First Love Sang CEO

First Love Sang CEO
Menghilang


__ADS_3

Zico mencoba menghubungi Giselle dan Nadhira untuk menanyakan keberadaan Gita, tapi mereka berdua bilang bahwa Gita tidak ada sama sekali datang menemui mereka. Karena tidak percaya pada Giselle dan Nadhira, Zico mencoba untuk menunggunya di depan gerbang kost Giselle sampai malah hari, benar saja, Gita tak nampak sama sekali di sana. Sedangkan kalau pada Nadhira ia percaya, karena Gita tidak mungkin bersembunyi di apartemen Nadhira yang sudah menikah dengan Alex. Ya, Nadhira sudah menikah dengan Alex satu bulan yang lalu.


Keesokan harinya, ia terus menelusuri semua tempat yang pernah di kunjungi Gita dengannya, tetapi tidak ada jejak sedikit pun tentang Gita. Bahkan ia sampai mengecek CCTV di semua tempat yang pernah Gita kunjungi, tetapi dari semuanya tidak ada satu pun tempat yang didatanginya.


Zico mencoba menghubungi Mike untuk menanyakan apakah Gita berkunjung ke sana, dan ternyata Mike bilang kalau Gita tidak ada sama sekali datang ke sana. Ia berpesan pada Mike, jika suatu hari nanti Gita mengunjungi Yolla, ia meminta tolong untuk mengabarinya.


"Sayang, kamu di mana, sih? Apa sebetulnya yang udah terjadi sama kamu? Aku nggak sanggup kalau kamu menghilang kayak gini, Sayang," lirih Zico di dalam mobil sembari menitihkan air matanya.


Ia benar-benar merasa kacau saat ini, separuh jiwanya terasa hilang dari dalam dirinya, sama seperti Gita yang menghilang entah ke mana.


Saat sedang menangis tiba-tiba saja Zico terpikirkan tentang pesan yang diterima Gita pada saat mereka sedang makan malam di restoran tempo hari.

__ADS_1


Ia pun mencoba menghubungi Nadhira.


"Hallo, Ra!"


(Iya, Zi. Kenapa? Gita gimana? Udah ketemu belum?) Nadhira malah bertanya beruntun.


"Belum, Ra. Gue mau tanya sama lo, Waktu sebelum Gita menghilang, dia ada telpon lo nggak, Ra?"


"Aaaarrggghhh!!! ****!!!" Zico berteriak setelah memutuskan panggilannya sepihak. Zico meremas rambutnya dan membentur-benturkan kepalanya ke setir mobilnya.


"Kenapa kamu nggak tanya aku dulu, sih? Kenapa kamu memutuskan sendiri tanpa bertanya sama aku, Gita?" gerutu Zico.

__ADS_1


"Ini memang salah aku, andaikan malam itu juga aku menyusul kamu, pasti ini semua nggak akan terjadi, pasti kamu akan dengerin penjelasan aku, dan kamu nggak akan ninggalin aku seperti ini. Aku memang bodoh, Sayang. Aku bodoh!" Zico pun mulai merutuki dirinya sendiri sembari membentur-benturkan lagi kepalanya.


Keesokan paginya mommy Celine datang ke kamar Zico, ditatapnya wajah tampan putranya yang masih tertidur dengan kelopak mata yang terlihat bengkak seperti habis menangis semalaman.


Ia sudah mendengar kabar tentang Gita yang menghilang dari Sean. Karena melihat raut wajah putranya yang selalu terlihat murung, mommy Celine memutuskan untuk menanyakannya pada Sean, dan ternyata benar dugaan mommy Celine kalau sesuatu sedang terjadi pada Zico dan Gita.


Ternyata putra tampannya itu pun terbangun sambil memegang tangannya ketika sedang membelai wajah putra semata wayangnya itu.


"Gita!" gumam Zico sambil terbangun kaget meremas tangan mommy Celine yang dia kira adalah Gita.


"Son," sapa mommy Celine tersenyum getir, ia sangat tak tega melihat Zico yang terlihat kusut seperti sekarang ini. Bahkan sudah satu minggu ini ia tak mencukur kumis dan janggutnya.

__ADS_1


__ADS_2