Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 28


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Tolong hubungi Kendra dad.'' pinta Sifa. ''Bilang jangan lupa nanti jemput Nisa di panti.'' katanya lagi sebelum masuk ke kamar mandi untuk bersih-bersih.


''Iya sayang.'' jawab Kevin lalu menghubungi sang putra.


Tiga puluh menit berlalu...akhirnya Sifa selesai dengan ritual mandi dan berganti pakaiannya.


''Bagaimana dad? apa katanya?'' tanya Sifa beruntun saat mendudukkan bokongnya di sebelah sang suami yang sedang mengecek pekerjaannya melalui laptop yang berlogo buah apel yang sudah tak utuh itu.


''Iya dia gak lupa, nanti bakal di jemput.'' jawab Kevin.


''Memangnya sekarang tu anak masih dimana dad?'' tanya Sifa lagi.


''Seperti biasa...masih di ruangan kerjanya.'' jawab Kevin apa adanya.


''Lama-lama tak ambilin cuti paksa juga tu anak, kalau di pikirannya cuma kerja...kerja...dan kerja terus.'' gerutu Sifa.


''Sudahlah mom...jangan marah-marah terus, nanti bisa-bisa kena darah tinggi loh.'' kata Kevin.


''Astaghfirullah daddy kok nyumpahin mommy kayak gitu.'' marah Sifa.


''Eh enggak sayang, aku gak nyumpahin kok.'' bantah Kevin.


''Ingat ya dad...ucapan itu sebuah do'a.'' kata Sifa dengan kesal.


''Iya...iya daddy minta maaf mom.'' ucap Kevin.


''Jangan di ulangi lagi dad.'' peringat Sifa.


''Iya mommy sayang.'' kata Kevin.


Niat hati ingin membuat sang istri agar tak marah-marah terus, eh malah dia yang kena marah akibat salah ngomong...dasar apes...apes.


*****

__ADS_1


''Mau kemana Nan?'' tegur Sifa saat baru turun melihat sang putra keduanya hendak melenggang pergi.


''Eh ini mom, mau jemput Vira.'' jawab Kenan.


''Gak nunggu habis sholat magrib sekalian?'' tanya Sifa lagi.


''Enggak mom, takutnya kemalaman.'' sahut Kenan.


''Takut kok kemalaman...takut itu sama Allah SWT.'' celetuk Sifa yang membuat Kenan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


'''Ya sudah sana berangkat.'' kata Kevin.


''Kalau gitu kenan pamit dulu mom, dad.'' pamit Kenan. ''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Jangan ngebut-ngebut.'' seru Sifa saat sang putra sudah melangkah. ''Dan juga jangan lupa sholat magrib.'' serunya lagi.


''Iya mom.'' jawab Kenan tak kalah berseru.


Sedangkan di tempat lain ada Kendra yang sedang melajukan kendaraannya menuju ke panti, tapi sebelum sampai sana...dia terlebih dahulu mampir ke sebuah masjid yang di lewatinya untuk menunaikan ibadah sholat magrib.


Sifa dan Kevin selalu menekankan kepada anak-anaknya untuk tidak melupakan sholat lima waktu.


Karena sholat adalah pondasi agama kita dan dengan sholat pikiran bisa jadi jernih dan tenang serta amarah pun bisa hilang.


Ting Tong


Ting Tong


Cklek


''Assalamualaikum bu'.'' sapa Kendra sambil menyalami perempuan paruh baya yang membukakan pintu untuknya.


''Wa'alaikumsalam.'' sahutnya. ''Silahkan masuk nak Kendra.'' kata ibu Farida lagi.

__ADS_1


''Terimakasih bu'.'' jawab Kendra dengan sopan.


''Mau jemput Nisa kan?'' tanya ibu Farida lagi.


''Iya benar bu'.'' jawab Kendra.


''Sebentar ibu panggilkan.'' kata ibu Farida. '' Nak Kendra bisa duduk dulu.'' katanya lagi dan di angguki oleh Kendra.


Setelah mengunggu sejenak, akhirnya Nisa muncul juga bersama ibu Farida.


Kendra sempat terpana melihat penampilan Nisa malam ini, cukup simpel, sederhana, namun menawan, apalagi di tambah dengan make up natural yang Nisa poleskan di wajahnya.


''Assalamualaikum.'' ucap salam dari Nisa namun sama sekali tak direspon oleh Kendra.


''Khem...'' dehem Nisa yang dibuat sedikit keras.


''Eh iya.'' refleks Kendra begitu sadar dari keterpesonaannya.


''Assalamualaikum.'' ulang Nisa lagi mengucapkan salam.


''Wa'alaikumsalam.'' sahut Kendra. ''Bisa kita berangkat sekarang?'' tanya Kendra dan di angguki oleh Nisa.


''Bu' kalau begitu saya minta ijin buat bawa Nisa.'' kata Kendra pada ibu Farida.


''Iya nak Kendra...hati-hati.'' pesan ibu Farida dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Kendra.


''Nisa pergi dulu ya bu'...'' pamit Nisa.


''Iya...salam buat ibu Sifa dan keluarga.'' kata ibu Farida.


''Iya bu'.'' jawab Nisa.


''Assalamualaikum.'' salam dari Nisa Dan Kendra berbarengan setelah menyalami tangan ibu Farida.


''Wa'alaikumsalam.'' jawab ibu Farida.

__ADS_1


__ADS_2