Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua
Season 2-31


__ADS_3

Hari ini menjadi hari terakhir untuk semua rombongan untuk ada di Sumba, mereka semua akan di bawa ke sebuah daerah yang memperlihatkan keindahan dan kearifan kehidupan masyarakat lokal di sana.


Gavin dan Kania beserta rombongan bersiap untuk berangkat, mereka berangkat menuju tempat di mana mereka bisa melihat bentuk rumah adat orang Sumba dan kehidupan masyarakat di sana.


Konon katanya tempat tersebut tidak jauh dari sebuah bukit yang nan indah di sana.


Setelah menempuh beberapa lama perjalanan akhirnya mereka sampai di lokasi tersebut, semua rombongan turun dari mobil dan melangkah menuju lokasi.


Gavin dan Kania berjalan bergandengan, tangan gadis itu tidak lepas dari genggamannya.


Seperti seorang penjaga yang baik demikian ia menjaga gadis itu sebagai rasa tanggung jawabnya karena Gavin sudah berjanji kepada Rio untuk menjaga putri kesayangannya.


Mereka berjalan berdua sambil bergandengan tangan dan sampai di lokasi destinasi wisata yang sangat asri di perkampungan dengan rumah adat Sumba dengan masyarakat yang hidup saling berdampingan dan rukun.


Jauh dari kebisingan, tenang, asri dan sangat sejuk, masyarakatnya hidup dalam keberagaman budaya, bertoleransi dan saling menghormati


Rombongan yang terdiri dari para mahasiswa dan mahasiswi ini banyak mendapat pembelajaran hidup yang berharga di sini.


Mengenal keragaman bangsa Indonesia yang ternyata kaya akan budaya.


Sekalipun zaman sudah berubah tetapi budaya leluhur adalah sesuatu yang harus tetap kita lestarikan.


Mereka berjalan menelusuri perkampungan yang sangat unik ini di zaman modern seperti ini tetapi gaya hidup masyarakat di sana yang seakan tidak mau terusik dengan perubahan zaman.


Sekarang semua rombongan mahasiswa dan mahasiswi itu dibawa menuju ke sebuah lokasi perbukitan yang sangat indah di sana ada Padang rumput hijau membentang.



Memanjakan mata kita untuk memandang, ini menjadi tempat destinasi terakhir mereka.


Besok semua rombongan akan kembali ke Jakarta kembali.


"Kan, kamu jangan terlalu capek besok kita akan kembali ke Jakarta," ucap Gavin sambil memeluk bahu Kania.


"Siap pak bos," sahut Kania.


Kania meminta Gavin mengambil foto dirinya dan teman-temannya dan mereka saling bertukaran untuk berfoto ria.


Terakhir mereka di bawa ke pusat oleh-oleh Sumba, semua yang ingin membeli oleh-oleh untuk teman dan keluarga bisa membelinya di tempat ini.


Setelah itu mereka segera kembali ke penginapan untuk beristirahat.


Tepat di jam dua belas malam sebuah pesan masuk ke telepon Kania membuat ia terbangun dari tidurnya.


Langsung Kania membuka pesan masuk tersebut dan membacanya.


"Selamat ulang tahun Kania semoga panjang umur dan sehat selalu, tambah dewasa dan jangan melupakan aku yang selalu menemani kamu dahulu. Sekalipun kini kita jauh tetapi kamu selalu di hati 😍😍." Sebuah pesan dari Andre.


Kania tersenyum membaca pesan Andre, lelaki yang pernah menjadi temannya itu tidak pernah berubah masih seperti dulu walaupun Andre sekarang sedikit menjaga jarak.

__ADS_1


Tetapi kenapa Gavin yang sekarang berstatus pacar saja tidak ingat hari ulang tahunnya, perasaan ini sedikit membuat sedih di hatinya.


Mungkin lelaki yang tidak romantis itu sekarang sedang tertidur pulas di kamarnya.


Kania melirik Mila teman satu kamarnya sedang terlelap, ia mendengus kesal sambil meletakkan kembali teleponnya di atas meja nakas karena orang yang di harapkan mengirim pesan padanya seperti tidak mempedulikannya.


*Tok ... tok ... tok* Bunyi ketukan dari luar.


"Siapa sih malam-malam yang mengetuk pintu," gerutunya dalam hati.


Kania mengintip dari pintu kamar sepertinya bukan Gavin yang datang kepadanya melainkan hanya seorang housekeeping.


"Ngapain housekeeping datang malam-malam begini ke kamar." Pikir Kania.


Lalu ia membuka pintu kamarnya dan menyapa petugas yang datang tersebut.


"Ada apa pak malam-malam ketuk pintu kamar, saya sedang tidak membutuhkan sesuatu," ucap Kania bingung.


"Tetapi saya di minta menyampaikan ada yang memerlukan mbaknya," kata petugas tersebut.


