
Selama hamil Dira yang mandiri menjadi sedikit manja dan cemburu membabi buta membuat Andre sedikit kewalahan dan stress menghadapi perubahan sikap istrinya tersebut.
Untung saja Gavin sudah banyak bercerita kepadanya memang perlu kesabaran ekstra dalam menghadapi wanita ketika hamil, membuat Andre akhirnya memahami semua perubahan sifat Dira.
Andre bukan suami yang posesif tetapi ia memberikan kebebasan buat Dira untuk melakukan apapun yang membuat istrinya nyaman.
Rudi yang punya traumatik dengan kehamilan Almira membuat ia lebih posesif menjaga kehamilan Dira putrinya.
Dan tepat perkiraan dokter Dira melahirkan seorang bayi laki-laki mungil yang berwajah ganteng mirip Andre.
Andre bahagia akhirnya ia bisa menjadi seorang ayah untuk putra gantengnya yang baru saja lahir.
Rona kebahagian terpancar di wajah Andre karena tepat di ulang tahunnya lahir putra pertama mereka.
Berarti tahun depan mereka akan merayakan ulang tahun bersama karena tanggal kelahiran mereka sama.
Putra mungilnya itu ia beri nama Keanu zivano Dirgantara. Dirgantara nama kebesaran keluarga Dirga yang memiliki perusahaan besar.
*****
Hampir lima tahun sudah berlalu sejak Aurel meninggalkan tanah air, kini ia hidup bahagia bersama Kay putrinya.
Seakan tak rela kebahagiannya terenggut oleh apapun karena itu ia rela meninggalkan gemerlapnya dunia model yang sudah membesarkan namanya.
Saat ini ia hanya ingin bahagia bersama si Kay yang sudah pintar bicara dan sudah mulai bersekolah di taman kanak-kanak.
Sore ini Kay asik bermain di taman dekat toko tempat Aurel membuka usahanya dengan dampingi seorang pengasuh.
Kay berlari-lari riang gembira dengan mainan balon di tangannya, tiba-tiba tubuh mungilnya menabrak seseorang "bruk".
"Sorry uncle," ucap Kay sedikit ketakutan.
Kevin melihat wajah Kay yang sedikit ketakutan perasaannya menjadi iba, di pandangnya wajah gadis kecil itu berwajah Asia.
Gadis kecil yang cantik hatinya langsung berdenyut kencang mungkin kalau anaknya ada saat ini mungkin sudah sebesar anak ini.
"It's okay, are you all right little girl?" tanya Kevin.
"I'm okay uncle" jawab Kay mulai sedikit berani karena ia melihat Kevin tidak marah kepadanya.
__ADS_1
"What is your name little girl?" tanya Kevin.
"My name is Kayra just called me Kay," jawab Kay.
"Where are your parents?" tanya Kevin pada Kay.
"My mom is working in the store that is not far from here. I don't have a daddy," jawab Kay sambil menggeleng dengan wajah sedihnya.
"Where is your daddy?" tanya Kevin yang ikut merasa sedih melihat wajah Kay yang berubah ketika mengatakan ia tidak punya seorang ayah.
Apakah anaknya juga akan melakukan hal yang sama ketika bercerita tentang seorang ayah? Pikiran Kevin melayang seketika membayangkan ucapan si gadis kecil di depannya.
"I don't know, every time i asked my mom i will make her sad," jawab Kay dengan muka menggemaskan, sampai membuat Kevin ingin sekali memeluk gadis kecil itu.
"Can uncle hug you little girl?" tanya Kevin.
"You can hug me uncle," jawab Kay sambil merentangkan tangannya.
Mendapat respon dari gadis kecil itu Kevin langsung memeluk Kay, entah mengapa pelukan ini seperti menghangatkan, ada sesuatu yang berbeda.
Kevin merasakan hatinya bergetar bisa merasakan pelukan Kay, apakah ia hanya terlalu merindukan anaknya sehingga ketika melihat anak kecil ini, ia seperti melihat putrinya sendiri.
Kevin menggandeng tangan mungil Kay dengan di ikuti pengasuhnya berjalan di belakang mereka.
