
❤️ Happy Reading ❤️
Sifa benar-benar merealisasikan rencananya, terbukti pada hari ini sudah banyak sekali barang yang di pesannya dan di datangkan langsung dari mall milik keluarga.
Walaupun mall milik sendiri, tapi tetap bayar ya...meskipun keuntungan dari usaha tersebut setiap bulannya akan masuk juga ke rekening mereka.
Yang di pesan mommy Sifa mulai dari sembako, yaitu beras, minyak, susu, telur, sarden kaleng, lalu gula putih dan biskuit juga peralatan sekolah mulai dari tas dan perlengkapan lainnya.
Kali ini seluruh anggota di minta untuk hadir dan membantunya.
Rencananya nanti masing-masing orang akan di beri satu paper bag dengan isi sembako serta amplop yang tentunya berisi cuan tentunya.
Dan untuk kebutuhan panti pun sudah di persiapkan oleh Sifa bahkan ada buah-buahan juga yang rencananya nanti sore akan di antarkan langsung oleh Sifa juga Kendra.
''Banyak banget mom?'' tanya Nisa saat seluruh ruang keluarga sudah dipenuhi dengan segala belanjaan.
''Iya nanti akan kita bagikan di kampung sebelum komplek juga di jalan.'' jawab Sifa.
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Wow kakak mau buka toko di rumah?'' tanya Kania saat baru masuk ke ruang keluarga.
__ADS_1
''Ngawur.'' sahut Sifa.
''Lah terus ini?'' tunjuknya pada semua barang.
''Eith tunggu-tunggu kamu tadi nyuruh kita semua kesini ada apa Fa?'' tanya Nia.
''Ini kak, aku mau minta tolong buat bantuin ngepakin barang-barang ini.'' jawab Sifa Lalau memberikan contoh.
''Dalam rangka apa nih?'' tanya Arman.
''Cuma mengungkapkan rasa syukur aja sih kak karena Nisa hamil dan kandungannya sehat.'' jawab Sifa. ''Dan satu lagi... ternyata anaknya kembar.'' serunya.
''Wah selamat ya Fa.'' ucap Arman. ''Selamat ya Nis.'' ucapnya pada Nisa.
''Baiklah, ayo kita mulai sekarang.'' kata Putri.
Mereka yang juga di bantu para art mulai mengemas barang-barang tersebut, sedangkan yang khusus untuk panti asuhan sendiri sudah di pisahkan oleh Sifa.
''Kalian juga inget-inget ada gak orang yang membutuhkan di lingkungan kalian, nanti sekalian kalian bawain dan juga untuk para art kalian di rumah.'' kata Sifa.
''Iya itu mah gampang.'' sahut Kania.
''Jangan asal gampang-gampang aja...nanti lupa.'' peringat Sifa. ''Langsung inget-inget ada berapa orang yang mau kalau kasih dan langsung sisihin.'' kata Sifa lagi.
__ADS_1
''Aku bantuin ya mom.'' kata Nisa.
''No...no...no...kamu duduk aja.'' sahut Sifa.
Akhirnya semua kelar sebelum sore, jadi mereka semua langsung berpamitan pulang karena membawa beberapa bingkisan yang akan di bagikan juga.
''Kak.'' panggil Sifa saat Kendra yang baru pulang dari kantor hendak melangkah naik ke kamarnya.
''Iya mom.'' sahut Kendra.
''Kamu mandi dan istirahat sebentar terus nanti ikut mommy ke panti buat anterin sesuatu.'' kata Sifa memberi tahu.
''Iya mom, Kendra ke atas dulu.'' sahutnya.
*****
''Mana barang yang mau di bawa mom?'' tanah Kendra saat mereka akan berangkat.
''Ada di mobil belakang.'' jawab Sifa. ''Gak bakal muat soalnya kalau di taruh satu mobil sama kita.'' sambungnya lagi. ''Nisa mana kak? kok gak ikut turun sama kamu?'' tanya Sifa.
''Lagi duduk selonjoran di kamar mom.'' jawab Kendra. ''Mommy tau sendiri sekarang Nisa gampang banget lelah.'' sambungnya.
''Efek dari kehamilannya kak.'' sahut Sifa.
__ADS_1