar pada bahu Suami nya..


Rey mengusap lembut wajah Mel dan membiarkan nya tanpa merasa terganggu.


_____


Sementara Yogi juga Sarah sampai di rumah mereka,,


Yogi masuk begitu saja tanpa memperdulikan Sarah yang terus memanggil nya.


" Yogi tunggu " Ucap Sarah menahan tangannya..


" Apa sih,, Gue capek mau tidur."


" Apa maksud kamu tadi."


Yogi mengernyit tidak paham dengan apa yang Sarah Ucapkan.


" Jadi selama ini kamu masih belum bisa melupakan Mel, terus bagaimana dengan kita, anak kita ."


Yogi menatap Sarah dengan malas dan tersenyum,,


" Lo tenang saja, setelah anak itu lahir kita akan cerai."


Deg..!!


Sarah terdiam,,


Hatinya seakan tersayat dengan ucapan Yogi, cerai setelah anak itu lahir.


tes..


butiran bening menetes di wajahnya, selama ini Yogi benar benar tidak menghargai nya,,


Aku tidak akan pernah membiarkan semua itu terjadi,,


Anak ini harus memiliki ayah dan itu kamu .


semua karena Mel,,


Di dalam kamarnya,,


Yogi merebahkan tubuhnya setelah melempar sembarangan jas yang dia pakai.


masih dengan kemeja yang melekat di tubuhnya, sepatu yang masih belum dia lepas Yogi sudah memejamkan Matanya.

__ADS_1


Ceklek,,


Mel membuka pintu kamarnya, melihat bagaimana suaminya yang sudah tertidur lelap tanpa memperdulikan dirinya.


dengan langkah gontai, Sarah berjalan masuk meletakan tas dan mencoba mendekati nya.


Sorot matanya menatap wajah Yogi yang sudah terlelap dan menatap dimana Jas yang tergeletak di lantai.


tangannya berusaha meraih, sedikit kesusahan karena perutnya yang mulai membuncit dan meletakan nya di Tempat kotor.


Langkah nya kembali mendekati Yogi dan melepaskan sepatu yang di pakai.


" Aw,, "


Sarah merintih karena perutnya terasa sakit,, dia pun mencoba duduk dengan tangan yang masih mengusap perutnya.


Matanya terpejam dengan nafas yang beraturan untuk lebih menenangkan hingga sudah lebih baik.


Sarah beranjak dan meletakan sepatunya.


***********


Mel menatap wajahnya di depan Cermin, melihat pantulan dirinya di sana, senyuman mengembang saat melihat suami Tampan nya berjalan mendekat.


Cup,,


" Morning Baby " Ucap Reyhan lembut


" Pagi Mas "


Hari ini Mel bersiap untuk kembali kuliah setelah beberapa kali dia ijin.


Seperti biasanya, Reyhan akan lebih dulu mengantarkan nya sebelum pergi ke Perusahaan.


Jangan tanyakan Dimana Abas, sudah pasti dia akan setia mengikuti mobil Tuanya dan akan tetap menjaga Istri Tuan nya.


" Aku masuk dulu, Mas hati hati " Ucap Mel saat sudah sampai di depan Kampus.


" Iya Bee,, Ingat untuk selalu mengabari Mas "


Mel mencium punggung tangan suaminya dan berjalan masuk.


sementara Abas segera menghampiri Reyhan.


" Tuan " Ucapan menunduk.


" Jaga istri Saya dan terus kirimkan kabar apa pun itu."


" Baik Tuan."


Rey mengangguk dan masuk ke dalam mobilnya.


___


Sarah mengepal melihat Bagaimana kehidupan Mel yang selalu saja lebih unggul darinya, bukan hanya wajah, namun Mel selalu mendapat apa yang dia inginkan.


dulu Yogi,, dia sangat menyukainya namun malah Mel yang mendapatkan nya dan saat ini di saat keduanya sudah menikah dan berumah tangga tetap saja Mel yang bahagia dari pada dirinya.


" Sarah " Ucap Yogi saat mendapati istrinya berdiri.


" Lo ngapain di sini, bukannya masuk malah berdiri di sini."


Sarah tersenyum dan langsung memeluk lengan Yogi,,


" Biasa aja " Ucap Yogi melepas tangan Sarah dan berjalan meninggalkan nya.


" Yogi tunggu dong "


Sarah berusaha mengejar nya, semua di sana sudah tau pernikahan mereka dan dia sendiri tidak mau di cap tidak bahagia dengan pernikahannya.


Namun Yogi menghentikan langkahnya saat melihat Mel,,


Sarah yang mendapatinya pun kembali di buat Emosi, setelah kemarin apa yang dia dengar.

__ADS_1


sampai kapan Yogi bisa melupakan Mel dan mulai mencintainya.


" Mel tunggu "


Mel menoleh,,


matanya menatap malas saat melihat Yogi menghampiri nya.


" Mau apa lagi sih,, " Keluh Mel .


" Gue minta maaf soal kemarin, Bukan maksud gue,-


" Yogi,, pelan pelan dong jalannya kamu lupa kalau aku lagi hamil." Ucap Sarah langsung memeluk lengan Yogi.


Mel menatap bagaimana Sarah terhadap Yogi, namun terlihat jika Yogi terus menyingkirkan tangan Sarah.


" Seharusnya Bukan sama gue lagi Lo minta Maaf,, " Ucap Mel tersenyum.


" Maksud kamu Mel ?"


" Intinya sekarang mending Lo jaga istri Lo apalagi Sarah sedang hamil dan sangat butuhin Lo." Ucap Mel yang langsung kembali berjalan meninggalkan mereka.


" Mel,-


" Yogi "


Sarah menahan tangan Yogi agar tidak mengejar Mel,,


" Lepas "


Yogi menghempaskan Tangan Sarah hingga akan membuat nya jatuh, namun Abas yang berada di sana langsung membantu nya.


" Nona, Anda baik baik saja ?" Ucap Abas.


" Gue baik baik saja "


Sarah melepaskan tangan Abas yang membantunya.


" Maaf,, Permisi "


Abas berjalan mengejar Mel, dia tidak mau jika Yogi melakukan sesuatu terhadap Istri Bosnya.


Akan mati berdiri jika terjadi sesuatu dengan nya.


******


Reyhan baru saja sampai di Perusahaan,,


Dia harus menghela napasnya saat melihat adanya Bilqis di sana.


Tanpa menganggap nya ada, Reyhan terus berjalan melewatinya.


" Reyhan tunggu " Cegah Bilqis.


" Saya sangat sibuk Hari ini, Jadi Anda bisa kembali." Ucap Reyhan tanpa menatap adanya Bilqis di sana.


" Aku hanya ingin minta Maaf Rey, Selama ini aku salah, aku baru sadar ternyata kamu begitu mencintai istri kamu."


" Sudah tidak lagi yang ingin Anda ucapkan, Silahkan keluar."


Bilqis terdiam dan hanya bisa terus menatap Rey yang berjalan masuk hingga sudah tidak terlihat pundaknya.


" Nona Bilqis " Ucap Andre yang baru saja datang.


" Anda,-


" Saya hanya ingin bertemu Reyhan "


" Tapi Tuan,-


" Saya tau dan baru saja Kami bertemu,, Saya permisi Pak Andre."


Andre menautkan alisnya heran, dia menatap Bilqis yang berjalan menuju mobilnya dan melajukan nya.

__ADS_1


Dia pun hanya mengangkat bahunya dan kembali melangkah masuk apalagi setelah tau jika Bosnya sudah sampai.


__ADS_2