Deadline Cinta

Deadline Cinta
Bab 67


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Cepat ganti pakaianmu.'' kata Kendra lagi.


''Aku gak mungkin pakai ini...'' lirih Nisa.


''Ck.'' decak Kendra lalu mengambil kaos miliknya dan memberikan pada Nisa. ''Pakai ini.'' katanya sambil menyerahkan kaosnya.


Nisa segera meraih kaos yang di sodorkan oleh Kendra lalu berlalu ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.


Bagi Nisa memakai kaos dari Kendra jauh lebih baik dari pada dirinya memakai pakaian kurang bahan yang ada di kopernya.


Cklek


Glek


Kendra dengan susah payah menelan ludahnya sendiri karena melihat Nisa yang keluar memakai kaos miliknya, terlihat sedikit kedodoran di tubuh Nisa tapi bagian bawah panjangnya tak sampai lutut Nisa.


''Astaghfirullah...kayak gini aja sudah kelihatan seksi apalagi kalau pakai lingerie tadi.'' kata Kendra dalam hatinya.


''Khem...'' dehem Nisa sehingga membuat Kendra tersadar dan memalingkan wajahnya yang sedari tadi menatap kearah Nisa. ''Maaf...aku...tidur dimana?'' tanya Nisa dengan sangat hati-hati.

__ADS_1


''Huft.'' Kendra menghela nafasnya. '' Di ranjang bersamaku.'' kata Kendra. ''Atau kamu mau tidur di lantai?'' tanyanya yang membuat Nisa menjawab dengan gelengan kepala.


''Ba...baiklah.'' jawab Nisa dengan sangat gugup.


Sedangkan Kendra terus menggerutu sambil mengumpati sang mommy, karena seharusnya di ruangan itu ada sebuah sofa yang panjang...namun sekarang sofa itu entah sudah ada di mana...dan di yakin kalau semua ini adalah ulah mommynya.


Nisa naik ke ranjang dengan sangat hati-hati, lalu merebahkan tubuhnya dan mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya hingga sebatas dada.


Perasaan Nisa berasa campur aduk, karena malam ini adalah malam yang dimana pertama kali dalam hidupnya tidur satu ranjang dengan seorang pria.


''Apakah aku harus melakukan kewajibanku malam ini.'' lirih Nisa dalam hati.


Nisa juga berusaha menenangkan dirinya sendiri agar tidak terlalu tegang.


''Oh jantung...jangan berdetak seperti ini.'' gumamnya lagi dalam hati karena jantungnya berdetak sangat kencang juga seperti tak beraturan.


Sedangkan Kendra, dia sudah memejamkan matanya walau sejujurnya dia juga tidak bisa tidur. Sama halnya seperti dengan Nisa...ini adalah kali pertama dirinya tidur dengan seorang wanita yang bukan anggora keluarganya.


Kendra juga berusaha menenangkan dirinya dan juga detak jantungnya.


Malam pertama untuk pengantin baru yang seharusnya sedang melakukan adegan hot tapi ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi...

__ADS_1


*****


Nisa yang bagaikan mempunyai alarm di tubuhnya, terbangun jam setengah lima pagi kerena sewaktu di panti dia pun selalu bangun jam segitu.


Nisa turun dari ranjang dengan sangat hati-hati, lalu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya serta untuk mengambil wudhu.


''Ken...'' panggil Nisa. ''Kendra.'' panggilnya lagi dengan suara lebih tinggi dari yang pertama.


''Ken.'' panggil Nisa lagi yang kali ini dengan sedikit menggoyangkan lengan Kendra.


''Hem.'' gumam Kendra.


''Bangun Ken, sudah siang!'' kesal Nisa karena Kendra tak kunjung membuka matanya, ternyata setelah bergumam Kendra kembali terlelap tanpa sadar.


''Ken.'' panggil Nisa sekali lagi dengan mengguncang lengan Kendra lebih keras.


''Ada apa?'' tanya Kendra.


''Sudah waktunya sholat subuh.'' sahut Nisa.


''Kamu sudah sholat?'' tanya Kendra dan Nisa menggelengkan kepalanya. ''Baiklah tunggu aku sebentar...kita sholat berjamaah.'' kata Kendra lalu bangun dari tempat tidurnya.

__ADS_1


__ADS_2