First Love Sang CEO

First Love Sang CEO
Tak Ada Ucapan dari Yolla


__ADS_3

"Maksud lo? Naw-Naw suka sama Kenzo?" tanya Zico.


Sean hanya menggendikkan bahunya sambil tersenyum, "Udah, pokoknya lo telpon aja Kenzo," titah Sean.


Zico pun menelpon Kenzo meminta untuk datang ke apartemen Gita, dan Kenzo pun kali ini tak menolak karena Zico bilang padanya ada Naura yang ikut serta.


Saat Kenzo tiba di apartemen Gita, Zico membukakan pintunya untuk Kenzo, Naura yang baru saja terbangun dan keluar dari kamar Gita dengan mata sembab khas bangun tidur dan rambut yang tak beraturan pun tersentak, ia merasa sangat malu dan segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah melihat Naura yang bersikap seperti itu membuat Zico dan Gita mengerti dengan maksud Sean tadi.


"Ken, lo udah sarapan?" tanya Zico, karena temannya yang lain sedang menyantap ketoprak yang dibelinya dengan Gita tadi.


"Udah, kok," jawab Kenzo singkat.


Ceklek ...


"Kak Gita," Naura membuka sedikit pintu kamar mandi dan memanggil Gita karena ingin meminjam baju ganti.


"Ini, Naw," Gita pun sudah mengerti maksud dari panggilan Naura. Bahkan ia sudah menyiapkan baju ganti untuk Naura.


"Makasih, ya, Kak," ucap Naura.


Gita pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Kenzo yang sedang duduk di sofa pun menatap mereka berdua, Naura salah tingkah dibuatnya dan menutup pintu kamar mandi itu dengan cepat.


Alex dan Sean yang melihat tingkah Naura pun tersenyum saling menatap dan menggelengkan kepalanya.


"Beib, Naura sepertinya suka ya sama Kenzo?" bisik Nadhira.


"Yaaaa gitu deh," jawab Alex sambil terus menyantap sarapannya.

__ADS_1


Setelah Naura selesai mandi dan selesai menyantap sarapannya, mereka pun bergegas pergi ke taman hiburan.


Naura terpaksa ikut mobil Kenzo, karena Zico membawa mobil sportnya yang hanya memiliki 2 kursi.


Naura jelas merasa senang karena bisa berduaan dengan Kenzo, tapi hatinya sungguh berdebar, tak tau ingin memulai obrolan apa dengan Kenzo, Naura yang cerewet bisa berubah drastis jadi pendiam kalau sedang ada Kenzo di dekatnya.


Di dalam mobil Kenzo...


Ketika mereka baru masuk ke dalam mobil, Naura diam-diam melirik Kenzo yang sedang memandang ke arah depan, di mana ada Zico yang sedang membukakan pintu mobilnya untuk Gita.


'Kak Kenzo kenapa lihatin Kak Gita sampe segitunya, ya?'  pikir Naura dalam benaknya.


"Naw, Pakai seatbelt nya!" titah Kenzo tiba-tiba, membuat Naura yang sedang melamun pun tersentak.


"Emmm? I ... Iya, Kak!" sahut Naura gugup.


"Kamu sekarang udah kelas 2 ya, Naw?" tanya Kenzo sambil melajukan mobilnya.


"Iya, Kak," jawab Naura singkat.


Membuat jantung Naura semakin berdegup tak karuan.


"Kamu kok bisa menginap di apartemen Gita, Naw?" tanya Kenzo lagi.


"Kak Gita kan hari ini ulang tahun, Kak. Jadi kita habis kasih surprise dia tadi malam," terang Naura.


"Oh!" jawab Kenzo singkat.


"Kakak kok nggak ikutan, sih?" tanya balik Naura.


"Nggak, lah. Malas," jawabnya singkat, lalu mencoba mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


"Naw, kamu udah besar gini pasti banyak yang suka, ya? Pasti kamu udah punya pacar 'kan?"


"Nggak lah, Kak," jawabnya singkat lalu bergumam dalam batinnya, 'Ada seribu cowok pun yang deketin aku, aku maunya cuma sama kamu, Kak.'  


"Ah, masa?" goda Kenzo, ia memang selalu bersikap hangat pada Naura, karena di rumahnya ia tak punya saudara perempuan, jadi ia sangat senang menggoda Naura yang suka bersikap malu-malu padanya.


"Beneran, Kak! Aku itu udah dilarang Daddy nggak boleh pacaran kalau belum lulus SMA. Kakak kan tau sendiri Daddy aku galaknya seperti apa," gerutu Naura.


Daddy Naura adalah kepala yayasan dari SMA nya Zico, Gita dan kawan-kawannya, jadi mereka tahu betul ketua yayasan mereka yang terkenal sangat tegas itu.


Kenzo hanya tersenyum mendengar gerutuan Naura.


Mereka pun tiba di taman hiburan yang mereka tuju setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam lamanya.


Lagi-lagi Naura memperhatikan tatapan Kenzo yang terlihat spesial pada Gita saat melihat Gita dirangkul oleh Zico.


'Apa iya Kak Kenzo suka sama Kak Gita?' gumam Naura lagi dalam batinnya.


"Kak!" panggil Naura pada Gita lalu menghampirinya dan memeluk lengan Gita.


"Kenapa malah gandeng aku? Sana lah gandeng Kenzo," bisik Gita menggoda Naura.


"Iisssh, Kakak!" cebik Naura mengerucutkan bibirnya.


Melihat Naura yang cemberut membuat Gita mengingat sosok Yolla saat SMA dulu. Ia pun segera mengeluarkan ponsel dari dalam tas nya.


"Kamu telpon siapa, Sayang?" tanya Zico melihat Gita sedang menghubungi seseorang.


"Yolla," sahut Gita.


Setelah beberapa kali ia mencoba menghubungi Yolla tapi tak ada jawaban sama sekali.

__ADS_1


"Sayang, kok Yolla nggak bisa dihubungi, ya?" keluh Gita dengan wajahnya yang terlihat sangat khawatir.


Bagaimana tidak? Biasanya Yolla selalu mengucapkan ulang tahun kepadanya tepat jam dua belas malam, tetapi kali ini ia menghilang tanpa mengucapkan ulang tahun sama sekali.


__ADS_2