Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 39


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Sekitar pukul sembilan pagi, satu per satu anggota keluarga mulai berdatangan ke kediaman utama Wijaya.


Mulai dari ayah Harun dan ibu Dewi yang memang sudah pensiun jadi bisa bebas pergi kapan saja.


Kemudian di susul dengan Putri yang datang bersama Kemal, lalu Arman dan Nia juga langsung kesana begitu pulang dari kampus.


Sedangkan untuk nanti malam tamu akan di bertambah dengan Luna dan suami serta sahabat-sahabat Kevin yang lainnya.


''Kita bantu ngapain ni?'' tanya Nia yang bingung dia mau melakukan apa karena semua sudah ada yang mengerjakan.


''Iya ni kak...masa iya kita datang kesini cuma nganggur saja.'' timpal Putri.


''Emm ngapain ya...soalnya semua sudah ada yang kerjain.'' sahut Sifa.


''Souvenirnya gimana Fa?'' tanya mama Iren.


''O iya ma, souvernirnya belum di pak.'' kata Sifa. ''Untung mama ingetin.'' sambungnya lagi. ''Terimakasih ya ma sudah di ingetin.'' ucap Sifa.


''Iya sama-sama.'' sahut mama Iren.


''Ya udah sini kak biar kamu bantu bungkus.'' sahut Putri.


''Ya sudah ayok aku tunjukin.'' kata Sifa.


*****


''Loh kok tas sekolah dan perlengkapan sekolah lainnya Fa?'' tanya Nia dengan heran.


''Kan calon tunangan Kendra anak panti asuhan jadi tentu saja nanti anak-anak yang satu panti dengannya akan datang, jadi kita kasih ini.'' kata Sifa.

__ADS_1


''Oh gitu.'' beo Nia.


''Assalamualaikum semuanya...'' seru Kania dengan heboh.


''Wa'alaikumsalam.'' sahut semuanya.


''Maaf-maaf aku datengnya telat.'' kata Kania.


''Iya gak apa-apa kok, kita ngerti kalau kamu sibuk.'' sahut Sifa.


''Hehehe...kakak tau saja.'' ujarnya. ''Ini buat apa kak?'' tanyanya begitu arah matanya tertuju pada perlengkapan sekolah.


''Buat anak-anak panti yang satu panti dengan Nisa.'' jawab Sifa.


''Terus souvernir yang buat tamu lainnya mana kak?'' tanyanya lagi.


''Ish baru datang juga...banyak sekali tanya.'' sahut Putri.


''Kita gak undang tamu lain, cuma keluarga besar saja di tambah dengan Luna dan sahabat-sahabat mas Kevin saja.'' kata Sifa menjawab keingintahuan sang ipar.


''Lah kok gitu kak?'' protes Kania.


''Acaranya juga dadakan, jadi nanti saja pas perta pernikahan kita adain besar-besaran.'' kata Sifa.


''Lagian ya kak pertunangan anak pertama kenapa juga acaranya dadakan gini...gak di siapin jauh-jauh hari.'' protes Kania lagi.


''Hem kamu gak tau saja ceritanya Kan.'' kata Sifa.


''Iya sampai ada drama yang minggat dari rumah segala.'' timpal Nia.


''Hah yang bener.'' kaget Kania. ''Siapa kak? dan gimana tuh ceritanya?'' tanyanya lagi secara beruntun.

__ADS_1


''Kakak saja deh yang cerita.'' kata Sifa pada Nia.


Nia pun menganggukkan kepalanya dan mulai menceritakan apa yang dia tau dari a sampai z.


''Makanya mumpung dia bilang mau di jodohin tunangan, ya aku gak mau buang kesempatan dong...langsung saja aku atus pertunangannya.'' kata Sifa.


''Bener...bener itu kak, aku sangat setuju.'' kata Putri. ''Takutnya nanti dia berubah pikiran lagi terus gak mau nikah.'' imbuhnya.


''Maka dari itu harus gercep.'' sahut Sifa.


''Terus tu anak mana sekarang?'' tanya Kania yang mencari keberadaan sang ponakan.


''Dia...kerjalah Kan.'' jawab Sifa dengan entengnya.


''What!'' pekik Kania. ''Nanti malam mau tunangan...masih kerja saja.'' sambungnya lagi. ''Bener-bener ya tu bocah...'' ujarnya.


''Kamu kayak gak tau Kendra gimana aja Kan.'' kata Sifa.


''Tapi ni ya kak, itu anak dingin dan juteknya keterlaluan.'' kata Kania lalu menceritakan waktu kemarin Kendra dan Nisa pas di butiknya. ''Serasa pengen getok kepala tu bocah tau gak.'' geramnya.


''Mamanya Kendra gimana Fa?'' tanya Nia.


''Nana nanti siang pesawatnya sampek dan bakal di jemput sama Kenan.'' jawab Sifa.


''Kok Kenan, kenapa gak Kendra?'' tanya Putri.


''Dianya gak bisa, ada meeting sama klien katanya.'' sahut Sifa.


''Aku heran deh sama tu anak...semenjak putus sama pacarnya yang dulu, dia jadi kayak gitu.'' kata Kania.


''Cinta bisa membuat seseorang berubah...begitu pula penghianatan.'' sahut Sifa. ''Memaafkan memang sangat mudah tapi mengobati serta menghilangkan rasa sakitnya yang susah.'' imbuhnya.

__ADS_1


__ADS_2