Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 103


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Nisa sudah memakai baju dinas malamnya seperti yang di sarankan oleh sang mertua...ya walaupun dia juga masih memakai stelan jubah untuk menutupi semua asetnya.


Malu...malu banget rasanya namun berusaha di tepis semua rasa itu.


''Kok mas Kendra belum pulang ya...'' gumam Nisa yang sedari tadi sudah jalan bolak balik seperti setrikaan namun yang di tunggu belum juga menunjukkan batang hidungnya.


Karena sudah larut dan capek juga rasanya berjalan terus dari tadi, Nisa yang membaringkan tubuhnya di ranjang terlelap dalam dekapan selimut nan hangat.


Sedangkan yang di tunggu baru saja pulang saat jam sudah menunjukkan pukul setengah satu malam.


Kendra lembur di kamar Rio agar urusannya di Bali cepat selesai dan mereka bisa segera bertolak pulang.


Kendra memang tipe seorang yang workaholic atau pekerja keras...em mungkin lebih tepatnya gila kerja, apalagi di saat ini dirinya tidak dalam pantauan sang mommy, jadi dia merasa bebas mau pulang jam berapapun.


Dan sang asisten mungkin kalau bukan karena tunjangan serta gaji dan bonus yang sangat besar bahkan bisa di bilang tak main-main, terlebih lagi juga balas budi, mungkin lebih memilih hengkang dan bekerja di tempat lain yang bekerja hanya pada jam normal saja.


Kendra hanya menatap Nisa sekilas lalu bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya lalu menyusul tidur.


Gagal total untuk rencana hari ini bahkan malam berikutnya, karena Kendra melakukan hal yang sama.


Yang di jadwalkan di sana selama seminggu hanya menjadi lima hari saja karena sua pekerjaan sudah beres jadi hati ini saatnya mereka kembali pulang.

__ADS_1


*****


Begitu mengetahui sang mantu sudah pulang, Sifa langsung bertolak ke apartemen Kendra bersama Kania untuk mendengar cerita dari Nisa.


Tapi sebelumnya sang nyonya Wijaya itu terlebih dulu sudah memastikan kalau Nisa ada di apartemen dan Kendra sudah pergi ke kantornya.


Cklek


Setelah mendengar bel berbunyi dan mengetahui siapa yang datang, Nisa langsung saja membukakan pintu.


''Assalamualaikum.'' salam Sifa dan Kania bersamaan.


''Wa'alaikumsalam.'' balas Nisa. ''Apa ini mom?'' tanya Nisa saat Sifa menyodorkan beberapa plastik ke tangannya.


Isi kulkas yang di maksud Sifa di sini adalah beberapa lauk seperti daging, ikan juga ayam dan tak lupa juga beberapa sayuran segar.


Nisa membawa barang bawaan Sifa itu ke dapur dan kembali lagi sambil membawa nampan yang berisi minuman dan beberapa camilan untuk menemani mereka mengobrol.


''Jadi gimana?'' tanya Sifa to the poin karena sudah tak sabar mendengar cerita menantunya tentang keberhasilan misi mereka berdua.


''Gagal total mom.'' cicit Nisa.


''Loh kok bisa?'' tanya Sifa lagi.

__ADS_1


Nisa pun mulai menceritakan kejadian dua malam sebelum mereka pulang.


''Yah...'' keluh Sifa.


''Maaf ya mom.'' ucap Nisa yang merasa tak enak.


''Hei kenapa minta maaf...ini bukan salah kamu, karena kita juga gak tau bakal begini kejadiannya...ini di luar prediksi kita.'' kata Sifa.


''Bikin dia cemburu se cemburu- cemburunya.'' usul Kania.


''Wah ide bagus tuh dek.'' sahut Sifa. ''Gimana Nisa?'' tanya Sifa.


''Tapi Nisa takut mas Kendra marah mom, mami.'' ujar Nisa.


''Kamu harus berani nanggung resiko...ingat apapun yang kita lakukan semuanya itu ada resikonya karena ada hukum sebab akibat.'' sahut Kania.


''Bener banget.'' sahut Sifa.


''Ya sudah nanti Nisa bakal lakuin sesuai saran dari mami.'' kata Nisa.


''Mommy sangat yakin kalau ini pasti bakal berhasil.'' seru Sifa dengan semangatnya. ''Kadang suka greget sendiri ma tuh anak...dikasih enak kok malah sok jual mahal.'' sambungnya.


Setelah berbincang cukup lama akhirnya Sifa dan Kania pamit untuk pulang.

__ADS_1


''Sudah gak sabar nunggu hari senin dan ngelakuin rencana mommy sama mami.'' gumam Nisa. ''Tapi ngeri juga sih sebenarnya...takut mas Kendra marah.'' gumamnya lagi. ''Tapi ya sudahlah ini semuakan juga rencana mommy dan mami...mereka tak mungkin ingin menjerumuskan aku karena semua ini juga demi kelangsungan rumah tangga aku dan mas Kendra.'' lanjutnya lagi.


__ADS_2