First Love Sang CEO

First Love Sang CEO
Keusilan Giselle


__ADS_3

Di dalam apartemen Gita...


Terdengar suara gemercik air di dalam kamar mandi saat Zico dan Gita tiba, entah siapa yang sudah bangun duluan.


Gita membuka pintu kamarnya untuk mengecek apa kedua sahabatnya dan juga Naura sudah terbangun atau belum.


Ternyata Giselle sudah tak terlihat di ranjangnya adalah Giselle, sedangkan Nadhira dan Naura masih terbaring di kasur lantai.


Sean dan Alex yang masih tergeletak di lantai pun terlihat saling berpelukan karena kedinginan, membuat Gita tertawa melihatnya, berbeda dengan Zico yang sudah terbiasa melihat pemandangan seperti itu.


Giselle yang baru saja keluar dari kamar mandi pun ikut tertawa sambil menggelengkan kepalanya saat melihat Sean dan Alex.


"Kalian dari mana?" tanya Giselle penasaran.


"Kita abis cari sarapan buat kalian ... itu ada di meja makan sarapannya, gue beli ketoprak, lo makan dulu ya, Sel. Inget lho kata Dokter Erick, lo harus selalu makan teratur," Gita mengingatkan sahabatnya yang sering mengabaikan jam makannya itu, padahal dirinya sendiri pun sama saja seperti Giselle sebelum ia tinggal di rumah Zico.


"Okay okay! Lo juga sama!" sahut Giselle tersenyum.


"Hehe ... iya ya," jawab Gita menggaruk pelipisnya yang tak gatal.


"Sel, bangunin dulu tuh Sean, pengen tau gue dia kalau dibangunin ceweknya bisa langsung bangun apa nggak," titah Zico.


"Memang kalau sama kamu dia susah bangunnya, Sayang?" tanya Gita tertawa kecil.


"Susah banget, Sayang. Kebo banget dia tuh berdua!" cetus Zico.


Giselle tersenyum mendengar ucapan Zico, ia pun mencoba membangunkan Sean yang sedang tidur tengkurap.

__ADS_1


"Sean ... bangun," Giselle mencoba membangunkan Sean dengan membelai lembut pipi Sean.


"Emmmm ...," sahut Sean yang masih memejamkan matanya.


"Bangun! Udah siang," tutur Giselle lagi masih membelai pipi Sean.


"Emmm ... " Sean malah berbalik memunggungi Giselle dan terlelap lagi.


"Huh! Dasar kebo!" cetus Zico sambil memukul bokong Sean dengan menggunakan bantal sofa.


Mendengar suara berisik di luar kamar membuat Nadhira terbangun. Ia melangkahkan kakinya keluar dari kamar Gita dengan mata yang hanya setengah terbuka karena masih mengantuk.


Ternyata bukannya membangunkan Alex, ia malah tidur di samping Alex sambil memeluknya.


Tingkah Nadhira membuat Gita, Zico dan Giselle menggelengkan kepala saat melihatnya.


Gita menghela nafas panjangnya, "Hmmmm ..., Padahal gue tuh mau ngajak kalian ke taman hiburan, kita main bareng di sana gitu, kayaknya seru. tapi kalian malah masih pada tidur!"


"Iya tuh seru banget pasti, Git! Ah, gue punya ide biar mereka pada bangun," cetus Giselle sambil berjalan masuk ke kamar mandi, saat keluar dari kamar mandi, ia pun terlihat membawa gayung yang berisi air sambil tersenyum usil.


"Buat apa itu, Sel?" tanya Gita bingung dengan apa yang akan dilakukan Giselle.


"Ssssstt!" Giselle hanya memberikan isyarat dengan meletakkan jari telunjuknya di atas bibirnya.


Gita dan Zico pun saling menatap dan tersenyum melihat tingkah Giselle.


"Hei! Bangun bangun bangun ..., " seru Giselle sembari menciptakan air pada wajah Nadhira, Alex dan Sean.

__ADS_1


"Iissshhh! Giselle!!!" pekik Nadhira kesal.


"Suru siapa pada susah dibanguninnya!" ketus Giselle merasa tak bersalah saat ditatap tajam oleh Nadhira dan Alex, sedangkan Sean hanya tersenyum melihat keusilan kekasihnya itu, ia pun bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya sambil mengacak-acak rambut Giselle saat melewatinya.


"Memang kenapa, sih?! Kan kita semalam habis bergadang, wajarlah jam segini masih ngantuk," ketus Nadhira.


"Itu Gita mau ajak kita ke taman hiburan rame-rame. Makannya gue bangunin lo, Ra!" terang Giselle.


"Hah? Serius? Ya udah deh gue mandi dulu, untung gue bawa baju ganti, haha," Nadhira sangat antusias mendengarnya, karena sudah lama sekali ia mengajak Gita ke taman hiburan bareng-bareng, tapi Gita selalu menolaknya karena alasan banyak tugas.


Nadhira pun meminta Alex untuk mengambilkan pakaian gantinya di dalam mobil Alex.


"Beib, tolong ambilin baju aku di mobil kamu, ya? Hehe."


"Okay, Beib. Semangat banget sih, kamu," ucap Alex sambil berjalan mengambil kunci mobilnya.


"Eh tapi Naura gimana, Sayang? Masa kita pada couple tapi dia sendirian? Kasian dong. Apa dia nggak punya pacar gitu?" tanya Gita.


"Mana ada dia pacar! Yang ada nanti d gantung sama Uncle Steven kalau dia udah pacar-pacaran," cetus Zico yang juga tak setuju jika saudara perempuan kesayangannya itu mempunyai pacar saat masih sekolah SMA.


"Kita aja pacaran dari SMA, Zi!" cetus Gita balik.


"Tapi kan kamu ketemunya sama yang seperti aku, kalau Naura nanti ketemunya sama yang brengsek gimana coba?" tanya Zico.


Mendengar perkataan Zico, Gita hanya terdiam membenarkan apa yang dikatakan Zico.


"Telpon aja Kenzo, pasti Naw-Naw kesenangan deh," cetus Sean yang tiba-tiba menyambung obrolan mereka saat keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2