Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua
Season 2-11


__ADS_3

Mendengar pertanyaan Aurelia kepadanya membuat Gavin bingung harus menjawab apa, tetapi mau bagaimana pun ia harus membuat wanita itu tidak lagi menaruh pengharapan lagi padanya.


"Aurel kita sudah tidak punya hubungan apapun saat ini, aku bebas mau berhubungan dengan siapapun dan wanita manapun karena saat ini status aku single alias jomblo.


Suatu saat jika aku melihat kamu jalan dengan pria lain pun itu hak kamu Aurelia" jawab Gavin.


"Gavin kemarin kamu bilang sibuk tapi kenyataannya kamu malah asik jalan sama Kania. Bisa temenin aku besok sehari jalan-jalan sebelum aku balik ke London?" tanya Aurelia lagi.


Gavin sempat berpikir sebentar, sebenarnya besok ia punya waktu untuk menemani Aurelia sekedar jalan-jalan namun ia takut Aurelia akan menyalahartikan perhatiannya.


Ia takut suatu hari Aurelia akan terluka dan berpikir Gavin memberi harapan palsu baginya.


Pilihan yang sangat sulit antara takut di bilang sombong atau menjadi seseorang yang PHP alias pemberi harapan palsu.


Akhirnya ia memilih biarin diomongin sombong daripada di cap sebagai seorang PHP.


Gavin tidak terlalu memperdulikan pendapat orang lain tentangnya.


"Aurel kamu ajak Andre aja buat antar kamu jalan, aku sudah ada janji sama Kania besok.


Aku balik duluan, gak enak Kania nungguin kelamaan," jawab Gavin sambil berlalu ingin pergi.


Namun tangannya kembali di tarik Aurelia dan wanita itu menahannya untuk tidak pergi.


"Kamu gak kangen sama aku?" tanya Aurelia.

__ADS_1


Gavin menarik napas dalam-dalam dan melepasnya perlahan.


"Maaf Aurel, sekarang kita sudah bertemu tidak ada alasan lagi untuk bilang kangen.


Aku senang bisa bertemu kamu tetapi tolong lepasin tangan aku, aku harus pergi," jawab Gavin sedikit kesal Aurelia mulai menjebaknya masuk dalam perasaan yang sudah ia lupakan.


"Kamu jahat Gavin, aku benci sama kamu," ucap Aurelia sambil melepas tangan Gavin.


"Aku balik dulu dan jaga diri kamu baik-baik," kata Gavin sambil berlalu pergi meninggalkan wanita itu sendirian.


Mungkin saja ada yang menganggap dirinya raja tega atau sombong, julukan apa yang cocok di sematkan padanya ia tidak peduli.


Ia hanya tidak ingin melihat gadis yang pernah ia cinta kembali terluka lebih dalam, lebih baik dari sekarang ia memasang tembok pertahanan untuk tidak terbawa perasaan.


Gavin tidak mau memilih antara wanita pilihannya atau orang tua yang melahirkan dan membesarkannya, karena mereka adalah orang-orang yang ia cintai.


Aurelia menatap kepergian Gavin dengan raut wajah sedih, ia tidak menyangka sekarang lelaki itu mengacuhkan dirinya.


Ia menyandarkan tubuhnya ke tembok dan mencoba memejamkan matanya mengusir rasa kecewa di hatinya saat ini.


Tiba-tiba Andre datang melihat seperti ada yang tidak beres terhadap sepupunya itu.


"Aurel, lu lagi sakit?" tanya Andre.


Pertanyaan Andre membuat Aurelia sedikit kaget dan cepat memposisikan diri kembali berdiri tegak.

__ADS_1


"Enggak kok aku cuma sedikit capek aja Dre, kamu tau kan jadwal aku yang padat merayap dari kemarin?" jawab Aurelia mencari alasan supaya Andre tidak curiga kepadanya.


"Beneran?? Tadi gue lihat lu seperti sedang pusing," desak Andre.


"Gue gak apa-apa tenang aja bro, gue balik dulu ya," sahut Aurelia sambil berlalu dari hadapan Andre yang hendak gantian ke toilet.


Setelah sampai di meja tempat mereka tadi kumpul, Aurelia melihat Gavin dan Kania sedang berduaan sambil tertawa.


Sebenarnya ia merasa cemburu melihat kebersamaan mereka berdua saat ini, kenapa Gavin bisa dengan mudah memberikan senyumnya kepada Kania.


Tidak lama Andre balik dari toilet dan ia melihat Gavin dan Kania sedang bersiap-siap hendak pergi dari tempat itu.


"Beneran bro lu gak mau hangout bareng kita?" tanya Andre.


"Gue mana pernah bercanda sih bro, lu laksanakan tugas yang di berikan oleh bokap lu.


Bawa si Aurelia jalan-jalan dan gue juga mau melaksanakan janji gue sama bokapnya Kania buat jagain dia sama ngajak dia jalan, okey bro," jawab Gavin sambil mengedipkan matanya.


Akhirnya mereka berpisah Gavin dan Kania memilih menghabiskan waktu bersama sedangkan Andre menemani Aurelia untuk jalan-jalan karena beberapa hari lagi gadis itu sudah harus kembali lagi ke London.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Jangan lupa tinggalkan jejak dong dengan cara like, komen, tekan tombol ❤️ buat menjadikan novel ini favorit untuk info terbaru.


Bantu vote juga ya dan kalau kamu suka boleh bantu share dong supaya yang lain juga ikut membaca...makasih buat dukungannya.

__ADS_1


__ADS_2