Mafia Penyejuk Hati Season 2

Mafia Penyejuk Hati Season 2
bab 149


__ADS_3

Didalam kamar Sarah berlari keluar karena mendengar teriakan Ethan.


"Kau baik-baik saja?" Tanya Sarah langsung membantu Ethan untuk berdiri.


"Minggir!! Jangan sentuh aku!!" Ucap Ethan menepis tangan Sarah.


"Biar kubantu" kata Sarah.


"Kau tidak mendengar ku? Jangan sentuh aku!!" Ethan mendorong tubuh Sarah hingga keningnya terbentur meja.


"Kau tidak boleh menyentuh ku, aku tidak ingin kau meminum minuman sialan ini setelah menyentuh ku" ucap Ethan tersenyum lebar.


"Kau masih sadar? Kau baik-baik saja? Ayo masuk kedalam" ajak Sarah kembali membantu Ethan untuk berdiri namun pria itu tetap tidak mau disentuh.


"Kenapa kau menandatangani surat perceraian? Apa aku benar benar tidak ada artinya dalam hidup mu? Sebutkan pada ku pria seperti apa yang kau inginkan aku akan berusaha menjadi laki laki itu, atau memang kau membenciku? Salah ku apa sampai sampai kau merasa kotor disentuh oleh ku" tutur Ethan menyandarkan tubuhnya.


"Ethan kau sedang,,,,"


"Sarah aku baik baik saja, aku masih sadar!! Aku hanya ingin tau jawabannya. Kenapa kau sangat membenciku, salah ku apa? Setidaknya jika kau tidak mencintai ku belajarlah walaupun aku tidak sempurna seperti Vano dan Farel"


"Atau jangan jangan karena aku hanya anak angkat? Apa anak angkat seperti ku tidak pantas bahagia? Baiklah aku sadar sekarang kenapa kau tidak bisa menerima kehadiran ku" tutur Ethan tersenyum sinis mengangkat kepalanya agar tidak mengeluarkan air mata.

__ADS_1


Sarah seperti tertusuk ribuan duri mendengar perkataan Ethan padahal gadis itu tidak pernah sama sekali memikirkan asal usul Ethan.


"Cukup Ethan kau tidak memiliki satupun kesalahan, kau anak angkat atau bukan aku tidak pernah peduli itu,,,,"


"Lalu alasan mu menandatangani surat itu apa? Sarah kesalahan sebesar apa yang aku perbuat sampai kau sangat membenciku seperti ini?" Tanya Ethan memegang kepalanya yang semakin pusing.


"Kau mencintaiku?" Tanya Sarah.


Ethan diam tidak tau harus menjawab apa, Sarah tersenyum sinis melihat wajah suaminya.


"Apa aku salah ingin menghilangkan jejakmu agar tidak hamil? Kau tidak mencintaiku Ethan, jika seandainya kau meninggalkanku dengan anak ku siapa yang akan merawat nya? Aku tidak mampu dengan keadaan ku yang sekarang, bagaimana jika anak ku bertanya siapa ayahnya? Aku harus menjawab apa? Apa kau pernah berpikir sebentar saja jika berada diposisi ku?" Tutur Sarah menahan sesak di dadanya.


"Cukup! Sarah aku mencoba untuk membuka hati satu detik setelah mengambil kesucian mu, aku bersumpah demi orang tua ku tidak pernah melirik ataupun menyentuh wanita lain demi menghargai mu sebagai istri ku tapi kembali lagi setelah aku masuk kedalam apartemen ini kau selalu menyambut dengan sikap dingin dan tidak perduli akan keberadaan ku"


"Tanpa kau sadari sikap mu yang seperti itu menyakiti ku secara perlahan. Sarah aku dan kau sama sama tidak saling mencintai tapi ayo kita coba mulai dari nol untuk membuka hati"


Sarah hanya diam menyimak satu persatu kata yang diucapkan oleh suaminya.


"Aku tidak ingin menikah dua kali jika kau tidak ingin bersama ku pergilah, aku akan hidup sendiri, carilah kebahagiaan mu"


Ethan bangkit dari duduknya sembari memegang kepala karena ia sudah benar benar tidak tahan dengan minuman yang menguasai otaknya.

__ADS_1


"Ethan bukan aku yang membuka hati tapi kau, aku sudah menyukai mu jauh sebelum menikah tapi aku sadar aku bukan siapa-siapa. Aku sangat menyukai mu!!" Ucap Sarah.


Brugghh!!!


Ethan terkapar didepan pintu kamar, dirinya tidak mampu menahan kesadaran sedikit lebih lama saat Sarah berbicara.


"Ethan!" Sarah langsung menopang kepala suaminya.


"Kau baik-baik saja? Jangan tidur dulu ayo pindah ke kamar" Sarah menepuk wajah Ethan namun tidak ada reaksi.


Sarah terpaksa meletakkan Ethan kembali diatas lantai lalu mengambil bantal dan selimut, gadis itu membantu Ethan untuk mencari posisi tidur yang nyaman lalu ia mengikuti Ethan tidur dilantai.


Setelah beberapa menit Sarah tertidur, Ethan membuka matanya lalu tersenyum dan memeluk Sarah dengan erat.


"Bodoh! Kau mencintaiku tapi cara mu salah. Maaf telah membuat mu salah faham dan kau juga harus meminta maaf karena telah salah faham pada ku" gumam Ethan mengecup kening istrinya.


cukup diacungi jempol akting seorang Ethan didepan istrinya, pura pura mabuk adalah jalan yang cukup ampuh untuk menyelesaikan masalah.


🌱🌱🌱


Next part Zea and Farel 👌

__ADS_1


__ADS_2