
❤️ Happy Reading ❤️
''Tumben jam segini sudah mau pulang bos?'' tanya Rio yang merasa sedikit heran karena baru jam setengah lima bosnya itu sudah akan pulang...tak biasa-biasanya. ''Roman-romannya sudah kangen nih sama bu' bos.''godanya.
''Mommy dan daddy lagi ada di apartemen.'' sahut Kendra.
''Oh kirain...'' kata Rio.
''Kirain apa?'' tanya Kendra yang tak jadi melanjutkan langkahnya.
''Kirain sudah bucin sama ibu bos.'' kata Rio yang di iringi dengan gelak tawa.
''Ck.'' decak kesal Kendra lalu benar-benar meninggalkan asisten kurang ajarnya itu.
*****
Tak memerlukan waktu yang lama untuk Kendra bisa sampai di apartemen miliknya, karena memang jarak perusahaan dengan apartemen miliknya jauh lebih dekat di bandingkan jarak perusahaan dengan rumah utama keluarga Wijaya.
Cklek
''Assalamualaikum.''
__ADS_1
''Wa'alaikumsalam.''
''Mommy sama daddy sudah lama di sini?'' tanya Kendra. ''Kok gak ngasih tau dulu kalau mau datang berkunjung.'' sambungnya.
Beberapa saat kemudian Nisa yang tadi masuk ke kamar meletakkan tas milik Kendra sudah keluar kembali.
''Mandi dulu mas...aku sudah siapin airnya.'' kata Nisa. ''Mom, dad, Nisa ke dapur dulu ya...mau nyiapain untuk makan malam.'' ijin Nisa. ''Mommy sama daddy makan malam di sinikan?'' tanyanya.
''Iya sayang, mommy bantu ya...'' kata Sifa.
Kedua wanita berbeda generasi itu pun kemudian berjalan ke dapur untuk menyiapkan makan malam..., mereka berdua kelihatan begitu asik dan bahagia, Sifa yang merasa mendapatkan teman satu frekuensi dengannya untuk masalah dapur yang tak dia dapatkan dari putri semata wayangnya dan Nisa jadi merasakan memiliki seorang ibu kembali...merasakan kasih sayang seorang ibu yang sudah tak lama dirinya rasakan...walaupun ada ibu panti namun rasanya begitu berbeda.
''Daddy dengar kamu mau ada perjalan ke Bali ya kak?'' tanya Kevin membuka percakapan untuk pertama kali setelah mereka selesai makan malam.
''Berapa lama kak?'' tanya Sifa.
''Cuma lima hari mom.'' jawab Kendra.
''Ajak Nisa ya kak.'' usul Sifa, karena memang itu tujuan mereka datang kemari hari ini.
''Tapi...'' kata Kendra ingin mengelak.
__ADS_1
''Ya sudah kalau gak mau juga gak apa-apa kok kak, tapi setelah perjalanan kamu ke Bali ini...mommy harap minggu depan kamu bisa minta ijin buat gak masuk ke perusahaan untuk melakukan bulan madu yang belum kalian lakukan.'' kata Sifa dengan santainya tapi Kendra sebenarnya sangat kesal.
''Ya sudah besok ke Bali aku ajak Nisa.'' pasrah Kendra.
''Bagus, pilihan yang tepat.'' sahut Sifa.
''Tapi mom, aku gak enak kalau sering-sering ijin dari sekolah.'' kata Nisa mengatakan apa yang ada di dalam pikirannya.
''Serahkan semuanya pada kami, daddy langsung yang akan mengurus ijin kamu.'' kata Kevin.
*****
Malam ini Kendra dan Nisa bertolak ke Bali, karena besok pagi Kendra harus bertemu dengan salah seorang kliennya.
Setibanya di Bali, keadaan masih sama...walaupun satu kamar...satu ranjang namun Kendra acuh tak acuh.
Kendra dari pagi-pagi harus sudah bertemu dengan klien bersama Rio, karena sang klien akan segera bertolak ke Malaysia.
Kesibukan kemudian di lanjutkan ke perusahaan milik keluarga Wijaya cabang sana.
Sedangkan Nisa...di tinggal seharian oleh Kendra yang notabene banyak sekali kesibukannya di sana.
__ADS_1
Nisa selalu mengingat dalam pikiran serta menguatkan dalam hatinya bahwa mereka datang ke sana bukan untuk liburan melainkan untuk pekerjaan Kendra...jadi dirinya harus siap dengan konsekuensinya...di tinggal sendirian di kamar hotel dan jangan terlalu banyak berharap untuk menghabiskan waktu berdua dengan sang suami.