Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 228


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Selepas sarapan bersama...semuanya kembali ke mension masing-masing, mereka berpisah di depan lobi hotel hingga mereka siap menaiki kendaraan pribadi mereka satu per satu.


Begitu pula dengan Kevin berserta anak dan istrinya.


''Gak kerasa ya dad...anak-anak sudah menikah semuanya.'' kata mommy Sifa saat berada di dalam mobil bersama daddy Kevin juga oma Iren dan papa Adi. ''Rasanya baru kemarin mereka bertiga kita timang-timang...eh sudah pada besar aja.'' sambungnya. ''Waktu terasa sangat begitu cepat.'' imbuhnya lagi.


''Iya kamu benar sayang.'' sahut daddy Kevin.


''Huft...kadang rasanya aku ingin egois dan tak ingin waktu cepat berlalu.'' kata mommy Sifa lagi. ''Aku kadang seperti tak rela jika harus berpisah dengan mereka semua.'' imbuhnya lagi.


''Kan memang sudah seharusnya begitu mom.'' sahut daddy Kevin. ''Tapikan masih ada Kendra dan Nisa bareng sama kita...ada kedua cucu kita juga mom.'' sambungnya lagi.


''Benar kata Kevin Fa.'' sahut mama Iren. ''Mama dan papa juga pernah ada di posisi yang sama dengan kalian berdua.'' kata mama Iren lagi.

__ADS_1


''Dan papa juga mama sangat-sangat bersyukur karena kami berdua masih di beri umur panjang sehingga bisa melihat cucu-cucu kami menikah serta masih bisa juga ikut mengurus cicit.'' kata papa Adi. ''Iyakan ma?'' tanyanya pada sang istri.


''Iya benar pa.'' jawab mama Iren. ''Melihat baby Kenzie dan baby Kenzo, bisa mengobati rasa rindu mama saat masa kecil Kevin dan Kemal.'' tutur mama Iren. ''Atau mengingat masa kecil Kenan dan Kirana yang begitu repot karena baru pertama kali mengurus baby twins.'' imbuhnya.


''Iya bener ma, apa lagi mengingat bahwa di keluarga kita baru mereka berdualah yang kembar untuk pertama kali.'' timpal papa Adi.


''Kita tak akan terlalu jenuh Fa di rumah, karena ada penawar baru untuk rasa kesepian kita karena harus tinggal terpisah dari Kirana juga Kenan...yaitu baby twins.'' timpal mama Iren.


''Iya mama bener, masih ada dua cucuku yang sangat menggemaskan itu.'' kata mommy Sifa. ''Nanti kita bisa monopoli mereka dari Kendra dan Nisa.'' imbuhnya lagi.


Untung anak sendiri dan untung sayang banget...kalau enggak...uh udah di apain tuh anak dua sama ayah Kendra yang kadang merajuk karena tak kebagian jatah dari bunda Nisa.


Maunya sih ***-*** terus...tapi kalau sudah di singgung tentang rencana adik untuk baby twins...pasti jawabannya akan selalu sama ''BIG NO''...tidak ada adik untuk si kembar, mereka berdua saja sudah cukup untuk melengkapi kehidupan rumah tangga Kendra dan Nisa.


*****

__ADS_1


''Sayang.'' panggil Kendra.


''Hem.'' sahut Nisa.


Mereka saat ini berada di dalam mobil yang berbeda bersama baby twins dan kedua pengasuh mereka.


''Kamu mau gak kita pergi honeymoon lagi?'' tanya Kendra tiba-tiba yang entah kenapa jadi kepikiran ingin pergi berbulan madu dengan sang istri.


''Jangan bilang kalau kamu kepengen seperti kedua pasangan pengantin baru itu..'' selidik Nisa.


''Ya akukan cuma nanya.'' sahut Kendra. ''Kalau kamu mau...kita juga bisa pergi honeymoon seperti mereka...gitu maksud aku.'' terang Kendra.


''Untuk saat ini enggak mas.'' jawab Nisa. ''Aku masih gak tega buat ninggalin mereka berdua lama-lama.'' sambungnya.


''Untuk saat ini?'' ulang Kendra dan di angguki oleh Nisa. ''Berarti next time mau dong...'' kata Kendra lagi.

__ADS_1


''Iya tapi nunggu mereka berdua agak besaran dan sudah bisa di tinggal.'' kata Nisa.


__ADS_2