
❤️ Happy Reading ❤️
''Selamat pagi semua.'' sapa Kendra yang baru turun dari kamarnya bersama dengan Nisa.
''Selamat pagi.'' sahut semua.
Kini formasi sudah lengkap kembali karena Reyhan dan Vira juga sudah ada disana serta tak lupa juga ada ayah Harun dan ibu Dewi yang juga datang.
Mereka akan melewati hari Minggu dengan seharian bersama.
Yang jelas moment seperti ini sangatlah penting, karena dengan begini akan saling meningkatkan keakraban antar sesama keluarga...jangan hanya karena banyaknya kesibukan sehingga membuat hubungan mereka menjadi renggang atau berjarak.
Kualitas lebih baik dari pada kuantitas menurut keluarga Kevin. Ya buat apa bertemu setiap hari namun tak melakukan apapun...tak bisa ngobrol santai atau melakukan apa-apa bersama, lebih baik sesekali namun begitu berkesan dan penuh keakraban...intinya quality time itu sangat penting.
''Mau apa kita hari ini?'' tanya Kirana membuka pembicaraan setelah mereka selesai sarapan.
''Ngobrol di teras belakang saja yuk...sepertinya lebih enak kalau berbincang di sana.'' kata Kenan.
Kali ini para orangtua lebih memilih duduk di teras di temani oleh Kevin dan Sifa. Sementara Kendra, Kenan juga Reyhan beserta pasangan mereka sudah duduk di gazebo.
''Bikin sesuatu yuk kak...'' ajak Kirana.
''Iya bener, ayok kak...kita pengen belajar sama kakak.'' sahut Vira.
Nisa menatap Kendra sejenak untuk meminta persetujuan...dan Kendra yang mengerti akan maksud sang istri pun langsung menganggukkan kepalanya.
''Cie gitu aja harus minta ijin kak.'' goda Kirana yang melihat interaksi antara sang kakak dan kakak iparnya.
''Iya nih kayak mau kemana aja kak...padahal kan cuma ke dapur.'' timpal Vira.
__ADS_1
''Ish sirik aja.'' kata Kendra .
''Seorang wanita yang sudah menikah memang harus meminta ijin pada suaminya...atau memberi tahu suaminya tentang apapun yang akan dia kerjakan.'' kata Nisa.
''Tuh dengerin.'' kata Kenan.
''Apaan sih Nan, kitakan belum menikah.'' sahut Vira.
''Kode tuh kak...kode.'' kata Kirana.
''Memang iya tapi kan apa salahnya untuk belajar.'' kata Kenan.
''Setuju...belajar jadi istri yang baik.'' timpal Reyhan.
''Kok jadi ikut-ikutan.'' kata Kirana pada kekasihnya itu.
''Khem.'' dehem Nisa untuk mengalihkan atensi mereka semua. ''Jadi gak?'' tanyanya.
''Ya sudah ayo.'' ajak Nisa.
*****
''Loh kalian mau kemana?'' tanya Sifa saat menantu, calon menantu juga putrinya berjalan ke arah dalam rumah.
''Mau bikin sesuatu mom di dapur.'' jawab Nisa.
''O ya sudah sekalian ajarin tuh anak dua masak Nis.'' kata Sifa.
''Iya mom.'' jawab Nisa sedangkan Vira dan Kirana hanya diam saja tanpa menyahut.
__ADS_1
Begitu sampai di dapur sedikit bingung mau buat apa, karena belum terpikirkan sama sekali.
Setelah beberapa saat melihat isi kulkas serta di lemari akhirnya Nisa memutuskan untuk membuat beberapa.
Pertama yang di buatnya adalah kue manja.
Setelah itu Nisa membuat kue pastel dengan isian sayuran seperti wortel dan teman-temannya.
Tak lupa pula Nisa membuat es jeruk peras untuk minumnya.
Tak hanya itu, bisa juga membuat black forest dessert box dan di letakkannya di kulkas untuk camilan mereka siang nanti.
''Kak pengen...'' kata Kirana dengan air liur yang hampir menetes melihat dessert box yang kakak iparnya bikin.
''Kalau mau makan aja Na.'' kata Nisa. ''Tapi akan lebih enak lagi nanti kalau sudah dingin.'' sambungnya.
''Jadi gak sabar nunggu nanti siang.'' kata Kirana yang membuat Nisa dan Vira tersenyum.
''Sudah yuk bantuin bawa.'' kata Nisa mengintruksi.
''Baik kak.'' jawab Kirana juga Vira.
__ADS_1
Kirana membawa dua piring kue manja, sedangkan Vira membawa dua piring kue pastel dan Nisa membawa nampan yang berisi beberapa gelas minuman yang di bantu dengan tiga art yang membawa seperti yang ketiga nona muda itu bawa.