Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 108


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Malam ini Kendra dan Nisa makan malam dengan suasana yang sangat berbeda...lebih hangat setelah pergulatan panas mereka setengah hari tadi.


''Kamu langsung tidur saja, aku masih ada pekerjaan.'' kata Kendra yang hendak bangun dari duduknya.


'''Hem.'' sahut Nisa.


Nisa menuruti kata Kendra tapi setelah sampai di dalam kamar malah dirinya gak bisa tidur dan karena bosen sudah hampir satu jam membolak balikan badannya di kasur yang ada di dalam kamar akhirnya Nisa memutuskan untuk keluar dan menonton televisi di luar.


Tapi sebelum menyetel televisi, Nisa terlebih dulu melipir ke ruang kerja Kendra.


Tok


Tok


Tok


''Masuk.'' seru Kendra.


Cklek


''Ada apa?'' tanya Kendra pada Nisa yang baru masuk.


''Mas mau aku bikinin sesuatu? kopi, teh atau susu hangat mungkin...'' tawar Nisa.


''Kok belum tidur?'' tanya Kendra yang bukannya menjawab pertanyaan dari Nisa malah balik melontarkan sebuah pertanyaan. ''Akukan sudah menyuruhmu untuk tidur duluan.'' sambungnya namun yang di tanya hanya nyengir kuda. ''Sini.'' panggil Kendra.


Nisa pun langsung berjalan ke arah sang suami.


''Sini.'' kata Kendra lagi begitu Nisa berdiri tepat di sebrang mejanya.


Mau tak mau Nisa pun berjalan kembali dan berhenti tepat di samping Kendra.

__ADS_1


Kendra pun langsung memutar kursinya menjadi menghadap ke arah Nisa.


Secepat kilat Kendra menarik tangan Nisa dan mendudukkan wanita itu di pangkuannya.


Cletak


''Auw...'' beo Nisa. ''Mas...sakit.'' pekiknya sambil mengelus kening yang di sentil oleh Kendra.


Cup


''Bandel ya...'' kata Kendra setelah mencium kening yang di sentilannya tadi. ''Di suruh tidur malah...'' sambungnya.


''Aku gak bisa tidur jadi karena bosen di kamar aku mutusin mau nonton televisi dan mau bikin minum, makanya aku nawarin mas mau di bikinin minum apa.'' papar Nisa.


''Aku masih ada pekerjaan yang belum selesai karena aku tinggal pulang tadi siang.'' kata Kendra.


''Ya sudah mas Kendra selesain aja, aku bikinin minum dulu.'' kata Nisa. ''Mau di bikinin apa?'' tanyanya kembali.


''Susu hangat saja.'' jawab Kendra.


''Cup...terimakasih.'' ucap Kendra setelah mengecup sekilas bibir Nisa.


''Sama-sama.'' balas Nisa.


*****


''Sudah selesai mas?'' tanya Nisa saat Kendra sudah berdiri di dekatnya menonton televisi.


''Hem.'' sahut Kendra. ''Ayo tidur, ini sudah malam.'' kata Kendra.


Mereka berdua langsung masuk ke dalam kamar, tapi sebelum merebahkan tubuhnya di ranjang nan empuk, mereka berdua terlebih dahulu mengganti pakaian serta menggosok gigi dan bersih-bersih.


Seperti kebiasaan Kendra...dirinya hanya memakai celana kolor pendek di atas lutut serta kaos oblong tipis berlengan pendek.

__ADS_1


Sedangkan Nisa, karena hubungan mereka sudah membaik bahkan langsung berkembang dengan pesat...dirinya lebih memilih baju tidur berbahan satin dengan tali kecil di pundaknya, o iya meskipun tak berbahan yang menerawang tapi panjang gaun tidur itu berada di atas lutut.


Tak lupa pula dirinya sudah tak memakai pelindung dua bukit kembarnya seperti biasa, karena menurut kesehatan memang tak bagus kalau tidur memakai benda itu.


Kendra yang sudah lebih dulu duduk berselonjor di atas tempat tidur sambil sibuk memandang ponselnya, menjadi mengalihkan pandangannya ketika Nisa berjalan kearah ranjang.


Glek


Kendra yang melihat Nisa membuka jubahnya saat sudah naik ketempat tidur membuatnya begitu susah payah menelan ludah karena melihat pemandangan yang wow di hadapannya.


''Apa kamu sedang menggodaku hem?'' tanya Kendra.


''Mak...maksud mas Kendra apa?'' tanya Nisa.


''Itu.'' jawab Kendra sambil memainkan alisnya dengan naik turun.


''Enggak.'' sahut Nisa.


''Say...'' kata Kendra.


''Aku masih capek mas.'' potong Nisa karena belum terbiasa dengan aktivitas baru mereka.


''Baiklah-baiklah, tapi minta sesuatu boleh?'' tanya Kendra.


''Iya, apa?'' tanya Nisa.


''Mau ****.'' jawab Kendra.


''Lah tadikan sudah aku bikinin mas.'' kata Nisa.


''Bukan yang itu tapi yang lain.'' sahut Kendra.


''Ya sudah mau aku buatin yang rasa apa...vanila atau coklat lagi.'' tawar Nisa.

__ADS_1


''Ish.'' desis Kendra yang langsung menyambar tubuh Nisa. ''Mau **** yang ini.'' katanya sambil meremas salah satu dari dua benda itu sehingga membuat Nisa kaget dan mend****.


__ADS_2