
❤️ Happy Reading ❤️
''Nisa tunggu.'' cegah Kendra ketika Nisa hendak melangkah. ''Apa kamu demam gara-gara perbuatan saya kemarin?'' tanya Kendra namun Nisa hanya menjawab dengan menggelengkan kepalanya lalu pergi keluar kamar.
''Eh Nisa.'' cegah Kendra lagi sehingga membuat Nisa yang baru selangkah keluar dari kamar membalikkan tubuhnya dan kembali lagi masuk ke kamar.
''Iya mas ada apa?'' tanya Nisa.
''Kamu gak usah masak, kita delivery order saja.'' kata Kendra. '' Lagian kamukan juga baru sembuh.'' sambungnya.
''Mas Kendra tidak perlu khawatir, aku sudah biasa dan lagi pula aku juga sudah sembuh.'' sahut Nisa lalu keluar lagi dari kamar.
*****
''Maaf ya mas, sarapannya cuma ini saja.'' kata Nisa. '' Soalnya ini yang paling simpel...takut gak keburu.'' sambungnya lagi ketika mereka berdua sudah berada di ruang makan untuk sarapan.
''Iya gak apa-apa.'' sahut Kendra. ''Ini saja juga sudah cukup.'' imbuhnya.
Mereka berdua lalu sarapan dalam diam seperti yang selalu di terapkan di keluarga Wijaya.
''Kamu mau kerja?'' tanya Kendra begitu selesai.
''He'em.'' sahut Nisa.
''Apa gak sebaiknya kamu libur saja Nis?'' tanya Kendra.
__ADS_1
''Aku sudah tidak apa-apa mas.'' jawab Nisa. ''Lagian kalau di apartemen aku cuma sendiri dan itu membuatku merasa bosan.'' kata Nisa.
''Em gimana kalau aku antar kamu ke rumah utama saja biar gak bosan.'' kata Kendra memberikan usul. ''Kalau kamu aku ajak ke kantor, kamu bakal lebih bosan karena aku sibuk banget hari ini.'' sambungnya.
''Kamu mas...mana pernah tidak sibuk.'' sindir Nisa. ''Aku berangkat saja.'' putus Nisa.
''Gak...gak aku ijinin...kamu ke rumah utama saja.'' kata Kendra. ''No debat.'' sambungnya. ''Aku juga sudah meminta ijin dari sekolah.'' lanjutnya lagi.
''Terserah kamu sajalah.'' pasrah Nisa.
*****
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Alhamdulillah baik mom, mommy dan yang lainnya gimana kabarnya?'' tanya Nisa.
''Alhamdulillah kami juga baik sayang.'' jawab Sifa. ''Ayo kita ke dalam sayang...kok malah ngobrol di sini.'' ajak Sifa.
''Mom.'' seru Kendra. ''Mommy kok nyuekin kakak.'' rajuknya.
''Hah...maaf-maaf sayang.'' kata Sifa. ''Atutuh anak ganteng mommy merajuk...'' kata Sifa lagi. ''Ayo masuk kak...'' ajak Sifa.
''Aku langsung pergi ke kantor saja mom, takut kena macet.'' kata Kendra.
__ADS_1
''Hati-hati ya sayang.'' kata Sifa.
''Iya mom.'' jawab Kendra. ''O iya mom jangan biarin Nisa melakukan apa pun...karena dia baru sembuh dari sakit.'' sambungnya lagi.
''Hah...kamu sakit sayang?'' tanya Sifa.
''Ak...'' kata Nisa.
''Dia semalam demam mom.'' potong Kendra. ''Aku berangkat ya mom...assalamualaikum.'' kata Kendra sekaligus pamit.
''Iya wa'alaikumsalam sayang.'' sahut Sifa.
*****
Seberangkatnya Kendra, Sifa mengajak Nisa untuk duduk di ruang keluarga.
''Mommy gak kerumah sakit?'' tanya Nisa.
''Masak mantu mommy mau kesini, mommy malah kerumah sakit.'' sahut Sifa. ''Tadi pagi Kendra telpon daddynya, bilang kalau mau anterin kamu kesini.'' sambungnya. ''Tadinya mommy sempat mikir apa kamu gak ke sekolah, tapi mendengar kata Kendra barusan jadi mommy tau alasannya.'' lanjutnya.
''Sebenarnya aku gak apa-apa kok mom, cuma semalam sedikit demam saja.'' sahut Nisa.
''Mommy periksa ya sayang.'' kata Sifa.
''Eh...em iya mom.'' kata Nisa pasrah.
__ADS_1
''Kamu tunggu di sini sebentar...mommy mau ambil alat periksa dulu.'' kata Sifa dan di angguki olah Nisa.
Tapi sebelum Sifa ke kamarnya yang ada di lantai atas, dia lebih dulu membelokkan langkahnya untuk menuju ke dapur dan meminta salah satu art agar membuatkan teh hangat untuk Nisa dan juga membawa beberapa camilan untuk menemani mereka mengobrol.