Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 27


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Sore ini setelah sibuk di rumah sakit, sesampainya di rumah Sifa kembali di sibukkan dengan urusan dapur.


Seperti biasa dia akan menyiapkan menu makan malam untuk seluruh anggota keluarganya apa lagi malam ini adalah malam yang spesial karena mereka akan makan makan malam dengan anak dan para calon menantu mereka.


''Sore mom...'' seru Kirana saat menghampiri sang mommy di dapur bersih yang sedang menyiapkan hidangan di bantu dengan beberapa art.


''Salamnya mana sayang...'' peringat Sifa.


''Hehehe...assalamualaikum mommyku sayang.'' kata Kirana.


''Wa'alaikumsalam putri cantik mommy.'' sahut Sifa.


''Lagi masak apa mom?'' tanya Kirana.


''Lagi bikin rendang ni.'' jawab Sifa.


''Wih enek banget mom.'' kata Kirana.


''Sekarang kamu ganti baju terus turun lagi ke sini buat bantuin mommy.'' perintah Sifa.


''Yah mommy...mommykan tau kalau aku agak bisa masak.'' protes Kirana.


''Makanya kamu harus mulai belajar dari sekarang.'' sahut Sifa. ''Masa sudah punya kekasih tapi tetep saja gak bisa masak...nanti kalau nikah gimana coba.'' ledeknya pada sang putri.


''Ya kan gampang mom, tinggal minta art masakin.'' jawabnya dengan enteng.


''Emangnya nanti yang jadi istri Reyhan itu kamu apa art...'' goda Sifa.


''Ya akulah mom masa art.'' serunya.


''Ya jadi seharusnya kamu yang melayaninya termasuk soal makanan bukan art.'' kata Sifa memberi tahu. ''Seperti mommy.'' imbuhnya.

__ADS_1


''Tapi...''kata Kirana.


''Gak ada tapi-tapi, pokonya kamu harus belajar masak.'' tegas Sifa. ''Ingat semua wanita anggota keluarga kita yang sudah menikah, semuanya bisa memasak.'' lanjutnya.


''Heh...'' kesalnya.


''Nanti selain kamu bisa belajar dari Oma atau mommy, kamu juga bisa tu ajak kak Nisa buat sering-sering ngajarin kamu masak dan sekalian ajak Vira juga buat belajar masak.'' kata Sifa.


''Oke, baiklah mom.'' jawab Kirana. ''Kalau gitu Kirana keatas dulu buat ganti baju.'' pamitnya sambil memulai melangkah kakinya.


''Eh sayang, Reyhan gimana?'' tanya Sifa.


''Iya dia bisa datang mom.'' seru Kirana yang surah keluar dari area dapur.


*****


''Assalamualaikum sayang.'' kata Kevin yang langsung mencium pipi kanan sang istri dari belakang setelah mengucapkan salam.


''Wa'alaikumsalam.'' sahut Sifa. ''Mas, malu tau.'' kata Sifa.


''Sudah biasa sayang.'' sahut Kevin dengan cuek lalu menyenderkan tubuhnya di sebelah sang istri dengan badan yang menghadap ke ratu hatinya.


''Khem...khem...''


''Romantis-romantisan aja terus...'' seru Kenan yang baru saja masuk ke dapur. ''Serasa dunia milik berdua...yang lainnya mah ngontrak.'' ledeknya.


''Nah itu tau...'' timpal Kevin. yang membuat Kenan mencebikkan bibirnya.


''Orang itu kalau datang ucap salam dulu...'' kata Sifa.


''Eh iya.'' kata Kenan. ''Assalamualaikum.'' salamnya.


''Wa'alaikumsalam.''

__ADS_1


''Isshh ngapain nih pada ngumpul di dapur?'' tanya Kirana yang baru saja turun.


''Ya suka-suka kita lah.'' sahut Kenan sekenanya. ''Lah kamu ngapain ke sini?'' tanya Kenan pada saudari kembarnya itu.


''Aku mau bantuin mommy.'' sahut Kirana.


''Halah sok-sokan mau bantuin...palingan juga cuma bisa ngerecokin mommy.'' ledeknya.


''Mom...'' seru Kirana meminta pembelaan dari sang mommy.


''Kirana mau belajar masak Nan.'' sahut Sifa memberi tahu.


''What! ''seru Kenan. ''Gak salah...gak sedang sakitkan kamu? atau tadi gak kebenturkan kepala kamu?'' berondong Kenan dengan punggung tangannya yang sudah menempel di dahi Kirana untuk mengecek suhu sang kembaran.


''Apaan sih.'' kata Kirana sambil menghentakkan tangan Kenan yang ada di dahinya.


''Kirana memang harus belajar masak, karena dia sudah memiliki kekasih.'' kata Sifa. ''Dan ini berlaku juga untuk Vira.'' sambungnya lagi.


''Ini maksudnya gimana mom?'' tanya Kenan. ''Kok jadi bawa-bawa Vira.'' imbuhnya.


''Iya mommy sudah berbincang dengan tante Luna dan dia juga sudah mulai menerapkan ke Vira buat belajar memasak saat tau dia berpacaran denganmu.'' kata Sifa memberi tahu.


''Terus bagaimana dengan calon istri kak Kendra?'' tanya Kenan. ''Kan gak adil kalau cuma Kirana dan Vira saja yang di suruh belajar memasak.'' protesnya.


''Oh kalau itu kamu tenang saja Nan, dan gak perlu kamu pikirkan...karena kak Nisa itu sudah jago memasak dan membuat kue.'' jawab Sifa. ''Jadi dia kapan-kapan bisa ngajari Kirana sana Vira sekaligus hitung-hitung agar kalian bisa lebih akrab.'' sambungnya lagi.


''Bukan ide yang buruk.'' sahut Kevin.


''Sekarang lebih baik daddy sama Kenan ke atas dulu buat bersih-bersih, karena mommy sama Kirana mau lanjut masak.'' titah Sifa.


''Iya mom.'' jawab Kenan.


''Baiklah mommy sayang.'' jawab Kevin lalu mencuri satu kecupan di pipi sang istri.

__ADS_1


''Ihhh daddy.'' pekik Kirana.


__ADS_2