
❤️ Happy Reading ❤️
''Apa mas Kendra cemburu?'' tanya Nisa. ''Ayo mas jawab...jawab iya kalau kamu cemburu.'' lanjut Nisa dalam hati sangat berharap.
''Entahlah...yang jelas aku sangat gak suka...aku marah, emosiku seperti tak terkendali.'' kata Kendra. ''Kalau itu bisa di katakan rasa cemburu...ya berarti aku memang cemburu.'' sambungnya.
''Aku seneng mas Kendra cemburu.'' kata Nisa yang membuat Kendra mengernyitkan dahinya. ''Iya bener.'' katanya lagi setelah melihat respon Kendra. ''Karena itu artinya mas Kendra sudah mulai ada rasa cinta...rasa sayang sama aku...dan itu artinya juga bahwa cintaku tak bertepuk sebelah tangan.'' sambungnya. ''I love you mas Kendra.'' ucap Nisa lalu memberanikan diri mencium sekilas bibir Kendra.
''Kalau bilang cinta yang bener dong.'' goda Kendra.
''Hah...maksudnya?'' tanya Nisa yang memang gak ngerti dengan maksud perkataan Kendra.
''Sini.'' kata Kendra. ''Lebih dekat.'' katanya lagi.
''Emmmpp...'' Kendra langsung menyambar bibir Nisa begitu wajah Nisa sudah semakin dekat, dan jangan lupakan tangan Kendra yang sudah menekan tekuk Nisa untuk memperdalam pergulatan bibir mereka.
''Ini baru benar.'' kata Kendra setelah melepasnya karena mereka berdua sama-sama hampir kehabisan nafas. ''Sepertinya ini akan menjadi salah satu canduku selain dua yang lainnya.'' kata Kendra dengan napas yang masih tersengal dan dahi yang di satukan bahkan hidung pun bersentuhan.
''Mak...maksudnya?'' tanya Nisa.
__ADS_1
''Ini.'' kata Kendra dengan tangan yang sudah meremas salah satu dari dua benda kenyal yang menantang sehingga membuat Nisa mendesis. '' Dan ini.'' kata Kendra dan lagi-lagi dengan tangan yang sudah berpindah ke inti tubuh Nisa dan mengusapnya lembut sehingga membuat Nisa sedikit mengeluarkan suara lucnutnya. ''Jangan menggodaku dengan suaramu itu sayang...atau aku akan menerkammu kembali.'' kata Kendra. ''Auww.'' pekik Kendra yang perutnya sudah di cubit oleh Nisa.
''Mesum.'' cibir Nisa.
''Halah tapi kamu juga sukakan.'' goda Kendra lagi. ''Buktinya kamu tak henti-hentinya mendes...'' kata Kendra.
''Ish mas Kendra.'' potong Nisa yang malu sendiri dengan omongan Kendra.
''Mulai besok, aku yang antar kamu ke sekolah baru pulangnya di jemput supir.'' kata Kendra. ''Kalau sudah selesai langsung pulang atau kalau mau kemana-mana minta ijin dulu sama aku.'' sambungnya.
''Cih posesif.'' cibir Nisa.
''Aku cuma gak mau kalau miliku di sentuh atau bahkan di miliki oleh orang lain.'' bantah Kendra.
''Pinter.'' kata Kendra kemudian mengacak-acak rambut yang ada di puncak kepala Nisa.
''Mas ih jadi acak-acakan kan rambut Nisa.'' kata Nisa sambil mengerucutkan bibirnya.
''Biasa aja tuh bibir...apa minta di cium.'' canda Kendra.
__ADS_1
*****
Sedangkan di rumah utama keluarga Wijaya ada Kevin dan Sifa yang sedang berbincang di kamar mereka setelah Kevin mendapatkan laporan terkini dari salah satu anak buahnya.
''Kamu dan Kania gak perlu menjalankan rencana kalian untuk Nisa juga Kendra.'' kata Kevin yang baru ikut duduk bergabung bersama Sifa di sofa yang ada di kamar mereka.
''Loh kenapa dad?'' tanya Sifa.
''Karena sebelum kalian menjalankan rencana itu Kendra dan Nisa...'' kata Kevin lalu menceritakan apa yang telah di sampaikan oleh anak buahnya pada Sifa.
''Berarti mereka berdua itu benar-benar berjodoh dad.'' akta Sifa. ''Buktinya semesta saja ikut mendukung penyatuan mereka.'' sambungnya lagi dengan girang. ''Ouh senengnya...cucuku pasti akan segera on the way.'' imbuhnya lagi.
''Jangan seneng dulu mom...iya kalau langsung jadi lah kalau enggak...'' kata Kevin.
''Ya gak apa-apa dad, aku juga gak nuntut kok mereka cepet punya momongan tapi kan berharap boleh dad.'' kata Sifa.
*****
Maaf kakak...yang dapat GA tolong inbox kembali di akun FB aku ''Ennita Diana'' ya...kecuali kak Nina sudah aku save nomor ponselnya... terimakasih 🙏🙏😊
__ADS_1
Dan untuk readers yang lainnya tolong terus dukung ya...tinggalkan jejak like, komen, gift juga vote serta rate bintang 5 biar aku tambah semangat nulisnya, karena jujur aku lagi down banget sebab novel ini levelnya anjlok dari level 7 ke level 4 bener-bener gak bikin semangat.
Terimakasih 🙏🙏😊