Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua
Season 2-10


__ADS_3

Andre tertawa mendengar ucapan Gavin, seperti senjata makan tuan.


Ucapan yang ia berikan buat Kania dan Gavin malah berbalik kepada dirinya sendiri.


"Lu juga kalau ngomong sembarangan bro, pake tuduh dan membalikkan omongan orang aja.


Gue sama Aurelia saudara sepupu, dia anak om gue yang tinggal di London.


Sekarang pas ada kegiatan di Indo, bokap minta gue temenin jalan," ucap Andre.


"Sekarang lu mau gabung sama kita atau cari meja sendiri?" tanya Gavin sambil terkekeh.


"Gabung aja, mumpung ada bos besar bayarin ngapain gue harus bayarin Aurelia. Benar gak?" jawab Andre sambil memberi kode kepada sepupunya.


Kania dan Aurelia menjadi salah tingkah, karena Kania sudah mengenal gadis itu dari medsosnya.


Dan Aurelia berpikir Kania adalah pacar Gavin saat ini.


Aurelia tidak mengetahui siapa Gavin dan asal usul keluarganya selama ini, perempuan itu tidak mengetahui kalau lelaki yang ia pacari dulu ternyata anak seorang konglomerat.


"Hi, apa kabar?" sapa Aurelia pada Gavin.


"Kabar baik," jawab Gavin sedikit salah tingkah dan kaku.


"Kan pindah sini duduknya dekat kakak, biar Andre dan Aurelia duduk di situ !!" pinta Gavin pada Kania.

__ADS_1


"Baik kak," jawab Kania sambil bangun hendak pindah posisi tempat duduk.


"Kania biar duduk di sini aja dekat aku dan Aurelia di sebelah kamu," kata Andre sambil menahan tangan Kania.


"Hush ... cepatan pindah sini Kan, tadi kakak udah dapat pesan dari om Rio buat jagain kamu.


Lu duduk di situ sama Aurelia !!" perintah Gavin.


Andre sebenarnya jadi sedikit sebel, ia ingin duduk dekat Kania tetapi sahabatnya meminta Kania untuk pindah di sebelahnya.


Ternyata diam-diam Andre juga menyukai Kania, tetapi ia memilih cinta dalam diam sampai saat yang tepat untuk ia berani menyatakan perasaannya.


Seandainya Andre tau Gavin bakal bersikap seperti ini, ia lebih baik memilih meja sendiri bersama Aurelia.


Tetapi semua sudah terlanjur ia ucapkan terpaksa akhirnya mereka duduk bersama.


Aurelia juga tidak menyangka akan bertemu Gavin di sini, pria itu menolak menemani ia selama di indo dengan alasan sibuk bekerja tetapi kenyataannya ia sibuk bersama dengan wanita lain.


Aurelia banyak tertunduk selama duduk dan memilih diam tidak banyak bicara, ia berusaha mengontrol hatinya saat bertemu mantan yang sebenarnya ia belum rela di sebut mantan.


Kini suasana di antara mereka menjadi sedikit canggung satu dengan yang lain.


Andre dan Aurelia pun memesan makanan untuk mereka berdua, melihat suasana sedikit canggung Andre berusaha memecahkan suasana.


"Abis dari sini kalian berdua mau kemana?" tanya Andre.

__ADS_1


"Pengen tau aja sih bro, lu laksanakan aja tugas dari bokap lu ajak si Aurelia jalan-jalan.


Gak usah urusin kita mau kemana," jawab Gavin sambil terkekeh.


"Jahat lu bro," balas Andre.


Makanan pesanan mereka datang dan mereka berempat pun makan bersama dengan tenang.


Setelah semua piring mereka terlihat sudah kosong Gavin pamit ke toilet meninggalkan Kania, Andre dan Aurelia.


Tidak lama Aurelia ikutan menyusul Gavin ke toilet juga, tinggal Kania dan Andre yang masih menunggu di tempat semula.


Ternyata Aurelia sengaja menyusul Gavin ke toilet karena ada yang mau ia bicarakan dengan pria itu.


Ia menunggu di dekat pintu keluar dan mencegat Gavin yang sudah selesai dan hendak kembali.


"Gavin tunggu aku mau bicara sebentar boleh," ucap Aurelia sambil menahan tangan Gavin.


"Kamu mau bicara apa Aurel? Cepat katakan aku gak enak meninggalkan Kania terlalu lama?" balas Gavin.


"Apa cewek tadi yang bernama Kania itu pacar kamu?" tanya Aurelia.


Kira-kira apa jawaban Gavin ya ... nantikan aja di bab selanjutnya.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak dong dengan cara like, komen, tekan tombol ❤️ buat menjadikan novel ini favorit untuk info terbaru.


Bantu vote juga ya dan kalau kamu suka boleh bantu share dong supaya yang lain juga ikut membaca...makasih buat dukungannya.


__ADS_2