CINTA SETELAH MENIKAH

CINTA SETELAH MENIKAH
Bab 191 Kamu Sangat Genit


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Reyhan melakukan segala sesuatunya dengan cepat, dbaru saja 2 hari lalu ia memutuskan untuk pindah ke apartemen lain, setelah keluar dari rumah sakit, Reyhan sudah menemukan apartemen baru untuknya.


Kenzie mengambil kunci apartemennya yang baru, mulai membuat rencana, “Aku akan memindahkan baju dan barang lainnya, ah, dua buah kotak sepertinya masih tidak cukup. Reyhan, kamu sebaiknya menemaniku membeli beberapa kotak dulu.”


Hello! Im an artic!


Reyhan dengan sigap mendorong Kenzie masuk kedalam mobil, “Tidak perlu. Buang saja semuanya dan ganti dengan yang baru. Kita akan langsung pergi ke apartemen yang baru.”


Kenzie menatap Reyhan, “Meskipun begitu, kita tetap harus kembali ke apartemen lamaku terlebih dahulu, aku masih memiliki beberapa barang penting disana, laptopku, kartu ATMku, pasporku… Barang-barang seperti ini tidak bisa dibuang begitu saja kan?”


Reyhan membantu Kenzie memakai sabuk pengamannya, “Aku sudah mengambilkan itu semua untukmu.”


Kenzie merasa terkejut, “Bagaimana caranya kamu masuk?”


Hello! Im an artic!


Dia tidak ingat pernah memberikan kunci rumahnya kepada Reyhan.

__ADS_1


Reyhan menaikkan alisnya, “pada saat kamu tertidur, aku mengambil kuncinya dari dalam tasmu.”


Kenzie tidak bisa berkata apa-apa lagi. Setelah beberapa lama, dia baru memutar kepalanya menghadap Reyhan, “Reyhan, bukankah kamu setidaknya harus meminta izin kepadaku terlebih dahulu sebelu, mengambil barangku? Mengapa di dunia ini ada orang yang tidak tahu aturan sepertimu?”


Reyhan mencium bibir Kenzie sekejap, lalu menengok ke spion, “Apa yang milikmu adalah milikku juga.”


Kenzie menahan amarah menatap Reyhan, dan mengancam Reyhan, “Reyhan jika kamu tidak bisa mengubah kebiasaan burukmu ini, aku bisa meninggalkanmu kapan saja!”


Reyhan tersenyum dengan penuh percaya diri, menertawai Kenzie, “Kamu tidak akan rela!Kamu tidak akan bisa menemukan orang lain selain aku yang memiliki kekuatan,tampan dan memiliki uang yang tidak akan ada habisnya!”


Kenzie merasa dongkol. Dia tidak pernah bertemu dengan orang yang begitu tidak tahu malunya!


Setelah berkendara selama satu jam, akhirnya mereka sampai pada apartemen baru Kenzie.


Kenzie mengikuti Reyhan untuk masuk ke dalam lingkungan apartemen tersebut sambil melihat pemandangan di sepanjang jalan, memandang iri orang-orang kaya yang ada disana, “Benar-benar keterlaluan, didalam apartemen saja ada lampu lalu lintas, bahkan pegangan tangganya saja menggunakan marble putih!”


Mendengar ini, sepasang laki-laki dan perempuan yang sedang berjalan disebelah mereka menatap aneh ke arah mereka.


Kenzie tiba-tiba merasa malu, ia mengerti mengapa mereka memberikan pandangan aneh ke arahnya dan Reyhan.

__ADS_1


Dia dibawa ke rumah sakit dalam keadaan masih mengenakan gaun pengapit, dan pada saat dia tinggal di rumah sakit, ia mengenakan pakaian rumah sakit, jadi ia tidak membawa pakaian ganti. Melihat ini, Reyhan menelepon dan menyuruh sekretarisnya untuk membelikan Kenzie pakaian.


Kenzie masih ingat, Reyhan berkata seperti ini, “Pergi ke mall yang ada disamping lantor, belikan gaun ukuran S dan kirimkan ke rumah sakit xx.”


Sekretaris bertanya, “Mau gaun dengan model \seperti apa?”


Reyhan terdiam sejenak, lalu menjawab, “Beli-lah yang paling mahal.”


Setelah itu, datanglah gaun bermerek dengan harga paling mahal, bagian dadaya berbentuk hurf V yang dalam, roknya juga sangatlah pendek.


Pakaian itu sangat seksi, seperti pakaian yang dikenakan wanita panggilan di hotel.


Reyhan juga melihat pandangan aneh dari sepasang laki-laki dan perempuan itu, setelah mereka pergi, ia berbisik kepada Kenzie, “Haha, mereka pasti mengira kamu adalah wanita panggilan. Di dalam hati, mereka pasti iri padaku, karena malam ini, aku akan melewati malam yang panas penuh gairah.”


Sesampai di dalam apartemen, Reyhan melemparkan Kenzie ke sofa, ia terlihat seperti serigala yang kelaparan.


Reyhan membuka kemejanya dengan penuh semangat.


Kenzie merasa gugup, tetapi juga tidak bisa menahan diri untuk memandanginya.

__ADS_1


“Kamu merasa tergiur kan?” Reyhan memandang Kenzie, dan berseru, “Kenzie pikiranmu sangat mesum! Aku melepas baju karena ingin mandi!”


Setelah selesai berbicara, dia pergi meninggalkan Kenzie dengan hatinya yang sedang meloncat ria. Kenzie merasa marah, lelaki ini cari mati! Berani-beraninya mempermainkan dia!


__ADS_2