
Sejujurnya Aurel masih bingung harus bagaimana karena, pertemuan yang tidak di sengaja ini dengan Kevin membuatnya serba salah.
Ia masih canggung untuk dekat-dekat dengan suaminya setelah ia mencoba menghindarinya selama lima tahun ini.
"Aurel kembalilah bersamaku, kita hidup sebagai keluarga bahagia, ada aku, kamu dan Kay," ucap Kevin sambil menggenggam tangan Aurel.
"Aku sudah nyaman di sini Kevin, aku sudah punya usaha sendiri untuk kehidupan kami berdua, Kay juga sudah mulai sekolah di sini, karena itu biarkan kami di sini," sahut Aurel.
"Aku tidak akan melepaskan kamu dan Kay lagi, lima tahun bukan waktu sebentar aku kehilangan kalian berdua. Dan sekarang aku akan memaksamu untuk kembali bersamaku atau aku akan mengambil Kay dan membiarkanmu di sini sendiri," ancam Kevin.
Mata Aurel membelalak mendengar ancaman Kevin, ia tidak akan bisa hidup tanpa Kay di sisinya.
"No, Kay mau ikut mommy sama daddy," rengek Kay.
Mendengar dari tadi keinginan Kay membuat Aurel dengan berat hati terpaksa menyetujui permintaan Kevin.
Membuat Kevin merasa sangat bahagia akhirnya ia bisa membawa istri dan anaknya kembali lagi.
"Kay mau ikut daddy pulang ke rumah kita?" tanya Kevin.
"Mau dong, Kay mau bobo sama daddy sama mommy mulai malam ini," jawab Kay.
"Dengerin kemauan anak kita sayang, malam ini kalian ikut aku ke hotel.
Kay mau bobo bareng daddy kan?" tanya Kevin dan di ikuti anggukan kepala Kay.
Kenapa Kay selalu saja menyetujui apapun yang Kevin ucapkan, membuat Aurel mau tidak mau akhirnya mengikuti keinginan putrinya.
Terpaksa ia mengikuti Kevin ke hotel karena Kay ingin tidur bersama kedua orangtuanya.
Kay kecil nampak tertidur dalam pelukan Kevin, lelaki itu menggendong tubuh mungil putrinya menuju hotel di mana Kevin menginap.
__ADS_1
Sampai di hotel Kevin membaringkan gadis kecil itu di atas kasur dan membantu membuka sepatu Kay, ia mencium putrinya dengan perasaan haru, akhirnya hari yang di tunggu datang juga ia bisa berkumpul dengan anak dan istrinya kembali.
Sebelum ke hotel Kevin sempat mengantar Aurel kembali ke apartemen untuk mengambil perlengkapan ia dan Kayra untuk menginap.
Kevin membuka dan mengganti baju tidur Kayra dengan teliti supaya bocah itu tidak terbangun, Aurel hanya melihat apa yang Kevin lakukan dengan perasaan senang ternyata Kevin sangat menyayangi Kay putri mereka.
Aurel membaringkan tubuhnya di atas sofa yang ada dalam kamar Kevin, ia memejamkan matanya dan memijat pangkal hidungnya bingung akan keputusan yang telah di ambilnya. Akankah ia dan Kay bahagia hidup bersama dengan Kevin? Akankah keluarga Kevin menerima kehadiran ia dan Kay?
Seperti mengerti apa yang ada dalam pikiran Aurel Kevin menghampiri Aurel dan duduk di sebelahnya.
"Kamu sudah ngantuk sayang? Boleh kita bicara sebentar?" tanya Kevin.
"Bicaralah aku pasti mendengarkannya," sahut Aurel.
"Aku sudah jujur tentang hubungan kita kepada ibuku dan jangan takut aku akan memperkenalkan kalian kepada keluargaku," ucap Kevin.
"Jujur aku bahagia melihat Kay dia sangat mirip denganku, wajahnya, sifatnya semua yang ada padaku di warisi kepadanya. Terima kasih kamu sudah menjaga dia untukku, aku bersyukur bisa menemukan kalian berdua dan aku tidak akan melepaskan kalian lagi apapun yang terjadi, sekarang mari kita tidur," ucap Kevin sambil memegang tangan Aurel dan mengecup keningnya.
Aurel mengangguk, sama dirinya pun merindukan pelukan itu sebenarnya selama lima tahun ini.
Melihat istrinya mengangguk ia langsung memeluk tubuh Aurel dan memberikan sebuah ciuman di bibir wanita itu, semakin lama semakin panas membawa keduanya semakin erat memeluk dan akhirnya mereka terbawa kepada permainan panas yang sudah mereka rindukan.
Akhirnya Kevin berhasil membujuk Aurel dan Kay kembali bersamanya, sampai di tanah air ia mengenalkan dua perempuan ini kepada mamanya.
Walaupun awalnya mamanya sulit untuk percaya namun akhirnya karena melihat Kay yang menggemaskan membuat mama Kevin menerimanya.
Karena semua yang ada dalam diri Kayra itu adalah cerminan Kevin kecil dan membuat mama Kevin menjadi terenyuh.
Kevin memeluk Aurel akhirnya perjuangan cintanya dengan Aurel bisa berakhir bahagia dengan kehadiran Kay kecil dan penerimaan dalam keluarga besarnya.
*****
__ADS_1
Gavin benar-benar menjadi seorang hot daddy, ia sangat menyayangi si kembar yang sangat lincah dan pintar berbicara.
Yohan memiliki banyak kemiripan dengan karakter dalam diri Gavin sedangkan Yoana lebih mirip sifat Kania.
Demikian Alena dan Dave juga di sibukkan dengan kehadiran si kembar yang banyak menghabiskan waktu bersama dengan grandma dan grandpa mereka pada saat Gavin dan Kania bekerja.
Gisel adik perempuan Gavin yang sudah kembali dari London setelah menyelesaikan pendidikannya sekarang membantu pekerjaan di kantor mereka juga.
Gisel juga sangat menyayangi kedua keponakannya yang sangat menggemaskan itu.
Sedangkan Gavin dan Kania semakin hari semakin mesra saja, ia menginginkan istrinya selalu ada di sampingnya.
Siang ini semua keluarga besar Dave sedang berkumpul di rumah utama yaitu kediaman Dave dan Alena.
Yoana menghampiri Gavin dan Kania yang sedang duduk berdua "Mommy Yoan mau adek kecil" ucap Yoan yang membuat mereka berdua saling memandang.
"Nanti kita beli ya sayang," sahut Kania.
"Kata teman aku gak bisa beli tapi harus mommy hamil," balas Yoan yang gemas dengan pipi sedikit gembul.
Sontak membuat Gavin dan Kania tertawa karena anaknya sudah meminta di buatkan adik yang baru.
Padahal mereka berdua sudah memutuskan untuk punya sepasang anak saja keluarga berencana dua anak cukup.
\=\=\=\=\=\= End \=\=\=\=\=\=
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Terima kasih buat semua pembaca setiaku cerita ini sudah berakhir, senang beberapa bulan ini bisa menemani hari-hari kalian semua.
Jangan lupa buat like, komen dan vote ... sampai jumpa lagi mungkin nanti di karyaku yang lain.
__ADS_1