Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 112


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Malam ini pergulatan panas berakhir setelah melampaui beberapa ronde pertarungan yang sangat sengit dan tentu saja pertarungan itu di menangkan oleh Kendra terbukti dengan sang lawan yang sudah lemas tak berdaya namun Kendra sama sekali belum menampakkan lelah sama sekali.


''Sudah mas...aku lelah.'' keluh Nisa dengan sangat lirih setelah ronde ini berakhir.


''He'em.'' jawab Kendra. '' Terimakasih sayang...cup...cup.'' ucap Kendra lalu mengecup kening dan bibir Nisa sekilas. ''Ayo aku bantu kamu ke kamar mandi.'' kata Kendra.


Nisa yang memang sudah capek menurut saja saat Kendra menggendongnya...dirinya sudah tidak perduli lagi pada tubuh mereka berdua yang sama-sama tanpa sehelai benang pun.


*****


''Mas mau kemana?'' tanya Nisa saat Kendra hendak melangkah.


''Mau ke dapur.'' jawab Kendra. ''Mau aku ambilkan sesuatu sayang?'' tanya Kendra.


Cie sudah sering panggil-panggil sayang saja nih babang Kendra....hehehe.


''Boleh tolong ambilin air mineral mas...aku haus.'' kata Nisa.

__ADS_1


''Iya.'' kata Kendra.


Sambil menunggu Kendra...Nisa berusaha meregangkan otot-otot di tubuhnya yang terasa sangat pegal...rasanya remuk semua badannya.


Cklek


Kendra masuk membawa sebuah nampan di tangannya lalu di letakkannya di atas meja.


''Satu gelas susu hangat untukmu sayang.'' kata Kendra menyodorkan satu gelas minuman pada Nisa.


''Aku kan tadi mintanya air mineral mas.'' kata Nisa.


Glek...glek...glek...


Dalam beberapa kali teguk saja satu gelas susu sudah tandas tak tersisa.


''Pinter.'' kata Kendra sambil menerima gelas dari Nisa sedangkan tangan satunya dia pakai untuk mengelus puncak kepala Nisa. ''Air mineralnya?'' tanya Kendra setelah kembali ke dekat dirinya meletakkan nampan.


''Nanti saja mas.'' jawab Nisa. ''Mas mau kemana?'' tanyanya saat melihat Kendra malah pergi ke arah lain bukan ke arah ranjang mereka.

__ADS_1


''Aku mau ambil laptop...karena ada beberapa pekerjaan yang harus aku periksa.'' jawab Kendra. ''Kamu tidur duluan saja.'' sambungnya.


Begitu Kendra keluar, Nisa memutuskan untuk pergi kekamar mandi menggosok giginya lali meminum air mineralnya.


*****


Sudah hampir satu jam Kendra sibuk dengan pekerjaannya, sedangkan Nisa malah sebentar-sebentar membolak balikkan tubuhnya karena gak bisa tidur padahal rasanya dirinya sudah sangat lelah dan ngantuk tapi entah kenapa matanya enggan sekali untuk terpejam dan semua itu tak luput dari penglihatan Kendra tanpa sepengetahuan Nisa.


Kendra yang tau kegelisahan Nisa memutuskan untuk menutup laptop dan mengakhiri segala pekerjaannya.


''Kenapa hem?'' tanya Kendra yang sudah berada di samping Nisa.


''Enggak apa-apa kok mas.'' jawab Nisa dan Kendra hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya lalu merengkuh tubuh Nisa kedalam pelukannya.


''Eh.'' kaget Nisa.


''Shuttt sudah tidur...sudah malam dan kamu pasti juga lelah.'' kata Kendra.


Nisa yang terlalu nyaman dalam pelukan Kendra langsung tidur terlelap...padahal baru beberapa menit Kendra memeluknya.

__ADS_1


''Apa susahnya sih bilang kalau mau di peluk.'' gumam Kendra yang pasti sudah tak dapat di dengar oleh Nisa. '' Aku gak tau apa yang bisa membuatku tertarik padamu...entah magnet apa hingga bisa membuatku tertarik sedekat ini denganmu.'' gumamnya lagi dengan senyum yang menghiasi bibirnya. ''Cup...selamat malam my wife.'' ucap Kendra setelah memberikan kecupan di puncak kepala Nisa. ''I love you.'' ucapnya lagi.


__ADS_2