Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua
Season 2-36


__ADS_3

Dave dan Alena sudah kembali dari London dan mereka melihat kedekatan anak sulungnya dengan Kania.


Sebagai orang tua mereka bisa melihat sepertinya Gavin sedang menjalin hubungan dengan anak gadis dari sahabatnya tersebut.


"Sepertinya Gavin sedang menjalin hubungan special dengan Kania ya dad?" tanya Alena.


"Dari pandangan aku sih begitu," jawab Dave sambil memainkan gadget di tangannya.


"Tapi anak itu belum cerita apa-apa sama kita ya," kata Alena.


"Sabar dong mom, kamu juga kan pernah muda," balas Dave.


"Sekarang juga masih muda siapa bilang aku udah tua," sahut Alena sambil terkekeh.


"Oh iya? Boleh aku test sekarang?" ledek Dave.


"Kamu meragukan aku dad?" tantang Alena.


"Meragukan sih gak, cuma aku lagi pengen aja mom. Kamu tau kan kalau lelaki itu makin tua makin jadi," jawab Dave sambil mendekati Alena dan menciumi istrinya itu.


"Iiih ... Malu sayang jangan begini, nanti kalau di pergoki anak sama pembantu gimana?" sahut Alena.


"Ayo kita pindah ke kamar aja tapi kamu jangan minta gendong, aku udah tua nanti encok kumat," goda Dave sambil tertawa dan Alena yang mendengar ocehan suaminya hanya tersenyum.


Umur boleh terus bertambah tetapi keromantisan tetap harus terjaga, itu prinsip hidup Dave dan Alena sebagai suami istri.


"Siang-siang begini jangan minta yang aneh-aneh sayang," kata Alena.


"Maksudnya kalau malam-malam boleh minta yang aneh-aneh?" tanya Dave sambil terkekeh.


"Udah tua masih saja mesum kamu dad," jawab Alena dengan muka jeleknya.


"Mesumnya aku sama istri sendiri kok, lagian kamu juga semakin menarik, tambah dewasa, dan tambah pengalaman," balas Dave sambil terkekeh.


Dave menarik tangan istrinya membawa masuk ke kamar mereka, Alena hanya mengikuti suaminya saja.

__ADS_1


"Sayang malu lepasin, lagian masih siang-siang begini masa minta jatah?" Ucap Alena.


"Ngapain malu aku pegang tangan istri sendiri, minta jatah hak suami gak ada ketentuannya harus siang atau malam, mumpung di rumah lagi sepi," kata Dave sambil tertawa.


Sampai di kamar Dave langsung mengunci pintu dan membawa istrinya tersebut di ranjang mereka.


Seperti kerbau di cucuk hidungnya demikianlah Alena hanya diam dan menuruti semua keinginan suaminya, karena percuma ia menolak pasti Dave akan memintanya terus darinya.


Biarpun umur boleh lanjut dalam hal urusan ranjang tidak berkurang sedikitpun bagi pria itu, mungkin karena ia selalu menjaga kebugarannya sejak muda mempengaruhi fisiknya sekarang.


Dave selalu saja memiliki libido yang tinggi jika menyangkut urusan sex, ia selalu memiliki napsu untuk memakan Alena jika sudah melihat istrinya tersebut.


Pandangan Dave terhadap Alena, wanita itu tetap sexy di matanya dan tetap menggairahkan walaupun umurnya tidak tergolong muda lagi.


Sekarang suasana rumah lagi sepi, Gavin sedang tidak ada di rumah kesempatan buat pria separuh baya tersebut untuk mengajak istrinya bertempur di kasur karena tidak ada yang akan mengganggu.


Alena yang sudah memahami karakter dan sifat suaminya tidak banyak memprotes, ia hanya menuruti saya keinginan Dave dan selalu siap melayani kebutuhan suaminya.


Itu juga yang membuat rumah tangga mereka berdua selalu mesra dan romantis karena mereka berdua saling mengerti satu dengan yang lain.


Mesin mobil baru stater langsung jalan no problem tetapi kalau mesin mobil lama harus di panasi dulu baru bisa jalan.


Dave paling mengerti memperlakukan istrinya supaya wanita itu menikmati setiap permainan mereka, ia mencumbai Alena dengan gayanya sendiri.


