
❤️ Happy Reading ❤️
Hari ini Nisa dan kedua baby boy sudah boleh pulang setelah satu minggu di rawat pasca Nisa sadar dari komanya.
Nisa dan baby boy di jemput oleh Kendra dan mommy Sifa sedangkan yang lain memang sengaja menunggu di rumah dan mempersiapkan segala kejutan untuk menyambut cucu pertama dan kedua seorang Kevin Wijaya.
''Sudah semuanya kak?'' tanya Sifa untuk memastikan.
''Sudah kayaknya mom.'' sahut Kendra sambil melihat ke sekeliling untuk memastikan semuanya.
Tok
Tok
Tok
''Masuk.'' sahut Kendra.
Cklek
''Bagaimana O?'' tanya Kendra.
''Semua administrasinya sudah beres pak bos, bahkan obat serta vitamin yang harus di konsumsi oleh bu' bos juga sudah saya tebus.'' jawab Rio. ''Jadi bu' bos dan bos kecil bisa langsung pulang.'' sambungnya lagi.
''Kami memang selalu bisa di andalkan O.'' puji Kendra.
''Terimakasih pak bos atas pujiannya.'' ucap Rio.
''Terimakasih asisten Rio.'' ucap Nisa.
__ADS_1
''Sama-sama bu' bos, dan ini memang sudah tugas saya.'' sahut Rio.
''Ya sudah yuk.'' ajak Sifa yang sudah membawa Kenzo dalam gendongannya.
''Sayang kamu duduk sini.'' titah Kendra yang sudah membawa kursi roda saat Nisa hendak turun dari tempat tidur.
''Aku bisa jalan mas.'' kata Nisa.
''Kamu pilih duduk di sini atau aku gendong?'' tanya Kendra dengan ancaman.
''Iya baiklah...terserah kamu saja.'' kata Nisa, mau melawan pun percuma yang ada dia bakal tambah malu nanti kalau Kendra beneran sampai menggendongnya.
''Ayo sini aku bantu.'' kata Kendra lagi yang langsung membantu Nisa turun dari tempat tidur.
Setelah membantu istrinya duduk di kursi roda, Kendra langsung membawa baby boy Kenzie yang tadi masih tidur di box ke pangkuan Nisa.
''Kita pulang boy.'' ucap Kendra penuh semangat dan mulai melangkah keluar sambil mendorong kursi roda Nisa.
Sepanjang perjalanan untung saja baby twins tidak rewel sehingga hal itu membuat ayah, ibu serta grandmom mereka tak panik.
''Akhirnya sampai juga di rumah...'' seru Nisa dengan wajah yang tampak ceria. ''Senangnya bisa kembali ke rumah...kemarin di rumah sakit benar-benar membuat nisa jenuh.'' sambungnya lagi yang membuat Kendra serta mommy Sifa tersenyum.
''Ayo turun sayang.'' kata Kendra yang ternyata sudah turun dan membukakan pintu untuk sang permaisuri hatinya.
''Terimakasih mas.'' ucap Nisa setelah turun.
Mereka bertiga berjalan menuju ke arah pintu utama, sedangkan Rio lebih memilih untuk undur diri.
Cklek
__ADS_1
''Selamat datang!''
''Hah...'' beo Nisa yang merasa di antara kaget, senang juga terharu sehingga membuatnya sampai tak bisa berkata-kata lagi.
''Assalamualaikum.'' ucap salam dari Sifa meskipun agak telat.
''Wa'alaikumsalam.''
''I...ini...'' cicit Nisa.
''Kami sengaja membuat pesta kecil-kecilan untuk menyambut kedatangan kakak dan tuan kecil ruang ini.'' kata Kirana.
Formasi lengkap...karena semua ada termasuk Charly beserta anak dan istrinya.
''Aduh mau sampai kapan kakak bengong di situ?'' celetuk Vira. ''Tidak inginkah untuk segera masuk?'' tanyanya lagi.
''Ah cucu aku...'' kata Kevin yang langsung mengambil alih Kenzo dari Nisa ke dalam gendongannya.
Baby twins hanya sebentar berada di sana karena Kendra langsung menyuruh untuk di bawa kekamar saja biar bisa istirahat.
''Mbak.'' panggil Kendra pada dua orang wanita yang terasa asing bagi Nisa.
''Kami tuan.'' sahut mereka.
''Kalian bawa Baby twins kekamar dan temani mereka juga.'' perintah Kendra.
''Eh tunggu mereka siapa mas?'' tanya k.bisa yang sudah merasa penasaran dari tadi.
''Oh ini Tina dan Siti, mereka adalah baby sitter untuk baby twins.'' jawab Kendra. ''Dan Tina ini adalah anak dari sus Mirna...baby sitter aku dulu.'' papar Kendra memberi tahu.
__ADS_1
''Tapi mas...'' kata Nisa.
''Shutt...aku tau kamu ingin ngomong apa, tapi kamu dengerin aku...aku cuma gak mau kalau kamu sampai lelah karena harus mereka berdua sayang'' potong Kendra. ''Dan kendali penuh masih ada di kamu, mereka cuma sekedar membantu aja.'' imbuhnya lagi dan di angguki oleh Nisa tanda setuju begitu mendengar penjelasan sang suami.