
Gavin sangat bahagia akhirnya ia di perbolehkan untuk ikut bersama Kania ke Sumba, sebenarnya ia mengerti ini acara kampus tetapi rasanya berat kalau harus melepas Kania pergi sendirian di tempat yang sangat jauh.
Apalagi ia harus jujur mengakui kalau dirinya cemburu Kania pergi bersama teman-temannya karena di antaranya ada teman lelakinya juga.
Karena itu ia harus sampai setengah memaksa untuk ikut ke Sumba.
Sekarang ia harus meminta izin Rio untuk membawa Kania sampai ke Sumba daerah timur Indonesia.
Untung saja kedudukannya saat ini dapat mempermudah Gavin untuk berbicara kepada pria separuh baya tersebut.
Melihat sikap Gavin yang cukup baik dan sopan membuat Rio percaya kalau ia dan Kania pergi bersama.
"Om Rio, kemarin Kania bilang mau pergi ke Sumba ada acara kampus buat merayakan kebersamaan mereka sebelum wisuda.
Cuma aku bilang dia boleh pergi kalau aku jagain karena Sumba itu jauh dan aku gak ingin ia pergi sendirian," kata Gavin.
"Anak itu belum ngomong sama om," sahut Rio.
"Gak berani kali om, takut gak di izinin. Kalau om Rio kasih izin biar aku yang temenin Kania nanti di sana," kata Gavin.
"Emangnya bos bisa temenin Kania ke Sumba? Kalau sendiri om gak kasih izin soalnya anak itu manja nanti ada apa-apa sampai di sana," tanya Rio.
"Kalau om kasih izin biar aku yang temenin Kania ke sana om," ucap Gavin.
"Ya udah kalau kamu mau temenin Kania, om kasih izin berangkat. Kapan acaranya?" tanya Rio.
"Minggu depan om" jawab Gavin.
"Ya udah kalian hati-hati di sana," kata Rio.
Sekarang semua sudah beres izin dari Rio sudah dikantongi Gavin, tinggal persiapan keberangkatan ia bersama Kania ke Sumba.
__ADS_1
Ia harus mengabarkan kabar gembira ini kepada Kania, pasti wanita itu jingkrak-jingkrak kesenangan bisa bergabung dengan teman-temannya.
Selama ini Kania jarang mendapat izin kalau ada acara seperti ini, karena Rio dan Sisil tidak mengizinkan anak gadisnya pergi terlalu jauh dari pengawasan mereka.
Gavin mengambil benda pipih dan melakukan sambungan telepon ke nomor Kania.
"Halo sayang" sapa Kania manis sekali seperti abis minum air gula.
"Halo kamu lagi di mana? Tumben jawab teleponnya manis banget" tanya Gavin.
"Di kamar, aku emang manis kamu aja baru sadar," kata Kania sambil terkekeh.
"Kamu sehat kan sayang?" tanya Gavin.
"Sehat dong, kenapa kamu ngatain aku sakit? Kamu emang sangat menyebalkan ya sayang," jawab Kania.
"Tumben aja baik banget sama aku hari ini, biasa jutek banget," balas Gavin.
Hati aku jadi berbunga-bunga seperti melihat kupu-kupu berterbangan, ternyata kamu romantis juga ya.
Seperti mendengar kicau burung yang bernyanyi, bayanganku seperti kamu ada di sebelah aku dan kita duduk di suatu taman.
Aku jadi penuh dengan khayalan memandang bunga itu," ucap Kania terkekeh.
"Serius?? Emang setiap dapat bunga kamu excited kayak gitu?" tanya Gavin.
"Aku baru dapat bunga pertama kali dari kamu kemarin sayang, emangnya siapa yang sudah pernah kasih bunga ke aku," jawab Kania.
Gavin yang mendengar jawaban polos Kania jadi tertawa, wanita itu memang tidak pandai berbohong selalu menjawab apa adanya.
"Aku ada kabar baik buat kamu, papa kamu sudah memberikan izin berangkat ke Sumba.
__ADS_1
Ingat tapi harus sama aku, tidak boleh sendirian," Kata Gavin.
"Beneran?? Kamu gak bohong kan?" tanya Kania.
"Sayang kamu pernah lihat aku bercanda? Aku serius loh !!" kata Gavin.
"Aku senang banget sayang, makasih kamu udah bantu aku dapetin izin dari papa aku," balas Kania.
"Heem... terus aku dapat hadiah apa udah bantuin kamu?" Goda Gavin.
"Nanti aku peluk kalau ketemu," sahut Kania.
"Baiklah nanti aku tagih janjinya, ingat bawa pakaian nanti ke Sumba jangan yang sexy ya, nanti mata semua orang lihatin kamu !!" ancam Gavin.
"Siap pak bos, gak sexy cuma di atas paha aja... hehehe," sahut Kania sambil tertawa.
"Kalau kamu pake pakaian seperti itu nanti aku kasih kamu daster," balas Gavin.
"Udah dulu ya aku di panggil mama," kata Kania.
"Mana cium buat aku," pinta Gavin.
"Muach ... I LOVE YOU," tutup Kania.
Gavin tertawa mendengar kalimat penutup Kania, semakin tidak sabar hatinya ingin segera melamar dan menikahi gadis itu secepatnya.
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Jangan lupa tinggalkan jejak kasih like, komen dan vote ... happy reading.
Kalau siang ini aku sempat nanti di up lagi Gavin dan Kania tiba di Sumba.
__ADS_1