Tiba-tiba teman-teman datang bersama-sama termasuk Mila yang sedang tidur tertawa ngakak, sejak tadi ia sudah memperhatikan Kania hanya saja ia memilih pura-pura tidur.


Nyanyian selamat ulang tahun pun bergema di kamar Kania teman-teman ada yang membawa balon, membawa kue ulang tahun dan ada yang bermain gitar.


Kania senang mendapat surprise dari teman-temannya, ia bahagia di tengah sorak-sorai lagu ulang tahun yang bergema dan ia tersenyum di antara tawa bahagia teman-temannya.


Mungkinkah Gavin tertidur di kamarnya dan kurang peka di hari bahagianya seperti ini.


Sebegitu cueknya sikap Gavin di balik perhatian yang ia tunjukkan selama ini?


Kania mencoba tersenyum palsu di hadapan teman-temannya yang hadir saat ini, mereka menyanyikan lagu potong kuenya ... potong kuenya.


Bukannya seharusnya potongan kue pertama ini ia berikan buat orang yang ia cintai?


Kalau ada papa dan mamanya mungkin mereka yang mendapatkan suapan pertama, tetapi saat ini ia jauh dari orang tuanya.


Gavin berhak untuk mendapatkan potongan pertama tetapi pria itu belum juga menampakan batang hidungnya.


Haruskah ia menyerahkan kue tersebut kepada Mila teman satu kamar dengannya atau ia makan sendiri saja?


Pertanyaan-pertanyaan seperti itu bermunculan di otaknya saat ini.


Kemudian datang Gavin dengan bunga di tangannya dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun di iringi gitar, pertama kali Kania mendengar suara merdu Gavin selama mereka pacaran selama ini.


"Selamat ulang tahun sayang, panjang umur dan sehat selalu. Semakin dewasa dan sukses untuk skripsinya nanti, semoga kamu bisa menjadi pendamping hidupku nanti dan ibu buat anak-anakku," ucap Gavin sambil mencium kening Kania di iringi sorak dari teman-teman "cium ... cium".


Lalu salah seorang memetik gitar dan Gavin menyanyikan sebuah lagu dari Yovie & Nuno yang berjudul "Janji Suci"


*Jangan kau tolak dan buat ku hancur

__ADS_1


Ku tak akan mengulang tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu.*


Ketika bait terakhir di nyanyikan Gavin dengan penuh percaya diri di sambut tepuk tangan dari teman-temannya Kania, lelaki itu berlutut di hadapan Kania sambil memberikan bunga sambil berucap " Will you marry me."


Kania yang tersipu malu dengan muka yang sudah bersemu merah hanya menunduk, sampai Gavin harus mengulang kata-katanya "Will you marry me?"


Kania terdiam sesaat tersenyum melihat wajah tampan Gavin, lalu ia menggeleng tanpa bersuara.


Mata teman-temannya saling berpandangan sia-sia sudah mereka membuat acara ini atas permintaan Gavin untuk melamar gadis itu.


Gavin yang masih berlutut di depan Kania menanti jawaban gadis itu untuk menerima dirinya.


"Kamu gak menikah sama aku? tanya Gavin lagi dan di jawab gelengan kepala dari Kania.


Membuat semua hadirin kecewa mereka mereka ada yang berucap "Ya ... gagal deh."


Gavin masih berlutut lemas ia tidak menyangka setelah semua yang ia lakukan selama ini ternyata tetap saja Kania menolak dirinya sekarang.


Sebelumnya ia sudah menyakinkan diri kalau lamarannya hari bakal di terima Kania di depan teman-temannya.


"Kamu menolak aku Kania?" tanya Gavin kecewa.


Kania kembali menggelengkan kepalanya, membuat Gavin dan yang lain tambah bingung "Jadi aku di terima nih" teriaknya.


Kania menganggukkan dan di sambut tepuk tangan dari semua yang hadir.


Mila sampai melompat-lompat kegirangan karena lamaran Gavin di terima.


Gavin langsung berdiri memberikan bunga kepada Kania dan memeluk gadis nakal yang sudah mengerjainya dari tadi.


Kamar yang tidak terlalu besar itu penuh dengan tawa bahagia.


"Tadi kenapa kamu menolak aku sayang? membuat jantung aku rasanya ingin berhenti berdetak karena menahan malu di tolak seorang wanita," tanya Gavin.


"Aku tidak mau menikah sekarang, tapi nanti kalau kamu sudah membicarakan ini sama orang tuaku," jawab Kania sambil terkekeh.


"Siapa yang menikah sekarang? Aku mau kasih cincin aja lupa bawa," balas Gavin sambil tertawa dan sambut muka sebal Kania.


"Baru mau di puji romantis tapi udah lupa cincin," ucap Kania dengan muka sebalnya dan ikutin tertawaan dari yang lain.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Jangan lupa buat like, komen, dan vote aku up date gak menentu jamnya ... maaf ya lagi banyak pekerjaan.


Selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2