
Hari ini Gavin dan Kania siap untuk berangkat ke Sumba, mereka akan di antar pak Eko sopir pribadi Dave sampai ke bandara.
"Sayang sekarang aku udah jalan dari rumah untuk jemput kamu" satu pesan dari Gavin di kirim untuk Kania.
Tidak lama terdengar satu pesan masuk ke handphone Gavin, setelah di buka pesan singkat dari Kania "Ok".
Pagi hari jalanan masih sangat lengang tidak membutuhkan waktu lama mobil yang di kendarai pak Eko sudah tiba di halaman rumah Kania.
Rio dan Sisil keluar bersamaan tetapi Kania belum juga menampakkan batang hidungnya.
Setelah berbincang-bincang sebentar Rio dan Gavin, tetapi anak gadisnya belum juga keluar.
"Kania mana ma, lama banget dandannya itu anak. Kebiasaan dari dulu sampe sekarang pasti kalau mau kemana-mana lamanya nungguin dia doang," kata Rio sambil ngomel.
Sisil akhirnya masuk menyusul Kania di kamarnya, benar saya anak gadis itu masih bersolek dengan keadaan kamar yang masih berantakan.
"Ya ampun Kania ... belum beres juga, Gavin udah nungguin kamu di depan.
Jadi perempuan kamu lelet amat sih kalau dandan, kebiasaan seperti itu jangan di pelihara dong," kata Sisil yang kali ini ngomel-ngomel.
"Iya ini udah beres mama, jangan cerewet dong," sahut Kania.
"Periksa lagi apa yang kurang atau takut ada yang ketinggalan," balas Sisil.
"Udah semua Kania beresin, sekarang Kania jalan ya," ucap Kania sambil memeluk mamanya dan mencium pipi Sisil.
"Mama sama papa pasti bakalan merindukan aku," ledek Kania lagi.
__ADS_1
"Udah buruan sama kasihan Gavin nungguin kamu kelamaan, dan ingat pesan mama di sana perlakukan kak Gavin dengan baik, dia udah bersedia jagain kamu.
Jangan suka ngambek sampai di sana, ingat itu !!" kata Sisil menasehati Kania.
Kania keluar dengan membawa sebuah koper dan satu tas tentengan, melihat perempuan itu keberatan membawa kopernya maka dengan sigap Gavin langsung membantu membawakan sampe ke mobil.
Melihat hal ini membuat Rio semakin percaya kepada Gavin mampu untuk menjaga Kania.
"Papa jangan merindukan Kania dulu, kita mau ke Sumba. Papa cukup jaga mama aja di rumah dan aku sudah punya bodyguard sendiri sekarang," ucap Kania sambil tertawa.
"Sembarangan kalau ngomong, bos papa di bilang bodyguard," sahut Rio sambil menyentil kening anaknya.
"Bodyguard ganteng papa," balas Kania sambil meledek.
Gavin hanya tersenyum mendengar celotehan Kania dan Rio.
"Ayo berangkat nanti kita terlambat," ajak Gavin.
Pak Eko langsung menjalankan kembali mobil menuju bandara.
"Kamu lama banget sih tadi baru keluar, dandan apa bertelur dulu di dalam kamar?" tanya Gavin sambil terkekeh.
"Dandan dong, kita mau jalan-jalan harus cantik nanti di lihat orang aku malu kalau jelek," sahut Kania.
"Kamu pengen di lihat orang cantik, minta di godain gitu sama orang-orang?" balas Gavin dengan nada sedikit kurang suka.
"Kamu juga kenapa gak pakai piyama aja, kenapa pake baju keren begini ? Minta di godain sama teman-teman aku gitu.
__ADS_1
Aku begini juga supaya gak malu-maluin kamu," sahut Kania sambil sewot.
"Apa kamu bilang aku keren? Emang aku cowok paling keren, makanya nanti jangan jauh-jauh dari aku," jawab Gavin.
Mereka sudah sampai di bandara dan teman-teman Kania sudah berkumpul di depan sebelum mereka check in.
Kania dan Gavin turun dari mobil, di bantu pak Eko Gavin menurunkan semua barang-barang mereka.
"Kania... " teriakan dari teman-temannya.
"Hi guys gue nyampe" sahut Kania sambil memeluk dan menyalami satu per satu temannya.
"Kan, lu bawa bodyguard ganteng amat," kata teman-teman ceweknya sambil berdecak kagum dan memandang penampilan Gavin dari atas ke bawah sampai lupa berkedip.
"Woiiih... sadar ngeliatin orang sampe begitu banget sih," sahut Kania.
Gavin senyum-senyum sendiri melihat kelakuan teman-temannya Kania, yang melihat dirinya seperti melihat malaikat baru turun dari langit.
Tiba-tiba satu sikutan dari Kania di perut lelaki itu "auw" Gavin sampai meringis.
"Enggak usah pake tebar pesona juga kali," ucap Kania sambil merapatkan giginya kesal melihat Gavin yang tersenyum kepada teman-teman ceweknya.
"Sakit sayang," Gavin meringis.
"Sakit mana di sikut sama hati aku lihat kamu di goda para cewek itu?" tanya Kania kesel.
"Cemburu ceritanya cie" balas Gavin sambil terkekeh.
__ADS_1
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Jangan lupa jejak like, komen, dan vote selamat membaca.