
❤️ Happy Reading ❤️
Siang ini setelah jam mengajarnya telah usai, Nisa benar-benar menuruti apa maunya sang suami yang menyuruhnya untuk bertandang ke perusahan tempatnya bekerja.
''Kota ke kantor mas Kendra ya pak.'' kata Nisa saat dirinya baru saja masuk ke dalam mobil yang baru saja menjemputnya.
''Baik nona muda.'' sahut sang supir.
Sebenarnya Nisa merasa tak nyaman di panggil seperti itu namun mau apalagi mereka tak mau kena amuk atasannya.
Kata sang mommy Sifa bahwa dirinya harus membiasakan semua itu sama halnya dengan dirinya dahulu.
''Pak nanti kita mampir dulu ke bakery ya.'' pinta Nisa.
''Baik nona muda.'' sahut sang supir.
Setelah sampai di bakery, Nisa langsung turun dan membeli brownis coklat serta jangan lupakan macaron kesukaan sang suami.
Rasanya tak enak kalau mengunjugi sang suami ke tempat kerja tapi tak membawa apa-apa.
Tak lupa juga di membelikan kue untuk di bagi pada sang supir juga sekretaris dan asisten sang suami, karena memang begitulah Nisa...sikapnya tak beda jauh dari sang mommy mertua...baik, ramah, sopan dan gemar berbagi karena mereka berdua benar-benar memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.
*****
Karena seluruh karyawan sudah mengetahui siapa diri Nisa...maka dia dengan sangat mudah untuk melenggang menuju ke kantor suaminya berada.
__ADS_1
''Mbak Lia.'' sapa Nisa pada seorang wanita yang masih duduk menatap layar monitor di depannya.
''Eh selamat siang bu'.'' sapanya.
''Selamat siang.'' sahut Nisa. ''Apa suami saya ada mbak?'' tanya Nisa dengan sopan.
''Ada bu' di dalam bersama dengan pak Rio.'' jawab Lia sang sekretaris suaminya.
''Ini ada kue buat mbk Lia.'' kata Nisa lagi sambil menyodorkan satu kotak kue pada Lia.
''Terimakasih banyak bu'.'' ucapnya dan di angguki oleh Nisa dengan seulas senyuman juga tercetak di bibirnya.
''Saya masuk kedalam dulu ya mbak.'' pamit Nisa.
''Baik bu' silahkan.'' sahut Lia.
*****
''Masuk.'' sahut Kendra tanpa mengalihkan pandangannya yang tertuju pada dokumen yang sedang di bahas bersama Rio.
Cklek
''Assalamualaikum.'' kata Nisa sambil melangkahkan kakinya masuk.
''Wa'alaikumsalam.'' sahut Kendra dan Rio.
__ADS_1
''Sayang.'' sapa Kendra yang langsung menatap ke arah sang pemilik suara. ''Sini.'' panggilnya.
''Sibuk banget ya?'' tanya Nisa.
''Enggak kok ini cuma lagi diskusi tentang proyek baru perusahan dan juga sudah selesai.'' jawab Kendra.
''Bu' bos.'' sapa Rio dan dibalas dengan sebuah senyuman.
''Kamu bawa apa itu sayang?'' tanya Kendra yang melihat sang istri membawa paper bag di tangannya.
''Oh ini tadi aku mampir ke bakery beli brownies juga macaron kesukaan kamu.'' jawab Nisa lalu mulai mengeluarkan satu persatu yang ada di dalamnya.
''Kalau begitu saya permisi kembali keruangan pak bos.'' pamit Rio.
''Pak Rio, ini aku juga beliin buat pak Rio.'' kata Nisa dengan tangan yang mengulurkan satu kotak brownies pada sang asisten.
''Terimakasih bu' bos... permisi.'' ucapnya.
*****
''Sini sayang...'' kata Kendra dengan menepuk tempat di sebelahnya. ''Capek?'' tanyanya sambil merapikan anak rambut Nisa yang sudah duduk di sebelahnya.
''Enggak kok mas.'' jawab Nisa. ''O iya mas tadi mommy telpon minta aku mulai untuk ikut acara yayasan sosial perusahaan.'' kata Nisa memberi tahu.
''Ya gak apa-apa itu bagus, jadi kamu bisa bersosialisasi dan lebih kenal dengan para istri petinggi perusahaan.'' kata Kendra. ''Tapi balik lagi ke kamunya gimana...aku gak maksa, terserah kamu saja.'' sambung Kendra.
__ADS_1
''Tapi kata mommy aku diminta untuk ikut besok.'' kata Nisa lagi.