
Kania jadi bingung harus menjelaskan dari mana, sedangkan Gavin masih bingung belum mengerti apa maksud omongan Andre.
"Kak Andre bisa duduk dulu, Kania mau jelasin semuanya," ucap Kania.
"Mau jelasin apa lagi, kamu udah bohongin aku dengan alasan kamu semalam," sahut Andre.
"Kak Andre jangan salah paham dulu, Kania bisa menjelaskan semuanya mumpung ada kak Gavin juga di sini biar semuanya jelas kak," balas Kania.
Andre merasa sangat kecewa karena apa yang ia saksikan sekarang ini, Kania berdua dengan Gavin sedang bermesraan dengan aksi suap-suapan.
Kania sudah membohongi dirinya semalam, tapi bagaimana pun ia ingin mendengar penjelasan dari mulut Kania sendiri.
Akhirnya Andre memilih duduk satu meja dengan Kania dan Gavin, dengan raut wajah sedikit tegang.
Ia sudah bisa menebak apa yang akan di sampaikan Kania setelah melihat semua tadi.
Pupus sudah harapannya untuk menyatakan cintanya pada gadis itu, seperti bunga layu sebelum berkembang demikian saat ini perasaan cinta Andre pada Kania.
Lama mereka bertiga saling diam, tidak seperti pertemuan sebelumnya ada canda tawa dan kehangatan, Kania kini tertunduk dan melirik ke arah Gavin, lelaki itu melihat kekasihnya seperti bingung hendak mengungkapkan sesuatu.
"Udah cepetan kamu mau menjelaskan apa sama aku, jangan jadikan aku seekor nyamuk yang di suruh menyaksikan kebahagiaan kalian," kata Andre dengan nada kecewa.
"Kania minta maaf sudah bohongin kak Andre semalam waktu kakak ngajak jalan, sebenarnya Kania cuma mau jaga perasaan kak Gavin supaya gak salah paham kalau kita jalan berdua karena kami baru abis jadian.
Gak mungkin Kania jalan sama cowok lain di belakang kak Gavin.
Sekali lagi Kania minta maaf semoga kak Andre bisa memahami alasan Kania dan terima kasih selama ini kakak udah jadi teman terbaik buat aku," ucap Kania.
"Kamu dan Gavin udah pacaran? Kok kamu gak cerita sama aku Kania? Kalau aku tau dari awal gak mungkin aku ngajak kamu jalan," jawab Andre tenang padahal hatinya sudah hancur berantakan mendengar pernyataan Kania barusan.
__ADS_1
Andre berusaha menyembunyikan perasaannya di hadapan Kania dan Gavin.
"Kami baru jadian bro, gak ada maksud untuk menyembunyikan semua ini dari kamu.
Cuma memang kita belum sempat membagikan kabar bahagia ini buat kamu, memang kenyataan kita baru jadian kemarin," sahut Gavin.
"Maaf ya kalau aku jadi salah paham dan aku mau ngucapin selamat buat kalian berdua," ucap Andre sambil mengulurkan tangannya menyalami kedua sahabatnya.
"Ya udah kalian berdua lanjut aku mau pamit dulu," lanjut Andre lagi.
"Gak mau gabung aja bro," tawar Gavin sama sahabatnya itu.
"Makasih bro lain kali aja, aku ada janji lagi sekarang," jawab Andre kepada dua sahabatnya itu.
Andre melangkah dengan langkah lemas, hatinya hancur, sedih dan kecewa mendengar kabar sahabatnya baru saja jadian dengan wanita idamannya.
Ia berjalan keluar dan hendak kembali ke mobil, Andre ingin mencari tempat untuk menenangkan perasaannya saat ini.
Tiba-tiba "bruk" ia menabrak seseorang dan membuat wanita itu hampir jatuh tersungkur.
Untung aja Andre cepat membantu menopang wanita tersebut.
"Kak Andre??" ucap wanita itu.
"Kamu Dira kan? Dira Agneta Putri? Adik kelas aku dulu waktu SMP?" kata Andre.
"Iya kak, aku Dira adik kelas kakak waktu SMP yang pernah di bikin nangis waktu MOS," sahut Dira.
"Apa kabar Dira? Kamu kelihatan dewasa sekarang, kamu masih ingat aja sama aku," balas Andre sambil terkekeh.
__ADS_1
"Kabar baik, inget dong sama kak Andre orang dulu aku pernah ngefans sama kakak.
Cuma waktu itu kita masih kecil baru SMP kak ... hahaha," sahut Dira sambil tertawa.
"Kamu mau kemana sendirian aja?" tanya Andre.
"Nongkrong aja kak, terus mau sama siapa lagi, pacar aku gak punya," jawab Dira sambil terkekeh.
"Nongkrong bareng yuk sambil ngobrol udah lama gak ketemu, kita cari tempat lain mau gak?" Ajak Andre pada Dira.
"Boleh kak," sahut Dira.
"Kamu bawa kendaraan?" tanya Andre.
"Kebetulan hari ini aku gak bawa mobil, tadi nebeng teman kak," jawab Dira.
"Naik mobil aku aja ya," ajak Andre.
"Terima kasih udah ngerepotin kakak," sahut Dira.
"Santai aja, ayo kita berangkat," ucap Andre.
Akhirnya Andre dan Dira berangkat bersama untuk mencari tempat tongkrongan baru.
Andre malas kalau harus melihat Gavin dan Kania bermesraan, lumayan ia bisa bertemu Dira untuk menjadi teman ngobrol di saat suasana hatinya lagi galau seperti ini.
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Jangan lupa di like, komen dan bantu vote.
__ADS_1
Happy reading jangan lupa jejak ya.