Hay Pak Guru

Hay Pak Guru
Part 147


__ADS_3

Orang yang sangat di segani dan galak di luar sana, pria arogan dan cuek kini berubah lunak di depan istri-istri mereka. Mendengarkan apa saja perintah sang istri, mereka rela melakukan apa saja demi membuat kedua wanita dihadapan mereka senang dan tertawa.


Mungkin jika ada yang bertanya pada mereka. Apakah kalian suami-suami takut istri? maka mereka akan menjawab, tidak. Mereka tidak takut istri, tapi mereka tahu cara menghargai pengorbanan seorang wanita yang rela meninggalkan keluarganya untuk menempuh hidup baru bersamanya. Bukankah itu sudah cukup sebagai jawaban?


"Ayo Aa, Aa pasti menang." Alana tak henti-henti nya memberi Alvi semangat 45.


Alana menahan Bunda Anin yang hendak berdiri menghampiri Ayah Kevin yang juga sibuk membuat kue di samping Alvi. "Nggak ada ya bunda namanya bantu-bantu suami. Curang, itu curang."


Bunda Anin menatap ayah Kevin. "Nggak boleh katanya ayah."


Ayah Kevin menghembuskan nafas panjang, apa pula pikiran putri semata wayanganya malam-malam seperti ini, membuat pertandingan, membuat kue antar suami. Padahal dirinya mengoreng telur saja tidak bisa. Tapi karena tak ingin kalah dari sang menantu, Kevin menerima tawaran dua wanita berbeda generasi di hadapan mereka. Duduk di meja pantri memerhatikan ia dan menantunya.


"Mau kemana?" tanya Ayah Kevin saat Alana hendak mendekati Alvi. "Nggak ada bantu-bantu. Itu kata kamu."


"Ayah mah fitnah mulu, orang mau lap keringat suami aku. Iyakan sayang?" Mendekati Alvi, lalu melap keringat di pelipis laki-laki itu, tak lupa ia mengecup pipi Alvi sebelum duduk.


"Semangat sayangnya Alana."


"Sayang, mas juga keringatan." Kode Kevin tak mau kalah dengan kemesraan anaknya.


Pertandingan kembali berlanjut, ternyata ada manfaatnya juga permainan yang dibuat bunda Anin dan Alana. Kevin dan Alvi semakin akrab dan terbiasa ngobrol bersama, walau Alvi masih sedikit kaku.

__ADS_1


Waktunya penjurian, mereka menyicipi kue buatan kedua pria tersebut. Hanya satu dia antara mereka yang kuenya patut di makan.


"Suami aku memang, hebat." Puji Alana, ketikan bunda Anin mengumumkan siapa pemenangnya. "Udah tampan, setia, hebat masak pula."


Alvi hanya bisa mengulum senyum melihat keantusiasan sang istri, ia malu sendiri sedari tadi Alana memujinya di depan orang tuanya.


"Suami bunda juga tampan."


"Ayah udah tua, perutnya juga pasti udah buncit." cibir Alana.


"Mana ada perut ayah buncit, yang ada makin seksi. Bunda kamu aja nggak bisa tidur kalau nggak pegan."


"Mas."


***


Alana keluar rumah diam-diam tanpa sepengetahuan Alvi. Meminta Izin pada Alvi bukanlah hal yang tepat, lelaki itu tidak akan mengizinkannya menemui Mis Tania.


"Neng mau kemana?" tanya Bi Neneng.


"Mau jalan bentar sama teman Bi. Kalau Aa nanya bilang aja gitu."

__ADS_1


"Kalau Tuan nanya kemana sama siapa? gimana neng?" takut Bi Neneng, Ia sering mendapat pertanyaan tiba-tiba dari Alvi.


"Bilang aja sama Salsa."


"Baik Neng."


Alana menemui mis Tania di sebuah kafe yang menyediakan tema outdoor, awalnya mereka baik-baik saja bertemu sebagai teman biasa pada umumnya, makan minum bersama dan semacamnya, hingga pembicaraan Tania mulai menjengkelkan ditelinga Alana.


"Saya tahu kalian menikah karena keuntungan masing-masing bukan? Sekarang kamu bisa meninggalkan Alvi karena saya sudah datang. Alana, umur kamu masih sangat muda, belum mengerti lika-liku kehidupan rumah tangga. Kehidupan berumah tangga sangat berat untuk remaja sepertimu. Harusnya kamu fokus kuliah dan mengejar impianmu." Tania mulai memprovokasi Alana.


Wanita itu dengan santai, berbicara banyak hal pada Alana, seperti yang biasa ia lakukan saat presentasi di depan para mahasiswanya di jerman.


"Kalian itu tidak sejalan, kamu dan Alvi sangat banyak perbedaan, tidak seperti saya yang hampir memiliki persamaan dengan Alvi. Mempunyai mimpi yang sama dan tujuan yang sama."


"Tapi buat apa jika hati tak sejalan," ujar Alana tanpa ekspresi, terus menyepas jus di hadapannya.


***


Jangan lupa budayakan, Like, komen, dan Vote.


oh iya aku punya cerita menarik buat kalian, tentang anak SMA juga, yuk di baca blurnya.

__ADS_1


Beverly gadis yatim piatu yang karena kepintarannya mendapat beasiswa di salah satu sekolah ternama khusus anak orang kaya. Beverly memiliki dua orang sahabat Catherine dan Dimas. Suatu hari sekolah mereka kedatangan murid baru yang bernama Keenan, anak pemilik sekolah. Seiring berjalan waktu Keenan dan Beverly menjadi sepasang kekasih. Tanpa Beverly sadari Catherine sahabatnya juga mencintai Keenan. Beverly yang mengetahui Catherine juga mencintai Keenan akhirnya mundur dan meminta Keenan menerima cinta Catherine. Hingga malam perpisahan sekolah tiba, Keenan yang diberi obat perangsang oleh musuhnya, melakukan hubungan yang tak seharusnya dilakukan. Keenan merampas kesucian Beverly. Sebulan setelah kejadian itu Beverly dinyatakan hamil. Saat ia akan mengatakan kebenaran pada Keenan, ia mendengar jika Catherine dan Keenan akan bertunangan karena perjodohan kedua orang tua mereka yang ternyata rekan bisnis. Beverly akhirnya membatalkan niatnya untuk mengatakan kehamilannya pada Keenan. Apakah yang terjadi selanjutnya?



__ADS_2