Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua
Season 2-85


__ADS_3

Hamil bayi kembar membuat bobot tubuh Kania naik drastis, bobot tubuhnya sudah naik dua belas kilogram di bulan yang ketujuh kehamilannya. Dulu tubuhnya yang sedikit mungil sekarang menjadi sedikit melebar dan montok.


Kania udah ingin menahan napsu makannya supaya tubuhnya tidak terus melebar tetapi Gavin melarangnya dan memintanya untuk tetap makan yang banyak demi untuk kesehatan si kembar yang ada dalam kandungannya.


Bayi kembar yang di kandung Kania terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan, sekali melahirkan mereka langsung mendapat paket komplit sepasang anak.


Sebentar lagi Kania dan Gavin akan menempati rumah baru mereka yang letaknya bersebelahan dengan kediaman Dave dan Alena.


Karena permintaan kedua orang tuanya jika Gavin dan Kania membeli sebuah rumah, mereka harus tinggal berdekatan supaya mempermudah Dave dan Alena mengawasi si kembar nanti ketika suami istri itu sedang bekerja.


Sepertinya Gavin terus meminta Kania untuk membantu pekerjaannya di kantor walau nanti mereka sudah mempunyai anak.


Ia lebih nyaman bekerja bersama istrinya sendiri ketimbang harus bekerja sama dengan orang lain.


Prinsip hidup Gavin berbeda dengan Dave yang lebih suka Alena di rumah mengurus anak-anak mereka dulu.


Sekarang Gavin dan Kania sedang sibuk mengurus design interior untuk rumah baru mereka. Menyiapkan kamar untuk si kembar supaya anak-anak mereka nanti nyaman menempati rumah yang baru.


Sebelum si kembar lahir mereka sudah punya planning harus pindah dari apartemen, karena Gavin dan Kania berpikir kurang cocok untuk mereka berdua jika harus menempati apartemen saat nanti si kembar sudah lahir.


Karena apartemen yang mereka tempati tidak terlalu besar dan sekarang harus menambah dua anggota keluarga sekaligus.


Untuk interior rumah yang baru Gavin banyak menyerahkannya kepada Kania untuk menentukannya, ia percaya wanita lebih pandai di dalam menata dan mengatur interior rumah.


Setelah rumah baru mereka siap dan rapi, Gavin dan Kania segera pindah dari apartemen dan menempati rumah baru. Rumah yang sangat besar dan luas di lengkapi dengan kolam renang, taman dan halaman yang lebar.


Sengaja mereka memasang pintu tembus ke rumah Dave untuk mempermudah akses mereka keluar masuk.


Kania juga senang mereka bisa tinggal berdekatan dengan mertuanya yang sangat sayang kepadanya.


*****


Andre yang sedang berkunjung ke kantor Gavin mengabarkan tentang kehamilan Dira dengan bangganya kepada sahabatnya itu, karena baru beberapa bulan mereka menikah sekarang istrinya sudah di nyatakan positif hamil.


"Bro, istri gue udah positif," ucap Andre dengan nada bahagia.

__ADS_1


"Positif apa? Positif hamil atau positif covid-19? tanya Gavin sambil tertawa.


"Positif hamil bro," jawab Andre sambil terkekeh.


"Makanya kalau ngomong yang jelas, selamat ya bro akhirnya lu nyusul juga jadi bapak . Tapi hebat juga lu tokcer banget langsung jadi," sahut Gavin sambil tertawa.


"****** gue bibit unggul dong karena gue gak perlu buka google dulu cuma perlu buka baju bini gue langsung jos bro," ledek Andre mengingat Gavin akan kekonyolannya pertama menikah dulu.


"Kapan Kania akan melahirkan?" tanya Andre.


"Paling bulan depan lewat operasi caesar karena kembar terlalu beresiko kalau normal," jawab Gavin.


"Semoga lancar ya bro proses bersalin bini lu nanti," ucap Andre.


