
❤️ Happy Reading ❤️
''Wah ini dia yang kita tunggu-tunggu dari tadi.'' seru Kenan saat melihat kakak dan kakak iparnya yang baru keluar dari kamar.
''Kok jadi ada kalian juga? kapan datangnya?'' tanya Kendra dengan wajah yang biasa saja tapi kalau Nisa jangan di tanya...pastinya malu.
''Kita baru sampai kak.'' jawab Reyhan.
Nisa berjalan menghampiri Kevin dan Sifa lalu menyalaminya secara takzim.
''Maaf ya mom, dad...Nisa gak tau kalau mommy, daddy dan lainnya datang.'' ucap Nisa.
''Gak apa-apa kok sayang...mommy ngerti kamu pasti lelah.'' sahut Sifa.
''Santai saja...kami dulu juga pernah muda kok.'' timpal Kevin yang membuat sang menantu semakin salah tingkah. ''Sudah waktunya sholat magrib...kita sholat dulu baru nanti berbincang lagi.'' kata Kevin lagi begitu mendengar suara adzan berkumandang di ponselnya.
Mereka semua melakukan ibadah sholat magrib berjamaah untuk pertama kalinya di apartemen milik Kendra.
*****
''Mommy yang siapin ini semua?'' tanya Nisa yang tambah tak enak hati pada ibu mertuanya itu begitu melihat berbagai hidangan tersaji di meja makan.
''Tadi mommy bawa dari rumah jadi sampai sini tinggal manasin aja.'' kata Sifa. ''Kalau makan di meja makan gak mungkin deh ini...'' kata Sifa lagi karena meja makan di sana hanya meja makan dengan kursi empat.
__ADS_1
''Nisa panggilin mas Kendra dulu ya mom, biar nyiapin tempat buat makan malam.'' kata Nisa dan di angguki oleh Sifa pertanda setuju.
''Ada apa sayang?'' tanya Kendra yang tiba-tiba saja sudah muncul di sana sebelum di panggil.
''Ini tolong kamu bantu siapin tepat buat makan malam.'' sahut Sifa.
''Iya mas, lesehan saja biar bisa makan di satu tempat.'' timpal Nisa.
Kendra kemudian mengambil karpet dari dalam gudang dan langsung menggelarnya di lantai.
Setelah Kendra selesai mommy Sifa yang di bantu oleh Nisa serta Kirana dan Vira lalu mereka sekeluarga makan bersama.
''Gimana tadi pas kamu ketemu dengan para pengurus yayasan?'' tanya Kevin.
''Gak gimana-gimana dad, semuanya baik.'' jawab Nisa.
''Hust gak boleh gitu.'' kata Sifa. ''Kamu jangan lupa...kalau kamu nanti sudah menikah juga ikut serta di dalam yayasan...juga kamu Vira...ini juga berlaku buatmu saat kamu sudah menikah dengan Kenan.'' terang Sifa. ''Walau tanggung jawab dan tugas kalian memang tak seberat Nisa yang notabene istri dari pemimpin kerajaan bisnis Wijaya selanjutnya.'' sambungnya lagi.
''O iya Ken, kamu tidak lupakan kalau Minggu depan akan ada acara peresmian kamu menjadi pemimpinnya di Wijaya grup.'' kata Kevin.
''Iya aku ingat dad, lagian daddy ini kenapa sih cepat-cepat banget pengen pensiun?'' tanya Kendra.
''Daddy ingin menikmati waktu berdua sama mommy kalian.'' sahut Kevin dengan entengnya yang membuat Kendra sedikit mendengus kesal.
__ADS_1
Kenapa? karena sudah dapat di pastikan setelah peresmiannya maka dirinya pasti akan semakin sibuk dan waktu untuk berdua bersama sang istri akan semakin berkurang.
''Apa gak bisa di undur lagi dad?'' tanya Kendra.
''Memangnya kenapa?'' tanya Kevin.
''Ck, memangnya daddy sama mommy gak pengen cepet punya cucu apa?'' decak Kendra dengan kesal.
''Gak ada hubungannya.'' sanggah Kevin. ''Jangan banyak alasan deh kamu Ken.'' katanya lagi.
''Terserah daddylah.'' pasrah Kendra.
''Karena sudah malam kami pulang dulu.'' kata Kevin. ''Kenan, anterin Vira pulang.'' para Kevin pada putra keduanya. '' Ingat langsung pulang jangan mampir-mampir kemana-mana dulu.'' peringatnya.
''Iya dad.'' jawab Kenan.
''Kamu mau pulang bareng mommy dan daddy atau gimana sayang?'' tanya Sifa pada sang putri.
''Biar Reyhan antar mom.'' jawab Reyhan. ''Kalau boleh...'' sambungnya lagi.
''Boleh, tapi langsung pulang ya...'' kata Sifa dan di angguki oleh Reyhan.
Akhirnya mereka semua pulang dan meninggalkan sepasang suami istri pemilik apartemen.
__ADS_1
*****
Maaf-maaf beberapa hari gak up...soalnya sibuk banget ngurusin acara HUT RI yang kebetulan tiga hari dan dua malam terakhir adalah acara puncak...alhasil kecapekan jadi gak bisa konsentrasi buat nulis....sekali lagi maaf 🙏