Mafia Penyejuk Hati Season 2

Mafia Penyejuk Hati Season 2
bab 113


__ADS_3

Selesai sarapan bersama Vallen kembali menemui Zea karena sebenarnya Zea dan Vallen yang memiliki janji bukan Vano.


"Kenapa memanggil ku kemari?" Tanya Vallen.


"Temani aku membuat tugas kelompok" jawab Zea.


"Hmm? Tidak masalah aku ikut?" Tanya Vallen.


"Tentu saja tidak tapi gunakan mobil ayah ya, mobil ku disita kak Farel"


Vallen mengangguk, dia tidak ingin bertanya terlalu banyak karena itu merupakan privasi keduanya.


"Apa Sarah ikut? Ah ya dimana dia aku belum melihatnya hari ini" ucap Vallen.


"Mm nanti kita jemput Sarah dirumah kakek ku, kemarin ibu meminta bantuan Sarah untuk merawat kakek"


"Baiklah aku akan menghubungi nya sekarang"


Vallen langsung menghubungi Sarah, ini hari yang menyenangkan karena ketiganya akan berkumpul.


"Halo nona kau butuh sesuatu?"


"Panggilan biasa"


"Vallen kau butuh bantuan?"


"Tidak, bersiaplah kita akan pergi dengan Zea" jawab Vallen.


"Kemana?"


"Mm tidak tau, hanya menemani Zea membuat tugas kelompok"


"Baiklah,,,,,,,"


"Tidak bisa!!" Saut Ethan merebut ponsel milik Sarah.

__ADS_1


"Kau siapa? Suaminya? Jangan mengekang sahabat ku!! Sarah pergilah bersiap siap!" Ucap Vallen ketus.


"Sudah ku bilang jangan!!" Kata Ethan menarik lengan Sarah.


"Vallen dia menarik lengan ku" ucap Sarah tanpa dosa.


"Hehe Ethan kekasih ku adalah bos mu, belum merasakan bagaimana menjadi gembel?" Gertak Vallen.


Refleks tangan Ethan langsung melepas Sarah dan membiarkan nya pergi, kali ini Vallen yang menang dan begitu seterusnya.


Ethan memutuskan sambungan lalu menyusul Sarah ke kamarnya, Sarah tidak boleh pergi sebelum ia bisa keluar bebas dari rumah itu.


Ceklek


Ethan menutup pintu setelah masuk dan bersandar disana, ide cemerlang Ethan mulai bermunculan.


"Sedang apa?" Tanya Sarah.


"Silahkan bersiap siap jika kau berani membuka baju didepan ku" jawab Ethan tersenyum licik, mana ada gadis yang mau bertelanjang didepan pria.


"Cih aku yang harus bertanya, kau berani?"


Sarah mengangkat bahu lalu membuka resleting belakang dress nya.


"Sebentar, coba lihat pesan di ponsel mu" ucap Sarah.


"Kau ingin mengelabui ku?"


"Lihat saja"


Ethan mengeluarkan ponselnya lalu membuka seperti yang dikatakan Sarah tadi.


Sepertinya kau benar benar ingin menandatangani surat pernikahan itu sekarang😈😈~ Ayah Andre


Ethan langsung melempar ponselnya dengan wajah pucat, darimana pesan itu dan atas dasar apa Andre mengatakan itu padanya.

__ADS_1


"A,, ayah ku" Ethan terbata bata mengucapkan beberapa kalimat saja.


"Lihat kamera pengintai disamping mu" ucap Sarah santai melanjutkan membuka resleting dress-nya.


"Kurang ajar ayah ku juga meletakkan kamera pengintai di kamar mu? Hey!!! Kau gila? Bagaimana jika ayah ku melihat mu mengganti pakaian? Bagaimana jika ayah ku melihat mu sedang tertidur? Sarah sadar dia suami ibu ku!!" Tutur Ethan mengguncang kedua bahu gadis itu.


"Kamera pengintai itu hanya akan aktif jika kau datang kemari, bukan salah ku jika dia aktif" jawab Sarah menjauhkan diri dari Ethan dan berjalan ke kamar mandi.


Prok,,,prok,,,prok


"Ide bagus!!" Ucap Ethan bertepuk tangan menghadap kamera, sekalian saja Andre melihat putranya meledak.


"Ayah apa Ethan boleh menjadi anak durhaka? Sekalii saja agar Ethan bisa menghancurkan mu tanpa sisa" gumam Ethan saking geramnya.


Tring,,,,tring


Ethan mengambil ponsel yang tadi ia buang di lantai dan membuka pesan.


Silahkan saja jika kau berani pada ku!!👿👿~ ayah Andre


"A,,, ayah hehe kau mendengar ucapan ku tadi? 100 persen Ethan hanya tergganggu rayuan setan" ucap Ethan tercengir kuda menghadap kamera pengintai.


Tring,,,,, tring


Lalu untuk apa kau tetap disana!!! Keluar dari kamar Sarah atau aku benar benar akan memaksamu menikahinya~ ayah Andre


"Ja,,,,jangan ayah baiklah baiklah Ethan akan keluar tapi ayah jangan izinkan Sarah keluar dari rumah ini, kakek tua itu sangat menyebalkan" kata Ethan kesal.


Tring,,,, tring


Bodoh!! Justru itu saatnya kau mengancam kakek mu, dengan tidak adanya orang dirumah kau bisa berkuasa sepuasnya, matikan cctv rumah agar kakek mu tidak memiliki bukti. Urusan gampang saja tidak bisa dipikirkan!! ~ayah Andre


Ethan tersenyum bahagia melihat pesan ayahnya yang satu ini, walaupun keduanya tidak memiliki ikatan darah tapi mereka memiliki kimestri yang cocok melebihi Faris dan Vino. Andre licik dan Ethan melebihi itu, bahkan diusia muda ini dia berhasil meraih penghargaan pertama dalam menguras harta Salvatrucha.


"Ayah ILOVEYOU so much muaahh!!" Teriak Ethan mencium kamera pengintai dengan senyum bahagia lalu keluar dari kamar Sarah untuk menyusun rencana.

__ADS_1


__ADS_2