"Makasih bro," balas Gavin.


"Bagaimana rumah tangga lu dengan Dira?" tanya Gavin.


"Seperti pengantin baru pada umumnya, apa yang lu rasain sama Kania itu yang gue rasain sekarang sama Dira," jawab Andre.


Gavin dan Andre akhir keluar makan siang berdua, sedangkan Kania sudah memutuskan cuti dan beristirahat di rumah sementara waktu menjelang kelahirannya yang sudah tidak lama lagi.


Ketika mereka masuk di sebuah resto Andre melihat Jimmy sedang menggandeng seorang wanita dan akan makan siang bersama.


"Bro, coba lihat itu cowok bukannya Jimmy temannya Aurel? Dia dulu pernah bertemu kita saat traktiran pertama gue jadian sama Dira?" tanya Andre sambil menunjuk ke arah Jimmy yang sedang asik menikmati makan siang bersama teman wanitanya.


"Iya, benar itu si Jimmy," jawab Gavin.


"Udah lama gue gak dengar kabar Aurel, terakhir ketemu wanita itu waktu lu merried bro," kata Andre.


"Apalagi lagi gue udah putus komunikasi, lu sepupu aja gak tau keberadaannya mana mungkin gue tau," sahut Gavin.


"Udah gak usah bahas Aurel lagi, kita semua udah punya kehidupan sendiri-sendiri," lanjut Gavin.


Akhirnya Gavin dan Andre makan siang bersama sambil membahas banyak hal tentang rumah tangga yang baru mereka bangun.

__ADS_1


Berbagi cerita tentang wanita hamil yang sering meminta hal-hal yang aneh, karena Gavin yang lebih pengalaman menghadapi Kania di awal kehamilan membagikan ceritanya sambil tertawa.


"Untung Dira gak banyak menuntut dan meminta hal aneh dari gue," ucap Andre.


"Bukan gak banyak menuntut tapi belum aja sekarang, sebulan lagi lihat lu di siksa sama istri lu yang ngidam," sahut Gavin sambil terkekeh.


Lagi asik mereka ngobrol berdua handphone Andre berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.


Andre melirik dan melihat sebuah pesan dari my wife, menandakan sang pengirim pesan adalah Dira istrinya.


Lelaki itu membuka pesan tersebut dan membacanya.


"Honey lagi di mana? Aku pengen makan ketoprak dekat kantor papa, bisa anterin gak?" pesan dari Dira.


"Aku lagi makan bareng Gavin nih, nanti kelamaan kalau nungguin aku jemput kamu dulu. Apa aku beli aja ketopraknya bawain pulang ke rumah?" pesan balasan dari Andre untuk Dira.


"Aku pingin makan di situ honey, udah nanti aku berangkat sendiri aja ... sebel sama kamu," sebuah pesan balasan dari Dira yang mulai ngambek.


Andre hanya geleng-geleng kepala ternyata benar kata sahabatnya perempuan hamil memang susah di tebak perasaannya gampang marah dan ngambek.


Baru mereka membahasnya sekarang ia sudah merasakannya Dira ngambek hanya karena sepiring ketoprak.


Sedang Gavin hanya tertawa melihat muka Andre yang berubah setelah mendapat SMS dari istrinya yang ngambek.


"Rasain lu sekarang, jangan bilang istri gue gak nyusahin," ledek Gavin sambil terkekeh.


"Udah gue pamit dulu bro, nanti Dira tambah ngambek kalau keinginannya gak di turuti," sahut Andre.


"Yang sabar ya bro, perjuangan lu masih panjang," goda sambil tertawa.


Sedangkan Andre segera berlalu pergi dan siap untuk menjemput Dira makan sepiring ketoprak, kalau sampai tidak dituruti Andre sepertinya bakal tidur di luar karena di acuhkan Dira.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Jangan lupa untuk memberikan komen, like, dan vote setelah membaca.

__ADS_1


Happy reading.


__ADS_2