Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua
Season 2-51


__ADS_3

Ditodong pertanyaan seperti itu membuat Gavin menjadi ambigu, dari mana orang tuanya bisa mengetahui hubungan dirinya dengan Aurelia.


"Dari mana mommy bisa dapat informasi tentang Aurel?" tanya Gavin.


"Gak penting informasi itu dari mana, yang paling penting bagaimana hubungan kamu dengan wanita itu! Jangan menjadi bumerang buat hidup kamu di kemudian hari," jawab Alena.


"Sebelum aku kembali ke tanah air semuanya sudah berakhir mom," ucap Gavin.


Akhirnya Gavin lega bisa mengungkapkan keinginan hatinya kepada kedua orang tuanya, tinggal bagaimana nanti pembicaraan antara Dave dan Alena kepada orang tua Kania, yang paling penting adalah lampu hijau sudah di tangannya.


*****


Setelah peristiwa malam itu hubungan Aurel dan Jimmy terputus, bahkan gadis itu sudah memblokir nomor telepon lelaki itu.


Seperti Aurel benar-benar ingin melupakan semua peristiwa bersama Jimmy, namun kembali ia harus di pertemukan dalam acara launching perdana perumahan tersebut yang akan berlangsung di sebuah hotel mewah.


Aurel sedang mencari-cari alasan untuk menghindari Jimmy namun tanggung jawab sebagai brand ambassador mengharuskan ia hadir dalam acara tersebut, kalau ia mangkir di anggap wanprestasi maka akan berpengaruh dengan royalti yang akan ia terima.


Akhirnya mau tidak mau ia harus datang ke acara tersebut, walaupun perasaannya menolak untuk hadir.


Jimmy setelah malam itu beberapa kali ia menghubungi Aurel tetapi tidak tersambung, ia berusaha datang ke apartemen Aurel tetapi tidak juga di bukakan pintu, bahkan lelaki itu berusaha menghubungi Tina sang manager tetapi hasilnya nihil, gadis itu menutup akses untuk Jimmy.


Satu-satu harapan ia akan di bertemu Aurel adalah di acara launching perdana perumahan yang mereka bintangi.


Jimmy begitu antusias untuk bertemu Aurel di acara tersebut.


Sampai di hari yang sudah di tentukan Jimmy sudah rapi dengan setelan jasnya dan langsung menuju tempat acara berlangsung.


Sampai di gedung tempat acara berlangsung Jimmy celingak-celinguk mencari keberadaan Aurel, ternyata gadis itu sedang ada di ruang make-up dan sedang didandani oleh seorang make up artis profesional.


Jimmy melirik Aurel sambil tersenyum pikirnya " cantik juga gadis itu."


Tetapi Aurel memasang muka cuek dan mengabaikan Jimmy tidak terlihat ada keakraban di antara mereka.


"Halo Rel, aku dari tadi mencari kamu ternyata kamu ada di sini," sapa Jimmy.

__ADS_1


"Buat apa kamu mencari aku," jawab Aurel datar.


"Kok begitu sih, aku pengen ketemu. Kenapa kamu blokir nomor aku?" tanya Jimmy.


"Jaga sikap kamu Jim, di sini banyak orang dan banyak wartawan. Aku tidak mau ada pemberitaan miring tentang aku dan kamu," jawab Aurel.


"kenapa kamu harus menghindar dari aku? Aku sudah minta maaf tapi kamu memutuskan semua komunikasi dengan aku," tanya Jimmy lagi.


"Stop! Jangan bahas masalah itu lagi Jimmy, aku bosan dan tidak ingin mengingatnya lagi." jawab Aurel dengan muka kesal.


Aurel kesal dan marah setiap kali harus membahas dan mengingat malam itu, sepanjang beberapa minggu ini ia berusaha melupakan semuanya.


"Maaf kamu bisa keluar jika sudah yang tidak ada di bahas aku ingin mengganti gaunku." Ucap Aurel sambil mempersilahkan Jimmy untuk keluar.


Jimmy keluar dari ruangan ganti dengan langkah gontai, gadis itu benar-benar membenci dirinya.


Setelah Aurel berganti gaun ia siap memasuki ruangan acara, semua mata melihat kearahnya.


