
Setelah pertemuan pertama antara Gavin dan Kania hubungan di antara mereka menjadi lebih dekat, mereka sering bertukar kabar masing-masing lewat pesan whatsapp.
Sampai suatu hari Gavin dan Kania berjanji hangout bareng, lumayan bisa menghabiskan bersama dari pada di rumah sendiri.
Dave dan Alena sedang mengunjungi putri mereka keluar negeri.
Setelah rapi dengan mengendarai mobil sport kesayangannya, keluaran merek terkenal perusahaan terbesar otomotif Eropa Gavin melajukan mobilnya menuju rumah Rio.
Gavin sudah keren abis dengan gaya fashion masa kini, kemeja lengan pendek body slim dan celana panjang hitam lengkap dengan kacamata hitam menambah aura ketampanannya.
Mobilnya terus melaju dengan kecepatan cepat karena jalan ibukota sedikit lengang di hari libur seperti ini.
Kurang lebih setengah jam ia sudah sampai di depan rumah Rio.
Gavin memutuskan turun untuk menjemput Kania sekalian izin kepada Rio untuk membawa anak gadisnya jalan-jalan.
Memang keluarga mereka sudah saling mengenal dan cukup dekat, tetapi norma kesopanan haruslah tetap di jalankan.
Anak muda itu mengetuk pintu rumah Kania yang masih tertutup dan ternyata yang membuka pintu tersebut adalah Rio.
"Siang om Rio, Kania ada? Hari ini Gavin mau izin ngajak Kania jalan-jalan boleh ya om?" ucap Gavin yang masih berdiri di depan pintu.
"Kania ada di dalam, masih di kamarnya nanti om Rio kasih tau kalau kamu udah sampai.
Kalian mau jalan kemana emangnya?" tanya Rio.
"Ke mall paling juga om, bete di rumah sepi gak ada Daddy and mommy," jawab Gavin.
__ADS_1
"Om Rio titip Kania, jagain anak manja itu," ucap Rio sambil terkekeh.
Tiba-tiba Kania keluar dari kamarnya dengan memakai dress selutut lengkap dengan tas di pundaknya, sedikit polesan di wajah bedak dan lipstik tipis.
"Ayo lagi ngomongin aku ya," kata Kania.
"Siapa yang ngomongin kamu, anak gadis papa suka kegeeran sendiri," ledek Rio sambil terkekeh.
"Kania punya telinga papa, masih bisa dengar kalian ngomongin apa," balas Kania.
"Udah sana berangkat nanti keduluan ngambek, papa lagi gak punya permen lollipop buat nenangin kamu," goda Rio lagi.
"Iiih papa sebel, suka banget godain anaknya," kata Kania sambil memanyunkan bibirnya.
"Malu tuh ada Gavin masih suka ngambek," ledek Rio lagi sambil ketawa.
Gavin yang melihat percakapan ayah dan anak ini hanya ketawa.
Akhirnya Gavin dan Kania pun pamit kepada Rio untuk segera berangkat.
Gavin membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Kania masuk lalu menutupnya kembali, baru ia masuk di kursi sopir dan menghidupkan mesin mobilnya segera meninggalkan kediaman Rio.
"Kita mau kemana dek?" tanya Gavin.
"Aku terserah kakak aja, kakak sukanya apa Kania temenin," jawab Kania.
"Kita makan dulu aja gimana? Temenin kakak makan ya," ucap Gavin.
__ADS_1
Akhirnya mereka berdua menuju kesebuah mall terbesar di ibukota, di sana banyak resto terkenal yang menyajikan makanan cukup enak.
Gavin dan Kania memilih sebuah resto yang menyajikan masakan Nusantara yang cukup terkenal.
Gavin dan Kania masuk lalu memilih tempat duduk supaya nyaman untuk mereka berdua ngobrol.
Seorang pelayan datang membawa daftar menu dan mereka berdua pun mengorder menu makan siang untuk berdua.
Setelah pelayan resto pergi, Kania dan Gavin mulai tampak asik mengobrol santai dan sesekali mereka berdua tertawa bersama.
Tidak lama nampak seorang pria dan seorang wanita masuk ke dalam resto dan kedua orang tersebut bukan orang asing bagi mereka berdua, yang tidak lain adalah Andre dan Aurelia.
Gavin dan Kania saling melempar pandangan dengan wajah bingung melihat Andre dan Aurelia yang datang bersamaan.
"Hi bro, kok lu sama Kania ada di sini? Jangan-jangan lu berdua ada hubungan tersembunyi ya" ucap Andre spontan pas melihat sahabatnya.
"Sembarangan kalau ngomong, ngapain gue pake sembunyi segala.
Gue bawa anak gadis orang izin sama orang tuanya gak main sembunyi-sembunyi, tu mulut bocor amat," balas Gavin sambil terkekeh.
"Nah lu gimana ceritanya bisa kesini berdua juga sama Aurelia? Jangan-jangan tuduhan lu terhadap gue karena lu yang punya hubungan tersembunyi, ayo ngaku !!" lanjut Gavin.
Andre dan Aurelia saling melempar pandang dan tersenyum.
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Jangan lupa tinggalkan jejak dong dengan cara like, komen, tekan tombol ❤️ buat menjadikan novel ini favorit untuk info terbaru. Jangan pelit sama jempolnya karena author juga ngetik pake jempol sampe capek...hehehe kasih like dong.
__ADS_1
Entar aku kasih bonus kalau likenya banyak 🤣🤣🤣
Bantu vote juga ya dan kalau kamu suka boleh bantu share dong supaya yang lain juga ikut membaca...makasih buat dukungannya.