Melakukan pemanasan dengan berbagai gaya sampai wanita sudah benar-benar basah baru Dave menghujam pedang sakti miliknya walaupun sudah cukup tua namun kesaktiannya tetap tidak di ragukan.


Wanita paruh baya tersebut mengeluarkan suara desahan setelah melakukan penyatuan tubuh yang membuat Dave semakin bergairah untuk terus memaju mundurkan pinggulnya seperti seorang penari profesional pria itu bergerak di atas tubuh istrinya.


Dari gerakan lambat ia melihat istrinya begitu menikmatinya dari suara horor yang keluar Alena membuat Dave mengerti wanita itu sangat menikmatinya, lalu pria itu mulai mempercepat gerakan pinggulnya membuat wanita paruh baya semakin kencang mengeluarkan suara desahan yang memenuhi kamar mereka.


Melihat reaksi istrinya dan mimik muka istrinya ketika sedang terangsang sangat sexy dan menggemaskan, Dave memompa lebih kencang dengan kedua tangan yang masih berada di kedua buah d*d* Alena pria itu berpacu dengan napsu yang semakin menggebu.


Sampai keluar jeritan panjang "Argggggg" dan Alena mengeluarkan suara yang sama, Dave meremas payud*ra istrinya semakin kencang mereka berdua mencapai puncak kepuasan bersama.


Dengan berpeluh mereka mengakhiri sebuah pertempuran dahsyat yang mengurus tenaga, mereka bukan lagi pasangan muda yang penuh napsu tetapi mereka sudah memasuki usia yang tidak muda lagi.

__ADS_1


Perlu satu jam permainan untuk mereka sama-sama berjuang untuk saling memberi kepuasan untuk pasangannya.


Dave dan Alena sama-sama terbaring tidak berdaya, tenaga yang tidak muda lagi itu harus terkuras habis di medan pertempuran.


Jiwa muda boleh tetapi tenaga tetap saja gak bisa di pungkiri sudah sedikit berkurang.


Pasangan yang sudah tua seperti mereka bukan berarti harus mengabaikan hal-hal seperti ini, yang di anggap sebagian orang adalah hal yang tidak penting.


Alena dan Dave menyadari hal ini penting bagi rumah tangga mereka untuk membangun keromantisan keluarga.


Pria membutuhkan sex sebagai kebutuhan terpenting dalam hidupnya dan wanita butuh perhatian atau meminta di perhatikan sebagai kebutuhannya.


Pasangan Dave dan Alena menjaga itu dalam rumah tangga mereka sehingga mereka berdua saling memperhatikan kebutuhan pasangannya masing-masing, itu resep rumah tangga ini selalu bahagia karena kebutuhan pasangannya selalu tercukupi.


Bukan tercukupi secara materi tetapi secara batin yaitu kebutuhan biologis dan perhatian suami seperti pujian buat istrinya, peka terhadap hal-hal yang kecil yang sering terabaikan.


Dave memberikan semua itu buat istrinya walau kadang sesekali ia masih suka pergi ke kantor tetapi saat-saat tertentu ia menghabiskan quality time bersama istri tercinta.


Siang ini menjadi saksi buat mereka menjadi tua tidak berarti mengubah segalanya namun semakin tua semakin bahagia, semakin romantis, semakin banyak waktu bersama dan bisa tetap bisa menjadi pasangan yang tetap hot.


"Sayang kamu lelah?" tanya Dave.


"Bukan lelah tapi remuk redam kamu membawa aku masuk dalam jurang kenikmatan sampai aku tidak berdaya seperti ini," jawab Alena.


"Kamu harus bangga di usiaku yang tidak muda lagi keperkasaan aku masih tetap sama seperti orang muda," goda Dave sambil terkekeh.


"Kamu membuat aku tidak bisa bangun dan susah buat jalan," sahut Alena malu-malu.


"Kamu mau aku gendong?" tawar Dave.


"Enggak, nanti encok kamu kumat," sahut Alena sambil tertawa meninggalkan suaminya ke kamar mandi.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Jangan lupa abis baca budayakan untuk memberi like, komen dan vote karena dengan cara itu kamu mendukung para author tetap semangat berkarya.

__ADS_1


Happy Reading.


__ADS_2