Wanita dengan tubuh langsing tinggi semampai berkulit putih dan menggunakan gaun keluaran disigner ternama tanah air berjalan berlenggok di antara para undangan dan tamu yang hadir.


Aurel di berikan kursi di depan sebagai bintang tamu VIP bersebelahan dengan Jimmy.


Dua orang yang menarik perhatian mata para hadirin semua, satu laki-laki ganteng dan satu lagi perempuan cantik yang sangat cocok di sandingkan untuk membintangi iklan produk tersebut.


Para pencari berita beberapa kali membidikkan kameranya untuk mengambil gambar mereka berdua.


Akan banyak gosip dan pertanyaan nanti setelah acara dalam sesi tanya jawab tentunya sebagai bintang iklan mereka harus menempatkan diri sebaik mungkin untuk mempromosikan produk, tanpa harus memperlihatkan perang dingin dan masalah di antara mereka berdua.


"Berikan senyummu saat kamera mengambil gambar kita, lupakan sejenak masalah kita," bisik Jimmy di telinga Aurel.


Aurel hanya mengangguk mengerti tanpa membalas dengan kata-kata.


Di antara banyak para hadiran yang hadir Aurel sudah bisa menebak pasti ada Gavin, karena perumahan tersebut berdiri karena bekerjasama dengan perusahaan yang di pimpin oleh pria itu sekarang.


Tidak lama berselang nampak kedatangan Gavin dengan di temani wanita di sampingnya yang tidak lain adalah Kania.

__ADS_1


Mungkin Kania tidak semenarik Aurel dari cara dandanannya namun Gavin juga sudah menyiapkan gaun berkelas buat gadis itu.


karena Gavin yakin Kania akan menjadi pusat perhatian Aurel, karena itu ia sudah mempersiapkan wanitanya sesempurna mungkin.


Mata Aurel kaget menatap Kania, ia tidak pernah berpikir kalau Gavin akan mengajak Gadis kampung itu. Aurel berpikir ia bisa memanfaatkan keadaan ini untuk menarik perhatian awak media untuk mendekati pria itu supaya masuk akun gosip untuk membuat Kania menjadi kecewa.


Lagi-lagi ia harus menelan ludah melihat kesempatan semakin kecil untuk ia mendapatkan Gavin.


Gavin bukan pria bodoh yang tidak memperhitungkan segala sesuatunya, ia yakin Aurel ada di acara ini sebagai bintang iklan karena itu ia tidak ingin menimbulkan berita miring dengan menggandeng Kania.


Sekalian untuk ajang sepertinya ia ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa hatinya sudah dimiliki oleh seorang Kania.


"Kamu lihat pria yang kamu tunggu sekarang hadir bersama dengan wanita pilihannya," ledek Jimmy.


"Diam Jim! Aku punya caraku sendiri untuk merebut hatinya, kamu tidak usah ikut urusanku," sahut Aurel dengan muka penuh kekecewaan.


"Berhentilah mengharapkan sesuatu yang tidak pasti," kata Jimmy.


"Kamu urus saja para wanita yang pernah dekat denganmu dan mereka yang sudah kamu nikmati tubuhnya sama dengan aku," balas Aurel sinis.


Acara sekarang sudah di mulai, Aurel yang duduk di sebelah Jimmy tidak banyak bicara.


Ketika pengusaha terbesar pemilik property ternama menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua hadirin dan semua pihak yang sudah mendukung sampai pembagunan perumahan itu bisa berdiri kokoh seperti sekarang ini.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sekarang di pimpin oleh Gavin yang andil besar di dalam pembangunannya. Semua orang bertepuk tangan dan memberi sorak, mata pengusaha itu tertuju kepada Aurel yang menurut pandangannya penampilannya sangat menarik.


Sampai Aurel dan Jimmy harus maju ke depan untuk mempromosikan produk perumahan tersebut, menyebutkan semua fasilitas dan kelebihan yang di siapkan untuk semua penghuni di sana.


Mata Aurel melirik seperti tidak suka kepada Kania dan yang duduk di sebelah Gavin.


Ia juga melirik sang pengusaha yang sepertinya dari tadi memperhatikan dirinya dengan tidak berkedip.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Jangan lupa untuk memberi like dan komen untuk membuat para author semangat lagi.

__ADS_1


Kalau suka bisa kasih vote juga ... happy reading.


__ADS_2