Sepertinya Kay bahagia bisa bertemu Kevin, ia melihat seperti lelaki itu sangat baik terhadapnya.
Setelah berjalan dengan di gandeng Kevin gadis itu menunjuk sebuah toko di mana mommy kesayangannya senang melayani beberapa pembeli.
Kevin terperanjat melihat orang yang ia cari sekarang berdiri di depannya.
"Aurel? Is she our daughter?" tanya Kevin sambil menatap Aurel.
Aurel tidak kalah terkejutnya ketika melihat Kevin orang yang ia hindari selama lima tahun ini kini sudah berdiri di depannya.
Sampai mulutnya terbuka dengan cepat ia menutupnya kembali dengan telapak tangannya.
"Dia anakku, aku yang mengandung, aku yang melahirkannya dan aku juga yang membesarkan dia. Bagaimana mungkin kamu datang dan mengatakan kalau dia juga putrimu? Lima tahun sudah aku mengurus dia sendirian dari dalam perutku, jadi tidak pantas untuk kamu mengakui dia sebagai putrimu," jawab Aurel sambil menangis.
"Tell me that she is our daughter Aurel!" ucap Kevin sedikit keras.
__ADS_1
"Don't be angry to my mom uncle," Sahut Kayra.
"Uncle is not angry to your mom but i really love your mom my little girl.
I want to tell you that i am your daddy," balas Kevin sambil memeluk tubuh mungil Kayra dan menghujani pipi gadis kecil itu dengan ciuman yang bertubi-tubi.
"Really? I have a daddy?" tanya Kayra bahagia.
"Yes of course you have a daddy and I am your daddy my little girl," jawab Kevin yang memeluk tubuh Kayra dengan erat.
"I'm so happy i have a handsome daddy, dan Kay bakalan ngomong ke semua orang kalau aku punya seorang ayah," teriak Kay girang bukan kepalang.
Aurel yang melihat Kay begitu bahagia bisa menemukan daddy yang selama ini ia rindukan tidak bisa berbuat banyak walaupun sebenarnya ia tidak rela kebahagiannya bersama dengan putrinya harus terusik karena kehadiran Kevin.
Sejauh apapun ia menghindar namun takdir benar-benar masih mempertemukan mereka, setelah Aurel menutup tokonya Kevin mengajak Aurel untuk berbicara sambil makan malam bersama putri mereka.
Kayra enggan melepaskan pelukannya kepada daddy yang dia bilang ganteng itu, seakan takut akan di tinggal Kevin kembali.
"Aurel, lima tahun aku mencari kalian kemana-mana namun kamu terlalu pintar bersembunyi dariku, sekarang aku sudah menemukanmu dan putri kita kembali, jangan harap aku akan melepaskan kalian lagi," ucap Kevin.
"Apa yang akan kamu lakukan? Aku dan putriku sudah bahagia dengan kehidupan kami saat ini, tolong jangan kamu rusak Kevin!" sahut Aurel sambil melirik Kayra yang dari tadi dalam pelukan Kevin.
"Aku tidak akan merusak kebahagian kalian tapi aku akan melengkapi kebahagian ini," balas Kevin.
"Lepaskan aku dan Kayra karena kami sudah punya kehidupan sendiri," ucap Aurel.
"No mommy, Kay mau sama daddy juga," sela Kayra di tengah-tengah percakapan orang tuanya.
"Kamu dengar Aurel? Jangan egois anak kita perlu kamu dan aku. Kembalilah bersamaku kita mulai lembaran yang baru," sahut Kevin.
Aurel hanya menunduk, sulit untuk dirinya melawan ucapan Kevin, kalau ia terus bersikeras untuk tidak kembali maka bisa jadi Kay akan menjadi musuhnya dan membenci dirinya.
Baru sebentar saja bertemu Kevin putrinya seperti sudah melupakan dirinya, sedari tadi Kay terlalu nyaman di pangkuan daddy tercintanya.
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Jangan lupa memberi like, komen dan vote selamat membaca ya.
Jangan komen banyak bahasa Inggrisnya ya, aku lagi malas menulis terjemahannya.
__ADS_1
Author pikir kalian mengerti karena bahasa Inggrisnya simple doang ππππ