
❤️ Happy Reading ❤️
''Ck.'' decak Kendra saat melihat si pelaku yang sudah berdiri membelakanginya.
Mendengar decakan sang kakak membuat Kirana kembali membalikan badannya, karena dirinya yakin bahwa sang kakak pasti sudah selesai dengan segala aktivitasnya tadi...yang membuat jiwanya meronta-ronta.
''Dasar nasib orang yang baru mau nikah...malah lihat kemesraan yang sudah halal.'' gumamnya dalam hati.
''Ada apa?'' tanya Kendra dengan ketus.
''Hehehe...mau manggil kakak dan kakak ipar buat sarapan bareng.'' sahut Kirana.
''Bisa gak lain kali kalau mau masuk kamar orang itu ketuk pintu dulu.'' omel Kendra. ''Gak main nyelonong aja.'' sambungnya yang masih dengan rasa kesal di dalamnya. ''Apa lagi ini kamar orang yang sudah menikah.'' tekannya lagi.
''Ya habisnya siapa suruh pintu kamar gak di tutup rapat.'' kilah Kirana membela diri. ''Lagian siapa juga yang suruh mesra-mesraan tanpa mengunci pintu.'' sambungnya lagi.
Saat kedua kakak adik itu berdebat...jangan lupakan Nisa yang pipinya sudah merah padam akibat merasa malu karena ketahuan oleh sang adik ipar sedang berc***u dengan sang suami.
__ADS_1
''Mau ngajak sarapan kan?'' tanya Kendra. ''Ya sudah ayo keluar.'' imbuhnya lagi dengan rasa tak berdosanya langsung meraih tangan sang istri untuk di gandengnya dan berjalan keluar melewati Kirana begitu saja.
''Aish.'' desis Kirana. ''Nyebelin.'' imbuhnya lagi sembari mengerutu saat berjalan mengekor di belakang kakak dan kakak iparnya.
Terkadang Kirana dan Kenan di buat merasa sangat iri bila melihat kemesraan oma serta opanya, belum lagi mommy dan daddynya yang juga mempunyai tingkat kemesraan yang tinggi...eh setelah kedua pasangan romantis itu malah ada next pasangan baru yang juga tak kalah bucin, yaitu kakak dan kakak iparnya.
Tapi Kenan dan Kirana juga tak menampik bila mereka juga ingin menjadi seperti itu dengan pasangan mereka masing-masing nantinya.
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
*****
''Maaf ya mom...Nisa gak bantu bikin sarapan.'' ucap Nisa.
''Gak apa-apa sayang, lagian kamukan juga batu sembuh.'' jawab mommy Sifa. ''Mommy bisa di marahin suami kamu nanti kalau sampai membiarkan istinya yang baru sembuh kecapekan.'' imbuhnya lagi sambil melirik kearah sang putra.
__ADS_1
''Jangan merasa bersalah serta mikirin tentang memasak, yang perlu kamu perhatikan sekarang yaitu kesehatan kamu dulu.'' sahut daddy Kevin.
''Bener kata daddy.'' sahut mommy Sifa. ''Kalau urusan dapur...masih aman...masih bisa mommy handle sayang.'' sambungnya lagi. ''Lagian juga ada para art yang bantu mommy kok.'' imbuhnya lagi.
''Hari ini, kami mau pergi buat cek di hotel.'' kata mommy Sifa lagi memberi tahu. ''Kamu kami tinggal gak apa-apa kan sayang?'' tanyanya.
''Gak apa-apa kok mom.'' jawab Nisa.
''Bukannya kami gak mau mengajak kamu, tapi kami cuma gak mau kalau sampai kamu kelelahan sayang.'' sambung mommy Sifa.
''Iya Nisa tau kok mom.'' sahut Nisa.
''Tenang sayang...oma sama opa juga gak ikut kok.'' timpal Oma Iren. ''Dari pada ikut bikin capek...mendingan di rumah main sama si kembar.'' imbuhnya lagi.
''Aku juga gak ikut kok sayang.'' sahut Kendra.
''Ya sudah kalau begitu, kamu mau berangkat dulu ya...'' pamit mommy Sifa mewakili yang lainnya.
__ADS_1
''Iya mom, hati-hati.'' sahut Nisa.