
***
3 tahun pun berlalu...
Gita sudah selesai menyelesaikan kuliahnya dan sedang menjalani KOAS saat ini untuk mendapatkan gelar dokter, karena jika belum KOAS Gita belum bisa disebut sebagai dokter walaupun sudah lulus dengan nilai terbaik sekali pun. ia menjalani KOAS di rumah sakit dokter Felix, paman dari Zico.
Gita bisa KOAS di sana bukan karena statusnya sebagai tunangan Zico, tapi memang karena nilai-nilai nya yang tinggi, bahkan ia berhasil mendapatkan predikat cumlaude.
Saat menjalani kesibukannya sebagai KOAS, Gita sangat sibuk dan jarang sekali dapat meluangkan waktunya untuk Zico.
Zico pun sedang sibuk mengerjakan skripsinya, ia berharap bisa mendapat predikat cumlaude sama seperti Gita.
Dan setelah hari di mana Gita dilamar oleh Zico, Gita memutuskan untuk kembali ke asrama dengan alasan ingin fokus pada kuliahnya.
Sedangkan setelah lulus dan menjalani KOAS ini, Gita memutuskan untuk kembali ke apartemen peninggalan mendiang ibunya, tetapi ia pun jarang sekali pulang ke apartemen dan lebih sering tidur di ruang istirahat untuk para KOAS yang disediakan rumah sakit, karena ia ingin sekali segera menyelesaikan KOAS-nya dan menjalani ujian kompetensi profesi agar cepat menyandang gelar sebagai dokter.
***
Hari ini Alex menggelar pesta pertunangannya dengan Nadhira. Mereka menggelar pesta pertunangan yang begitu mewah, bahkan ayah dari Alex mengundang para rekan bisnisnya, tak terkecuali keluarga Priscilla.
"Sayang, kamu bisa datang kan ke acara pertunangan Alex dan Nadhira? Nanti aku jemput kamu di rumah sakit ya, Sayang," ajak Zico yang sedang menelpon Gita.
(Sayang ... Maaf banget ya. Aku nggak bisa datang, Uncle Felix ada operasi mendadak jam 7 malam ini. Jadi aku diminta untuk ikut masuk ke ruang operasi,) tutur Gita dari sebrang telponnya.
__ADS_1
"Lho? Memang nggak bisa izin, Sayang? Nanti Nadhira kecewa lho kalau sampai kamu nggak datang," sahut Zico.
(Ya mau gimana lagi, Sayang. Aku nggak bisa izin, kamu tau sendiri kan, aku pengen banget cepat-cepat selesai KOAS, Zi. Kamu memang nggak mau kita cepat menyusul Alex dan Nadhira?) tutur Gita.
"Ya udah, deh. Aku berangkat sendiri. Nanti aku bilang sama Nadhira kalau kamu nggak bisa datang," jawab Zico yang terdengar lesu, membayangkan di pesta Alex dan Nadhira ia hanya akan sendirian menjadi obat nyamuk di sana.
(Lho? Kan Mommy sama Daddy di undang juga, berarti kamu nggak sendiri dong, Sayang.)
"Iya iya!" sahut Zico ketus.
(Ya udah aku tutup dulu telponnya ya. Ini lagi banyak pasien soalnya. Love you, Sayang. Bye!) Gita mengakhiri panggilannya dengan tergesa-gesa.
"Bye!" sahut Zico terdengar malas. Seketika mood nya langsung berubah karena ia harus ke pesta itu tanpa Gita.
***
Seorang wanita cantik tiba-tiba menyapanya.
"Hai, Zi!" sapa Priscilla yang sangat terlihat memukau dengan gaun mewahnya yang membuatnya terlihat sangat cantik malam itu.
Tapi secantik apapun Priscilla malam ini, hanya Gita seorang yang selalu terlihat cantik di mata Zico.
Zico sama sekali tak menggubris sapaan Priscilla, ia masih mengingat jelas perilaku buruk Priscilla sewaktu SMA saat mengurung Gita di dalam toilet.
__ADS_1
Zico hanya melewatinya begitu saja, tak menanggapi sapaan Priscilla sedikitpun.
"Lo benar-benar cuekin gue ya, Zi? Lihat aja nanti, gue akan buat lo bertekuk lutut sama gue!" gumam Priscilla.
Priscilla pun pergi untuk menelpon seseorang.
Sedang Zico menghampiri Alex dan Nadhira.
"Lex, Ra! Selamat ya!" Zico bersalaman dengan Nadhira lalu memeluk Alex sambil menepuk punggungnya.
"Gita kemana, Zi? Kok lo sendiri?" tanya Nadhira.
"Sorry banget ya, Ra! Uncle Felix ada jadwal operasi mendadak jam 7 ini, dia harus ikut masuk ruang operasi. Jadi dia nggak bisa izin," tutur Zico.
"Yaaah! Gue nggak ada foto sama dia, dong!" ucap Nadhira mengerucutkan bibirnya.
"Beib, jangan manyun gitu, dong! Malu tuh dilihatin sama tamu-tamu kita," bisik Alex.
"Iya, Beib. Maaf," sahut Nadhira.
"Senyum, dong!" titah Alex sembari menunjukkan barisan gigi putihnya yang rapih seperti kuda, yang berhasil membuat Nadhira kembali mengulas senyumnya.
"Lo dateng sama siapa, Zi? Kok tadi gue lihat sekilas lo seperti lagi ngobrol sama cewek?" selidik Nadhira.
__ADS_1